Masjidil Haram, Makkah. Foto: Pinteres
Masjidil Haram, Makkah. Foto: Pinteres

Mengenal Miqat Makani dan Zamani dalam Ibadah Haji dan Umrah

Haji Haji 2022 haji umrah Jemaah Haji Jemaah umroh Indonesia ibadah haji Ibadah Umrah
Putri Purnama Sari • 08 Oktober 2022 20:57
Jakarta: Bagi para calon jemaah haji dan umrah, ada banyak hal yang perlu diketahui sebelum berangkat ke tanah suci. Salah satunya yaitu Miqat.
 
Miqat adalah batas waktu dan tempat yang telah ditetapkan oleh syara’ sebagai garis start sekaligus finish. Dilansir dari buku "Tuntunan Manasik Haji dan Umrah" Miqat juga merupakan tempat atau waktu yang ditetapkan oleh Nabi Muhammad SAW sebagai pintu masuk untuk memulai haji dan umrah.
 
Miqat terbagi menjadi dua, yang terkait dengan waktu pelaksanaan ibadah haji dan umrah disebut Miqat Zamani, dan yang terkait dengan tempat disebut Miqat Makani.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Miqat Zamani adalah batas waktu melaksanakan haji, yang dimulai sejak tanggal 1 Syawal hingga terbit fajar pada tanggal 10 Dzulhijjah. Miqat zamani merupakan ketentuan waktu untuk melaksanakan ibadah haji. Sementara, untuk umrah, miqat zamani berlaku sepanjang tahun.
 
Sedangkan Miqat Makani adalah batas tempat untuk memulai ihram haji atau umrah. Pengertian lainnya bisa juga berarti ketentuan tempat di mana seorang jemaah harus memulai niat haji atau umrah.
Baca:Mau Heran Tapi.... 94 Calon Jemaah Umrah Gagal Terbang Gegara Petugas KKP Bandara Juanda Telat Ngantor

Urutannya, jemaah melakukan miqat makani di lokasi yang telah ditentukan dengan berpakaian ihram, lalu melaksanakan salat sunah 2 rakaat di lokasi miqat, mengucapkan niat, dan bertolak menuju Mekkah untuk melakukan thawaf dan sa'i.
 
Dasar Hukum Miqat Zamani adalah Q.S Al-Baqarah ayat 197 yang artinya:
 
“(Musim) haji adalah beberapa bulan yang dimaklumi, barang siapa yang menetapkan niatnya dalam bulan itu akan mengerjakan haji, maka tidak boleh rafas, berbuat fasik dan berbantah-bantahan didalam masa mengerjakan haji”.
 
Sedangkan Dasar Hukum Miqat Makani adalah H.R Mutafaq Alaih yang artinya:
 
“Dari Ibnu Abbas radliallahu ‘anhu berkata: "Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menetapkan miqat bagi penduduk Madinah adalah Dzulhulaifah dan bagi penduduk Syam adalah Ju’fah dan bagi penduduk Najd adalah Qarnul Manazil dan bagi penduduk Yaman adalah Yalamlam", nabi bersabda : "Itulah miqat bagi mereka dan bagi siapa saja yang datang di sana yang bukan penduduknya yang ingin haji dan umrah, bagi yang lebih dekat dari itu (dalam garis miqat) maka dia (melaksanakan) ihram dari kampungnya, sehingga penduduk Makkah ihramnya dari Makkah”.

5 Tempat Lokasi Miqat Makani:

1. Dzulhulaifah (Bir Ali)

Bir Ali menjadi tempat miqat bagi penduduk Madinah dan yang melewatinya. Jemaah haji asal Indonesia biasanya miqat di Masjid Dzulhulaifah (Bir Ali) yang berlokasi 9 kilometer dari Madinah.

2. Juhfah

Juhfah berlokasi sekitar 183 kilometer di arah barat laut Mekkah. Lokasi miqat ini biasanya digunakan jemaah dari Syria, Yordania, Mesir dan Lebanon.

3. Qarnul Manazil (as-Sail)

Lokasi Qarnul Manazil (as-Sail) di dekat kawasan pegunungan Taif, sekitar 94 kilometer di timur Makkah. Biasanya, titik miqat ini menjadi lokasi miqat bagi jemaah dari Dubai.

4. Yalamlam

Yalamlam berada di arah tenggara Mekkah, dengan jarak sekitar 92 kilometer. Ini adalah lokasi miqat bagi jemaah dari Yaman dan mereka yang melalui rute yang sama, seperti jemaah dari India, Pakistan, China, dan Jepang. Jemaah haji Indonesia yang mengambil miqat saat perjalanan di pesawat biasanya dilakukan ketika pesawat mendekati Yalamlam/Qarnul Manazil.
 
Kru pesawat akan mengumumkan jika pesawat sudah akan melintas di atas Yalamlam/Qarnul Manazil. Jika mengambil miqat di pesawat, maka jemaah dianjurkan segera berpakaian ihram dan melakukan niat haji/umrah di dalam hati dan mengucapkannya dengan lisan.

5. Zatu Irqin

Lokasi miqat ini berjarak sekitar 94 kilometer di arah timur laut Mekkah. Biasanya, digunakan sebagai lokasi miqat jemaah dari Iran dan Irak atau yang melalui rute yang sama.
 

 

(WAN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif