Simbol Mata Merah di Konsep Musik Baru Isyana Sarasvati (Foto: YouTube)
Simbol Mata Merah di Konsep Musik Baru Isyana Sarasvati (Foto: YouTube)

Isyana Sarasvati Rilis ABADHI, Simbol Mata Satu Jadi Sorotan Netizen

Rafi Alvirtyantoro • 05 Maret 2026 16:56
Ringkasnya gini..
  • Isyana Sarasvati memperkenalkan fase akhir album EKLEKTIKO bertajuk ABADHI dengan simbol mata merah dan lagu baru “Babel”.
  • Konsep visual simbol mata dalam proyek ABADHI milik Isyana Sarasvati menuai pro dan kontra di media sosial.
  • Sebagian warganet mengaitkan simbol mata pada konsep musik baru Isyana Sarasvati dengan isu satanisme, meski kerap dianggap elemen artistik.
Jakarta: Penyanyi Isyana Sarasvati kini tengah menjadi pusat perhatian publik akibat penggunaan simbol mata dalam konsep musik terbarunya.
 
Pada 2 Februari 2026, Isyana secara resmi mengumumkan bagian terakhir dari rangkaian album EKLEKTIKO yang bertajuk ABADHI.
 
“Tetaplah teguh. Dengarkan. Segala yang Anda terima saat ini dilakukan dengan sengaja. ABADHI hadir sebagai babak pamungkas EKLEKTIKO. Otoritas tertinggi. Era keabadian telah dimulai,” bunyi keterangan dalam video pengumuman di kanal YouTube Isyana Sarasvati.


 
Dalam video tersebut, Isyana memperkenalkan ABADHI yang divisualisasikan melalui simbol mata berwarna merah. Sosok yang mewakili karakter tersebut pun memberikan pesan misterius kepada para pendengar.
“Jangan bergerak. Aku ABADHI. Ini adalah pesan penting,” ucap sosok yang mewakili ABADHI.
 
Ia menyebutkan bahwa Isyana akan menghidupkan karakter tersebut sepenuhnya pada Februari 2026 sebagai fase penutup dari era sebelumnya.
 
“Babak terakhir dari EKLEKTIKO. Ambang batas sebelum masuk ke ranahku,” ujar ABADHI.
 
“Sebelum kamu menyebrang. Bersiaplah dan pertanyakan semuanya,” lanjutnya.
 
Tidak lama setelah pengumuman tersebut, Isyana Sarasvati merilis lagu terbaru berjudul “Babel” pada 5 Februari 2026.
 
Langkah tersebut terlihat sebagai cara yang unik sekaligus berani dalam memperkenalkan karya musik di industri tanah air.

Pro dan Kontra Konsep Musik Isyana Sarasvati

Meski dianggap inovatif, banyak warganet yang memberikan opini beragam mengenai arah bermusik Isyana saat ini.
 
Sebagian pendengar menilai konsep yang dibawakan pelantun lagu “Tetap Dalam Jiwa” tersebut sangat kontras dibandingkan citranya di masa lalu.
 
Pembahasan mengenai konsep musik dan rencana konser Isyana bahkan ramai diperbincangkan di platform Threads.
 
Seorang warganet mengaku lebih menyukai gaya musik Isyana yang lama sebelum ia bereksperimen dengan genre yang lebih kompleks.
 
“Gara-gara thread sebelah penasaran liat lha iya ko bener (ada simbol mata), padahal dulu suka banget lagu Isyana yg pop indo, sejak beda genre udah mulai kurang suka ternyata kesini arahnya,” tulis akun @gitarendani.
Isyana Sarasvati Rilis ABADHI, Simbol Mata Satu Jadi Sorotan Netizen
 
Bahkan, beberapa warganet mulai mengaitkan konsep visual tersebut dengan isu satanisme, yang sering menggunakan figur tertentu sebagai simbol pemberontakan atau pemujaan diri.
 
“Aku pernah nonton podcast densu dengan stand-up comedian, Mongol. Podcast 4 tahun yang lalu. Jadi, memang ada aliran satanic gitu. Karena Mongol Christian, dia pernah jadi pengikut gereja satanic. Di situ dia kasih kesaksian, bahwa aliran spt itu memang sudah lama masuk ke Indonesia,” jelas seorang warganet.
 
Warganet yang sama juga menyoroti perubahan preferensi artistik Isyana yang dianggap semakin eksplisit dalam karyanya.
 
“Aku pribadi sejak genre Isyana berubah, udah ga suka sama lagu-lagunya.. For me, it's not an art, dia pelan-pelan mulai nunjukin preferensinya sekarang apa, di lagu ini. Ada utas yg bilang plat mobilnya aja 666. She made it very clear.”
Isyana Sarasvati Rilis ABADHI, Simbol Mata Satu Jadi Sorotan Netizen

Makna Simbol Mata Satu dalam Industri Musik

Penggunaan simbol mata satu sebenarnya bukan hal asing dalam kancah musik global. Di industri hiburan, simbolisme visual ini sering merujuk pada Eye of Providence atau All-Seeing Eye, ikon yang kerap dikaitkan dengan teori konspirasi kelompok tertentu.
 
Secara visual, simbol ini biasanya muncul dalam bentuk mata yang dikelilingi pancaran cahaya, atau ditempatkan di dalam elemen segitiga dan piramida.
 
Dalam berbagai video klip dan aksi panggung musisi dunia, mata satu sering diinterpretasikan sebagai representasi kekuatan okultisme hingga simbol pengawasan absolut.
 
Meskipun sering memicu kontroversi di kalangan masyarakat, banyak musisi papan atas yang menegaskan bahwa penggunaan simbol tersebut murni merupakan elemen estetika artistik. Hal ini dilakukan untuk memperkuat narasi dan identitas visual dari konsep karya yang sedang mereka usung.
 

 

 
 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA