Jakarta: Vokalis Oasis, Liam Gallagher, melontarkan kritik pedas terhadap pertunjukan halftime pada final Piala Dunia. Melalui media sosial X, musisi asal Inggris itu menyebut hiburan di jeda pertandingan tersebut sebagai pengalaman yang tidak menyenangkan.
"Rasanya seperti sedang mengalami mimpi buruk," tulis Liam.
Tak berhenti di situ, ia kembali menyindir penampilan yang digelar di MetLife Stadium, New Jersey, Amerika Serikat.
"Untung saja saya sedang dalam kondisi pikiran yang baik. Kalau tidak, pertunjukan halftime itu mungkin sudah membuat saya benar benar hilang akal," tulisnya.
Pertunjukan halftime berdurasi sekitar 11 menit itu menghadirkan sederet nama besar industri musik dunia. Madonna, Justin Bieber, BTS, Shakira, hingga karakter Muppets tampil dalam satu panggung yang dikurasi oleh vokalis Coldplay, Chris Martin. Akibat adanya pertunjukan tersebut, jeda pertandingan berlangsung lebih lama dari biasanya, yakni sekitar 27 menit.
Kritik terhadap konsep halftime show ternyata tidak hanya datang dari Liam Gallagher.
Mantan kapten tim nasional Inggris, Wayne Rooney, juga mengaku tidak menikmati penampilan tersebut saat menjadi komentator di BBC.
"Saya menyukai banyak artis yang tampil, tetapi sejujurnya menurut saya pertunjukan itu buruk," kata Rooney.
Ia menilai pertunjukan tersebut gagal membangun atmosfer pertandingan dan justru membuatnya ingin laga segera dilanjutkan.
"Bagian terbaiknya justru ketika pertunjukan itu berakhir," ujarnya.
Rooney menambahkan dirinya merupakan penggemar sejumlah artis yang tampil, termasuk Burna Boy, Shakira, dan Justin Bieber. Namun menurutnya, keseluruhan pertunjukan terasa datar dan tidak mampu menghadirkan energi yang sesuai dengan atmosfer final.
"Saya memang menyukai Burna Boy, Shakira, dan Bieber, tetapi penampilannya terasa terlalu datar. Saya hanya ingin pertandingan sepak bolanya segera dimulai lagi," katanya.
Komentar senada juga datang dari presenter televisi Sam Thompson. Melalui Instagram, ia mempertanyakan keputusan menghadirkan konser di tengah pertandingan sebesar final Piala Dunia.
"Halftime show adalah hal terakhir yang dibutuhkan pertandingan sepak bola sebesar ini. Sekarang tidak ada seorang pun yang benar benar berada dalam suasana yang tepat, bahkan para suporter," tulis Thompson.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan