Sebagian Calon Haji asal Sumenep Berusia Lanjut
Manasik haji dilakukan di Kabupaten Tasikmalaya, 4 Juli 2018, MI - Kristiadi
Sumenep: Jumlah calon haji dari Sumenep, Jawa Timur, sebanyak 679 orang. Namun lebih dari separuh berisiko tinggi karena usia mereka sudah lanjut alias lansia.

Kepala Seksi Haji dan Umrah Kantor Kementerian Agama Sumenep A Rifai Hasyim mengatakan lebih dari 50 persen berusia tua. "Tapi mereka sudah lulus tes kesehatan baik tahap 1 maupun 2," ujar Hasyimdi Sumenep, Senin, 9 Juli 2018.


Untuk mengindari hal tidak diinginkan ketika di Tanah Suci, Hasyim meminta pendamping untuk lebih intensif memantau jemaah. Kata dia, tiap kelompok terbang (kloter) ada lima pendamping, yaitu ketua kloter, pembimbing ibadah, dokter dan dua perawat. 

Total jemaah yang akan berangkat ke tanah suci tahun ini sebanyak 679 orang. Awalnya 680 orang, tapi 1 Calhaj mengundurkan diri. Hasyim menuturkan orang tersebut lebih memilih menunggu keluarganya daripada naik haji tahun ini. Calon haji itu pun digabung dengan jadwal pemberangkatan tahun depan.

Hasyim melanjutkan, jemaah Calhaj diberangkatkan dalam 3 kloter. Sebanyak 220 Calhaj masuk kloter 10, lalu 445 orang masuk kloter 11. Sisanya sebanyak 14 Calhaj masuk kloter 37. Yang masuk kloter 37 itu merupakan jemaah cadangan yang masuk porsi pemberangkatan tahun ini. 

"Kloter 10 dan 11 diberangkatkan tanggal 17 Juli. Sementara kloter 37 berangkat tanggal 28 Juli. Semua dokumen sudah lengkap," tandas Hasyim.

Hasyim mengimbau jemaah yang tergabung kloter 10 dan 11 tiba di GOR A Yani Sumenep paling lambat pukul 11.30 WIB saat pemberangkatan. Pasalnya, jemaah diwajibkan sudah berada di Asrama Haji Surabaya pukul 19.00 WIB. Sementara yang masuk kloter 37 diimbau tiba di Kankemenag Sumenep pukul 07.00 WIB ketika hari pemberangkatan.



(RRN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id