Pelantun hit "The Fate of Ophelia" tersebut kini resmi masuk dalam daftar bergengsi Iconoclast 50 versi Forbes, yang berisi tokoh-tokoh berpengaruh dari berbagai bidang, mulai dari bisnis, teknologi, media, hiburan, hingga filantropi.
Menurut laporan Forbes, per Maret 2026, kekayaan bersih Taylor Swift diperkirakan telah mencapai USD2 miliar atau sekitar Rp36,12 triliun. Capaian tersebut menjadikannya musisi perempuan dengan kekayaan terbesar dalam sejarah industri musik.
Sebagian besar kekayaan fantastis itu berasal dari kesuksesan tur dunia fenomenalnya, The Eras Tour, yang berlangsung dari Maret 2023 hingga Desember 2024. Tur tersebut digelar di 51 kota yang tersebar di 21 negara dan 5 benua, sekaligus mencetak berbagai rekor baru dalam industri hiburan global.
Kesuksesan finansial dari The Eras Tour juga membuka jalan bagi Swift untuk mengambil kembali kendali penuh atas karya-karyanya. Penyanyi berusia 36 tahun itu diketahui membeli kembali master rekaman asli katalog musiknya yang sebelumnya dimiliki oleh manajer musik Scooter Braun dengan nilai yang diperkirakan mencapai USD360 juta (senilai Rp6,5 triliun).
Kini, Swift telah memiliki hak penuh atas seluruh katalog musiknya, termasuk album-album terbaru seperti The Tortured Poets Department (2024) dan Life of a Showgirl (2025).
"Swift mengubah industri musik pada 2020 ketika dia memanfaatkan kekuatan bintangnya untuk merekam ulang sebagian besar musik-musiknya," tulis Forbes.
Langkah tersebut membuat pendapatan royalti dari karya-karyanya mengalir langsung kepada dirinya, sekaligus menginspirasi banyak musisi lain untuk memperjuangkan kepemilikan atas karya mereka sendiri.
"Pada 2024, Swift mencapai status miliarder berkat Eras Tour, yang menjadi tur konser dengan pendapatan tertinggi dalam sejarah dengan pendapatan USD2,2 miliar," ungkap Forbes.
"Pada Maret 2026, kekayaan bersihnya berlipat ganda menjadi USD2 miliar, menjadikannya musisi perempuan terkaya dalam sejarah," lanjut laporan tersebut.
Posisi Musisi Terkaya Masih Dikuasai oleh Rapper Jay-Z
Meskipun Taylor Swift kini telah sukses mengukuhkan diri sebagai ratu terkaya di kalangan musisi perempuan, angka Rp36 triliun tersebut rupanya masih belum mampu melengserkan posisi puncak musisi paling tajir di dunia secara keseluruhan.​Predikat nomor satu tersebut saat ini masih kokoh dipegang oleh rapper sekaligus mogul bisnis, Jay-Z. Berdasarkan data real-time milik Forbes, suami dari Beyoncé tersebut tercatat mengantongi kekayaan bersih senilai USD2,8 miliar (setara Rp50,5 triliun).
Pencapaian Taylor Swift dan posisi Jay-Z tersebut diumumkan bersamaan dengan perilisan daftar Iconoclast 50 Forbes yang dirilis pada Rabu, 3 Juni 2026. Daftar tahunan tersebut diterbitkan bertepatan dengan penyelenggaraan konferensi Forbes Iconoclast yang tahun ini memasuki edisi keempat.
Dengan pencapaian tersebut, Taylor Swift semakin mengukuhkan dirinya bukan hanya sebagai salah satu musisi paling sukses di generasinya, tetapi juga sebagai figur yang mampu mengubah cara industri musik memandang kepemilikan karya, bisnis hiburan, dan kekuatan seorang artis di era modern.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News