CEO Sony Pictures, Tom Rothman, mengonfirmasi dalam wawancara terbaru bahwa studio tersebut berencana melakukan reboot terhadap jagat sinematik Marvel milik mereka di masa mendatang.
Dalam episode terbaru siniar The Town, pemandu acara Matthew Belloni melontarkan pertanyaan tajam mengenai masa depan waralaba tersebut.
"Di mana posisi waralaba Spider-Man kita saat ini? Bukan Spider-Verse versi animasi, tapi apakah semesta Spider-Verse yang lebih luas sudah mati?" tanya Matthew Belloni, dikutip dari Entertainment Weekly, pada Rabu, 25 Februari 2026.
Tom Rothman menjawab singkat, "Tidak."
Rencana Penyegaran Total dan Wajah Baru
Ketika ditanya lebih lanjut apakah Sony akan kembali menggarap proyek-proyek tersebut, Tom Rothman membenarkannya. Ia mengonfirmasi bahwa iterasi mendatang akan menjadi sebuah "penyegaran total" dengan melibatkan "wajah-wajah baru."Dalam percakapan tersebut, Rothman juga membahas penurunan pendapatan film pahlawan super secara umum. Ia berpendapat bahwa kunci kesuksesan terletak pada nilai kelangkaan sebuah karya.
"Mengenai Spider-Man: Sesuatu yang langka itu punya nilai lebih," ujar Tom Rothman.
"Kita harus membuat penonton merasa rindu. Ini teori lama—ibarat saya yang dulu susah mengajak perempuan kencan dua kali sebelum istri saya akhirnya merasa kasihan—tapi intinya, jarak dan absennya sesuatu justru akan menumbuhkan rasa sayang,” lanjutnya.
Baca Juga :
7 Cerita Baru MCU yang Siap Hadir di Tahun 2026
Rekam Jejak dan Tantangan Spin-off Sony
Sony Pictures diketahui telah memegang hak siar layar lebar Spider-Man sejak 1999, dimulai dengan trilogi sukses karya Sam Raimi yang dibintangi Tobey Maguire.Setelah sempat mengalami masa sulit lewat dua film Andrew Garfield, Sony bekerja sama dengan Marvel Studios untuk membawa Spider-Man versi Tom Holland masuk ke dalam Marvel Cinematic Universe (MCU) melalui Spider-Man: Homecoming (2017).
Sejak tahun 2018, Sony telah merilis enam film live-action berdasarkan karakter pendukung Spider-Man, yaitu Venom (2018), Venom: Let There Be Carnage (2021), Morbius (2022), Madame Web (2024), Venom: The Last Dance (2024), dan Kraven the Hunter (2024).
Menariknya, tidak satu pun dari film ini menampilkan sosok Spider-Man. Selain itu, seluruhnya mendapatkan ulasan negatif dari kritikus tanpa satu pun meraih predikat "fresh" di situs Rotten Tomatoes.
Masa Depan Karakter dan Proyek Mendatang
Meski pernyataan Tom Rothman belum sepenuhnya gamblang, kecil kemungkinan penonton akan melihat kembali Tom Hardy (Venom), Dakota Johnson (Madame Web), Jared Leto (Morbius), atau Aaron Taylor-Johnson (Kraven) dalam gelombang film baru nanti. Namun, mengingat Sony Pictures pernah menyatukan tiga semesta Spider-Man dalam No Way Home, segala kemungkinan tetap terbuka.Proyek layar lebar Sony berikutnya adalah Spider-Man: Brand New Day yang disutradarai oleh Destin Daniel Cretton. Film ini akan mempertemukan Peter Parker versi Tom Holland dengan Hulk (Mark Ruffalo) dan Punisher (Jon Bernthal). Film ini dijadwalkan rilis pada 31 Juli 2026.
Selain itu, Sony bekerja sama dengan Amazon MGM untuk memproduksi serial TV live-action pertama mereka, Spider-Noir. Serial ini akan membintangi Nicolas Cage sebagai detektif Spider-Man dengan latar New York tahun 1930-an.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News