Hal tersebut diungkap dalam episode terbaru The Town Podcast bersama host Matt Belloni di platform Spotify. Ketika membahas mengenai kesuksesan No Way Home yang mencapai US$2 miliar (Rp33 triliun), CEO Sony Pictures Tom Rothman mengoreksi pernyataan Belloni.
“Aku kesal harus bilang gini, tapi (No Way Home) cuman dapat 1,9 miliar (dolar). Kalian bilang, ‘1,9 miliar? Kenapa gak (dibulatkan jadi) 2 miliar?’. Alasannya, film itu gak masuk Cina,” ungkap Rothman.
Lanjutnya, “Di pikiranku, (pendapatan) kami mencapai lebih dari 2 miliar (dolar) karena aku tahu apa yang bisa kami dapatkan di China.”
Permohonan untuk Menghapus Adegan Patung Liberty
Masalah utama bagi Badan Perfilman China adalah penggunaan Patung Liberty dalam film tersebut. Pertarungan klimaks film No Way Home sepenuhnya berlangsung di monumen sejarah itu antara tiga varian Spider-Man melawan musuh-musuh mereka.“(Badan Perfilman China) cuman bilang, ‘Hal kecil, gak masalah, cukup hapus Patung Liberty’. Padahal, itu titik klimaksnya. Itulah permintaan mereka,” ungkapnya.
Rothman pun menolak dengan alasan logis bahwa film tersebut tidak akan masuk akal tanpa pertarungan pamungkas di lokasi itu.
“Terus, aku juga nggak pengen ngadepin Kongres buat jelasin kenapa aku ngapus Patung Liberty atas permintaan Partai Komunis Tiongkok,” tambah CEO tersebut.
Film solo ketiga Tom Holland sebagai Spider-Man menyuguhkan penampilannya bersama dua aktor Spider-Man sebelumnya, Andrew Garfield dan Tobey Maguire, dalam pertempuran multiverse melawan musuh-musuh ikonis, seperti Green Goblin, Doc Ock, Electro, Sandman, dan The Lizard.
Spider-Man: No Way Home tetap menjadi film Marvel Cinematic Universe (MCU) paling sukses sejak Avengers: Endgame pada tahun 2019.
Rencana Penyegaran Total dan Wajah Baru
Di kesempatan yang sama, Rothman juga ditanya mengenai kelanjutan proyek-proyek pahlawan super Sony, Tom Rothman membenarkan dan mengonfirmasi bahwa iterasi mendatang akan menjadi sebuah "penyegaran total" dengan melibatkan "wajah-wajah baru."Ia turut membahas penurunan pendapatan film pahlawan super secara umum. Menurutnya, kunci kesuksesan terletak pada nilai kelangkaan sebuah karya bagi audiens. Rothman ingin membuat para penonton merasa “rindu” dengan film-film tersebut agar mereka bisa lebih mengapresiasinya.
Proyek layar lebar Sony berikutnya adalah Spider-Man: Brand New Day yang disutradarai oleh Destin Daniel Cretton. Film ini akan mempertemukan Peter Parker versi Tom Holland dengan Hulk (Mark Ruffalo) dan Punisher (Jon Bernthal). Film ini dijadwalkan rilis pada 31 Juli 2026.
(Nyimas Ratu Intan Harleysha)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News