Harry Styles (Foto: Instagram @harrystyles)
Harry Styles (Foto: Instagram @harrystyles)

Kematian Liam Payne Ubah Cara Pandang Harry Styles Menjalani Hidup

Basuki Rachmat • 05 Maret 2026 17:44
Ringkasnya gini..
  • Harry Styles mengaku kepergian Liam Payne sangat memukulnya dan membuatnya melihat kembali tujuan hidup serta cara menjalani masa depan.
  • Dalam wawancara Apple Music, Harry Styles mengenang Liam Payne sebagai sosok berhati baik yang selalu ingin menjadi pribadi hebat.
  • Kematian Liam Payne pada 2024 menjadi titik refleksi bagi Harry Styles untuk menghargai hidup dan menjalani waktu yang ada sepenuhnya.
Jakarta: Duka atas kepergian Liam Payne rupanya meninggalkan bekas yang mendalam bagi rekan satu grupnya di One Direction, Harry Styles. Pelantun hits "Watermelon Sugar" tersebut baru-baru ini mengungkapkan bagaimana tragedi tersebut mengubah cara pandangnya dalam menjalani hidup.
 
Dalam sesi wawancara eksklusif di program Apple Music bersama DJ Zane Lowe, Harry berbagi cerita emosional di tengah pembahasan album terbarunya yang bertajuk Kiss All The Time, Disco Occasionally.
 
Harry mengakui bahwa hingga saat ini, ia masih merasa sensitif dan kesulitan untuk membicarakan meninggalnya Liam. Baginya, Liam bukan sekadar rekan biasa, melainkan sosok istimewa yang memiliki ambisi besar untuk terus menjadi pribadi yang hebat.

"Saya melihat seseorang dengan hati yang paling baik yang hanya ingin menjadi hebat," ungkap Harry Styles, dikutip dari Music News pada Kamis, 5 Maret 2026.
Kepergian Liam menjadi titik balik bagi Harry untuk melakukan kontemplasi diri. Ia mulai mempertanyakan arah dan tujuan hidupnya dari perspektif yang benar-benar berbeda.
 
"Itu adalah momen yang sangat penting bagi saya, dalam hal melihat kembali hidup saya dan mampu berkata pada diri sendiri: 'Oke, apa yang ingin saya lakukan dengan hidup saya? Bagaimana saya ingin menjalani hidup saya?'," lanjutnya.
 
​Bagi Harry, duka tersebut tidak seharusnya menghentikan langkah, melainkan menjadi pemacu untuk menghargai setiap waktu yang tersisa.
 
"Dan menurutku cara terbaik untuk menghormati teman-temanmu yang telah meninggal adalah dengan menjalani hidupmu sepenuhnya," tutup Harry Styles.
 
Sebagaimana diketahui, One Direction yang digawangi oleh Harry Styles, Niall Horan, Louis Tomlinson, dan Zayn Malik, sempat menjadi fenomena global sejak dibentuk lewat ajang The X Factor 2010. Setelah memutuskan vakum pada 2016, kelima personel ini akhirnya kembali berkumpul untuk pertama kalinya setelah delapan tahun.
 
​Sayangnya, reuni tersebut terjadi dalam suasana duka saat mereka memberikan penghormatan terakhir di pemakaman Liam Payne.
​Liam Payne mengembuskan napas terakhirnya pada usia 31 tahun setelah jatuh dari balkon lantai 3 CasaSur Palermo Hotel di Buenos Aires, Argentina, pada 17 Oktober 2024 silam. Tragedi tersebut terjadi hanya beberapa minggu setelah Liam terlihat hadir memberikan dukungan di konser solo Niall Horan di Argentina.
 

 

 

 
 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA