Senior Director Content SEA Netflix, Malobika Banerji (Foto: Medcom/Rafi)
Senior Director Content SEA Netflix, Malobika Banerji (Foto: Medcom/Rafi)

Netflix: 90% Penonton Indonesia Lebih Suka Konten Lokal dibanding Drakor dan Hollywood

Rafi Alvirtyantoro • 15 Januari 2026 17:36
Jakarta: Penonton Netflix di Indonesia saat ini lebih menyukai konten lokal dibandingkan produk luar negeri, seperti film Hollywood maupun serial drama Korea.
 
Senior Director Content SEA Netflix, Malobika Banerji, mengungkapkan bahwa sebanyak 90% pelanggan Netflix di Indonesia aktif menonton konten lokal. Angka ini menunjukkan pergeseran tren yang signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
 
“Apa yang akan saya bagikan kepada Anda—dan mungkin ini pertama kalinya kami ungkapkan—adalah pada tahun 2025, lebih dari 90% pelanggan Netflix Indonesia menonton konten lokal,” kata Malobika Banerji dalam acara Next on Netflix di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, pada Kamis, 15 Januari 2026.

“Ini adalah pencapaian menakjubkan sekaligus bukti nyata dari kerja keras kemitraan kami dengan komunitas kreatif serta tim kami di lapangan,” lanjutnya.
 
Malobika membandingkan perkembangan minat pelanggan di Indonesia yang sebelumnya cenderung lebih menyukai tontonan mancanegara. Fenomena dominasi konten Hollywood dan Korea tersebut sempat terjadi sekitar tahun 2018 hingga 2019.
 
“Saya ingat, pada tahun 2018-2019, anggota kami di Indonesia hanya menonton tayangan Hollywood dan Korea. Ke mana pun saya pergi, saya selalu mendengar, 'Oh, pasar ini lebih suka konten impor. Mereka tidak mau nonton konten lokal’,” ungkap Malobika Banerji.
 
Menurutnya, perubahan preferensi pelanggan yang kini lebih mencintai karya anak bangsa merupakan pencapaian yang patut dirayakan oleh industri kreatif tanah air.
 
“Jadi, ini benar-benar momen perayaan bagi kita semua... bahwa ketika Anda membuat cerita yang beresonansi dengan penonton Indonesia, mereka akan datang menyaksikannya,” ucap Malobika Banerji.
 
Ia menilai tingginya antusiasme penonton domestik terhadap konten lokal turut memengaruhi audiens global. Hal ini terbukti dari 35 judul film dan serial original Indonesia yang berhasil menembus daftar Top 10 Film dan Serial Non-Bahasa Inggris di Netflix secara global.
 
"Dan ketika mereka (penonton Indonesia) menyaksikannya, penonton global pun akan ikut bergabung. Dalam beberapa tahun terakhir, ada sekitar 35 judul lokal yang berhasil menembus daftar Top 10 Global untuk Film dan Serial Non-Bahasa Inggris,” jelas Malobika.
 
Salah satu faktor utama di balik kesuksesan ini adalah kedekatan emosional cerita yang diangkat. Pendekatan narasi yang sangat melokal membuat penonton merasa relevan dengan kehidupan mereka sendiri.
 
Contoh nyatanya adalah film Abadi Nan Jaya yang mengangkat tema wabah zombi dengan unsur budaya lokal yang kental. Film garapan sutradara Kimo Stamboel tersebut tidak hanya sukses di pasar domestik, tetapi juga diminati oleh audiens internasional.
 
"Abadi Nan Jaya membuktikan bahwa pendekatan khas Indonesia terhadap wabah zombi bisa terasa dekat dengan elemen lokal yang otentik, namun tetap mampu bersaing di panggung global. Film tersebut disukai oleh penonton di 75 negara di seluruh dunia,” ujar Malobika Banerji.
 
Menanggapi tren positif ini, Netflix berkomitmen untuk terus membawa cerita-cerita lokal ke panggung dunia. Saat ini, tercatat ada enam film dan serial original Indonesia yang telah dijadwalkan tayang di sepanjang tahun 2026.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan