YOUR FASHION

Pake 'Kerudung Jahat' Pas Lebaran 2026, Looknya Auto Pangling Seharian

Yatin Suleha
Selasa 03 Maret 2026 / 20:52
Ringkasnya gini..
  • lagi tren istilah Kerudung Jahat. Apa itu?
  • Istilah "Kerudung Jahat" ini bukan bermakna negatif, melainkan ungkapan gaul khas dunia fashion.
  • Tren ini diprediksi akan semakin mendominasi Lebaran 2026.
Jakarta: Lebaran selalu identik dengan momen silaturahmi, foto keluarga, hingga outfit terbaik yang dipersiapkan jauh-jauh hari. 

Di tengah semarak tren modest fashion yang terus berkembang, media sosial seperti TikTok dan Instagram kembali melahirkan istilah unik, yang langsung viral dan mencuri perhatian, yaitu Kerudung Jahat. 

Istilah "Kerudung Jahat" ini bukan bermakna negatif, melainkan ungkapan gaul khas dunia fashion untuk menggambarkan tampilan yang “terlalu cantik”, terlalu memikat, bahkan sampai membuat orang pangling dalam sekejap. 

Tren ini diprediksi akan semakin mendominasi Lebaran 2026, karena mampu memberikan sentuhan elegan yang effortless, sekaligus mempertegas bentuk wajah dengan cara yang halus namun signifikan. 
 
Tak heran jika banyak pencinta fashion muslimah, mulai menjadikan model ini sebagai andalan untuk tampil standout tanpa terlihat berlebihan.
 

Apa itu "Kerudung Jahat"?



(Kerudung jahat merujuk pada pashmina yang ketika dikenakan mampu menonjolkan fitur wajah secara maksimal, menciptakan kesan elegan, anggun, sekaligus modern. Foto: Ilustrasi/Freepik.com)

“Kerudung Jahat” merupakan sebutan populer untuk model hijab pashmina, yang mampu mengubah keseluruhan tampilan menjadi jauh lebih menawan. 

Julukan ini muncul dari kreativitas sebuah pemiliki akun TikTok @aditiopp_, yang memberi label unik pada tren fashion yang sedang naik daun.

Dalam konteks kecantikan, kata “jahat” sering dipakai untuk menggambarkan sesuatu yang efeknya luar biasa cantiknya “keterlaluan”, auranya kuat, dan hasil akhirnya membuat terpukau. 

Jadi, kerudung jahat merujuk pada pashmina yang ketika dikenakan mampu menonjolkan fitur wajah secara maksimal, menciptakan kesan elegan, anggun, sekaligus modern.
 

Karakteristik bahan yang jadi andalan


Secara teknis, model ini biasanya menggunakan pashmina panjang berbahan viscose atau ceruty. Kedua material ini punya karakter, yang sangat mendukung tampilan menjuntai saat Lebaran.
 

1. Flowy dan jatuh sempurna


Tekstur kain yang lembut dan jatuh mengikuti gerakan, menciptakan kesan anggun di setiap langkah. Efek ini membuat penampilan terlihat lebih hidup dan berkelas.
 

2. Ringan serta adem dipakai seharian


Silaturahmi Lebaran identik dengan aktivitas berpindah dari satu rumah ke rumah lain. Bahan viscose dan ceruty terkenal breathable, sehingga tetap nyaman meski dipakai dalam waktu lama.
 

3. Mudah dibentuk dan tidak terlalu licin


Salah satu keunggulan utama adalah kemudahannya saat dibentuk. Lilitan tetap rapi tanpa perlu banyak jarum pentul, sehingga tampilan terlihat clean dan praktis.
 

Kenapa diprediksi meledak di Lebaran 2026?


Salah satu daya tarik terbesar kerudung jahat adalah kemampuannya menciptakan efek visual wajah, yang lebih tirus. 

Teknik styling yang digunakan biasanya membingkai bagian dahi dengan rapi, lalu sisi panjang pashmina dibiarkan menjuntai secara simetris.

Ilusi yang dihasilkan membuat garis wajah tampak lebih tegas dan proporsional. Tampilan akhirnya terlihat chic, dewasa, dan effortless tanpa kesan berlebihan. Efek inilah yang membuat tren ini digadang-gadang, akan menjadi primadona Lebaran 2026.

Teknik styling yang membuatnya “Jahat” karena gaya ini identik, dengan lilitan yang mengikuti bentuk kepala secara presisi. 

Bagian depan dibuat menempel lembut di garis dahi, sementara sisi samping dan belakang dibiarkan jatuh memanjang untuk memberikan dimensi.
   

Cocok dipadukan dengan outfit apa?


Kerudung jahat fleksibel untuk berbagai gaya busana Lebaran, seperti:

• Gamis polos dengan cutting A-line
• Tunik minimalis warna earth tone
• Kaftan modern dengan detail clean
• Dress satin atau silk yang mengilap lembut

Warna-warna netral seperti cream, mocca, sage, dusty pink, hingga charcoal menjadi favorit karena semakin memperkuat kesan saat memakainya.


Secillia Nur Hafifah


Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

(TIN)

MOST SEARCH