Tak hanya itu, dalam forum internal tersebut Gates juga membenarkan kabar perselingkuhannya di masa lalu dengan dua perempuan asal Rusia. Meski begitu, ia dengan tegas membantah keterlibatan dalam berbagai kejahatan yang dilakukan Epstein.
Seperti diketahui, nama Gates ikut tercantum dalam dokumen yang dikenal sebagai Epstein Files, yang dirilis oleh United States Department of Justice pada 30 Januari 2026. Dokumen tersebut memuat sejumlah nama tokoh dunia, mulai dari kalangan miliarder, politikus, hingga selebritas yang pernah memiliki relasi dengan Epstein.
Baca Juga :
Virgoun dan Lindi Fitriyana Resmi Menikah
Bill Gates Akui Khilaf dan Minta Maaf
Dalam sebuah townhall meeting bersama staf Bill Gates & Melinda Gates Foundation pada Selasa, 24 Februari waktu waktu setempat, Gates menyampaikan penyesalannya. Rekaman pertemuan itu pertama kali ditinjau dan dilaporkan oleh The Wall Street Journal."Adalah kesalahan besar menghabiskan waktu dengan Epstein dan juga membawa eksekutif Gates Foundation ke dalam pertemuan dengan Epstein," ungkap Bill Gates, dikutip dari AFP pada Jumat, 27 Februari 2026.
Pria berusia 70 tahun itu juga menyampaikan permintaan maaf kepada kolega dan stafnya yang terdampak akibat polemik tersebut.
"Saya meminta maaf kepada orang lain yang ikut terseret ke dalam hal ini karena kesalahan yang saya buat," lanjutnya.
Akui Perselingkuhan, Bantah Terlibat Kejahatan
Salah satu poin paling krusial dalam Epstein Files adalah draf email yang mengindikasikan adanya skandal hubungan di luar nikah yang dilakukan Bill Gates. Menanggapi tuduhan tersebut, Gates secara jujur pun mengakui adanya perselingkuhan di masa lalu.Ia mengonfirmasi pernah menjalin asmara dengan dua perempuan asal Rusia. Menariknya, pertemuan tersebut terjadi di lingkungan hobi dan bisnis yang ia geluti.
"Saya memang berselingkuh, satu dengan pemain bridge Rusia yang menemui saya di acara bridge, dan satu lagi dengan fisikawan nuklir Rusia yang saya temui melalui aktivitas bisnis," kata Bill Gates.
Meski mengakui adanya perselingkuhan, raja teknologi ini membantah keras tuduhan yang menyebut dirinya terlibat dalam jaringan eksploitasi seksual anak di bawah umur yang dilakukan Epstein.
Ia menegaskan bahwa interaksinya dengan Epstein murni untuk kepentingan profesional, meskipun ia mengaku telah mengabaikan insting mantan istrinya.
"Saya tidak melakukan sesuatu yang terlarang. Saya tidak melihat sesuatu yang terlarang," tegasnya.
Hubungan Kedekatan dengan Epstein Dimulai Tahun 2011
Gates menjelaskan bahwa hubungan tersebut dimulai pada 2011, tepat tiga tahun setelah Epstein mengaku bersalah atas dakwaan prostitusi anak di bawah umur. Ia juga menyesal sempat mengabaikan kekhawatiran Melinda French Gates pada 2013 dan tetap melanjutkan hubungan tersebut setidaknya selama satu tahun lagi."Mengetahui apa yang saya ketahui sekarang membuatnya, Anda tahu, seratus kali lebih buruk dalam hal tidak hanya kejahatannya di masa lalu, tetapi sekarang jelas ada perilaku buruk yang terus berlanjut," ungkap Gates kepada stafnya.
Pernyataan terbuka ini menjadi salah satu pengakuan paling gamblang dari Bill Gates terkait relasinya dengan Epstein, sekaligus upaya meredam dampak reputasi terhadap yayasan filantropi yang ia dirikan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News