YOUR FASHION

Choky Sitohang dan Raditya Dika Bahas Tren Tactical Apparel yang Makin Fashionable

Elang Riki Yanuar
Sabtu 05 September 2026 / 19:17
Ringkasnya gini..
  • Tactical apparel kini berkembang menjadi pilihan fashion modern yang mengutamakan fungsi, kenyamanan, dan desain stylish.
  • Choky Sitohang dan Raditya Dika membahas perkembangan tactical apparel yang kini semakin relevan sebagai bagian dari gaya hidup masyarakat modern.
  • Tactical apparel mulai masuk ke gaya fashion sehari-hari karena menawarkan desain praktis, daya tahan, kenyamanan, dan fleksibilitas untuk berbagai aktivitas.
Jakarta: Tactical apparel mulai mengalami perubahan citra di tengah perkembangan tren fashion yang semakin mengutamakan fungsi dan kenyamanan. Jika sebelumnya pakaian tactical lebih dikenal sebagai perlengkapan untuk aktivitas tertentu, kini desainnya mulai masuk ke gaya berpakaian masyarakat modern.

Perubahan tersebut terlihat dari semakin luasnya penggunaan apparel dengan karakter tactical dalam berbagai kesempatan. Potongan yang praktis, material yang tahan digunakan dalam berbagai kondisi, serta desain yang lebih modern membuat pakaian jenis ini tidak lagi terbatas pada aktivitas luar ruang.

Konsep tersebut menjadi salah satu pembahasan dalam podcast Choky Sitohang bersama Raditya Dika. Percakapan keduanya turut memperlihatkan bagaimana tactical apparel dapat ditempatkan sebagai bagian dari gaya hidup sekaligus pilihan fashion untuk masyarakat dengan mobilitas tinggi.

Sebagai Brand Ambassador Cartenz Tactical, Choky Sitohang menjadi salah satu figur yang merepresentasikan penggunaan pakaian tactical dalam keseharian. Ia mengenakan apparel tersebut untuk berbagai aktivitas, mulai dari membuat podcast, bekerja, menghadiri meeting, traveling, hingga menjalani rutinitas sehari-hari.

Kehadiran tactical apparel dalam aktivitas yang beragam menunjukkan adanya pergeseran cara masyarakat memandang pakaian fungsional. Apparel tidak hanya dituntut memiliki tampilan menarik, tetapi juga mampu menunjang kebutuhan pemakainya ketika harus berpindah dari satu aktivitas ke aktivitas lainnya.
Cartenz Tactical melihat perubahan tersebut sebagai bagian dari perkembangan gaya hidup masyarakat yang semakin dinamis. Melalui konsep Tactical Transformation Lifestyle, brand tersebut menggabungkan unsur fungsi, kenyamanan, daya tahan, dan desain modern dalam produk apparel tactical.

“Melalui Tactical Transformation Lifestyle, kami ingin mengubah cara pandang masyarakat terhadap apparel tactical. Tactical bukan lagi hanya identik dengan aktivitas fisik yang berat, tetapi menjadi pilihan apparel yang mendukung mobilitas dan gaya hidup modern," kata Choky.

Dari sisi fashion, pendekatan tersebut memperluas fungsi pakaian tactical menjadi pilihan busana yang dapat dikenakan dalam berbagai suasana. Elemen seperti desain praktis dan karakter utilitarian dapat berpadu dengan tampilan yang lebih modern sehingga menghasilkan gaya yang tetap fungsional tanpa mengesampingkan penampilan.

Tren ini juga sejalan dengan kebutuhan masyarakat perkotaan yang memiliki aktivitas padat. Satu pilihan pakaian diharapkan dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan tanpa harus mengorbankan kenyamanan maupun tampilan.

Podcast Choky Sitohang bersama Raditya Dika kemudian menjadi momentum untuk memperkenalkan perspektif tersebut kepada khalayak yang lebih luas. Pembahasannya tidak hanya menempatkan tactical sebagai pakaian untuk kegiatan tertentu, tetapi juga sebagai bagian dari perkembangan tactical lifestyle.

Perkembangan tactical apparel menunjukkan bahwa batas antara pakaian fungsional dan fashion semakin fleksibel. Ketika desain, kenyamanan, dan durability menjadi bagian dari pertimbangan berpakaian, apparel tactical memiliki peluang untuk menjadi pilihan fashion yang relevan bagi masyarakat modern.









 

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(ELG)

MOST SEARCH