YOUR FASHION

InJourney UMKM by Sarinah PANDU: Dari Kurasi sampai Tembus Pameran

Yatin Suleha
Jumat 21 Agustus 2026 / 10:13
Ringkasnya gini..
  • InJourney, holding BUMN aviasi dan pariwisata, baru saja menggandeng anak usahanya, Sarinah (InJourney Retail).
  • Untuk menghadirkan program InJourney UMKM by Sarinah PANDU.
  • Program ini fokus banget buat memperkuat kapasitas UMKM lokal supaya bisa langsung nyambung dan masuk ke ekosistem pariwisata Indonesia.
Jakarta: InJourney, holding BUMN aviasi dan pariwisata, baru saja menggandeng anak usahanya, Sarinah (InJourney Retail), buat menghadirkan program InJourney UMKM by Sarinah PANDU. 

Program ini fokus banget buat mendampingi dan memperkuat kapasitas UMKM lokal supaya bisa langsung nyambung dan masuk ke ekosistem pariwisata Indonesia.

Inisiatif keren ini merupakan pengembangan lanjutan dari program Sarinah PANDU yang sebelumnya sukses melatih lebih dari 1.100 UMKM. 
 
Bedanya, sekarang cakupannya jadi jauh lebih luas karena memanfaatkan seluruh ekosistem InJourney yang ada di bandara, destinasi wisata, hotel, sampai pusat perbelanjaan.

Komisaris Utama InJourney, Iwan Setyawan, sempat menyoroti betapa krusialnya peran UMKM dalam menggerakkan roda pariwisata nasional. 

Menurutnya, potensi besar yang dimiliki para pelaku usaha ini harus terus didukung lewat peningkatan kualitas produk, kapasitas bisnis, dan tentunya kemudahan akses pasar yang lebih luas agar mereka bisa terus tumbuh dan berdaya saing.

“UMKM bukan hanya bagian dari perekonomian, tetapi juga bagian penting dari ekosistem pariwisata Indonesia. Karena itu, kita perlu memastikan UMKM memiliki kemampuan dan akses yang dibutuhkan agar dapat tumbuh, berdaya saing, dan menjadi bagian dari rantai nilai pariwisata," ujar Iwan Setyawan.

"Melalui InJourney UMKM by Sarinah PANDU, kami ingin membuka lebih banyak ruang bagi UMKM untuk berkembang bersama ekosistem InJourney,” tambah Iwan Setyawan.

Senada dengan hal tersebut, Direktur SDM dan Digital InJourney, Herdy Harman, menyampaikan bahwa penguatan UMKM merupakan bagian dari upaya membangun ekosistem pariwisata yang memberikan manfaat lebih luas dan berkelanjutan.

“UMKM adalah tulang punggung ekonomi sekaligus bagian dari masa depan bangsa. Karena itu, yang kita bangun bukan hanya program pelatihan, tetapi sebuah proses pembinaan yang berkelanjutan," kata Herdy.



(Harapannya besar banget yaitu InJourney UMKM by Sarinah PANDU bisa jadi wadah terpadu yang menjembatani proses pembinaan, kurasi produk, hingga perluasan akses pasar.  Foto: Dok. Istimewa)

"Kami berharap para UMKM dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk meningkatkan kapasitas, membangun jejaring, memahami kebutuhan pasar, dan pada akhirnya menciptakan peluang usaha yang lebih besar." 

Sebanyak 81 UMKM terpilih mengikuti program InJourney UMKM by Sarinah PANDU untuk mendapat pembinaan lengkap, mulai dari peningkatan kapasitas (capacity building), kurasi produk, hingga kesempatan unjuk gigi di berbagai pameran dan uji pasar.
 

Perjalanan program ini berjalan cukup intensif:


- 8–9 Juli 2026: Proses kurasi ketat untuk menyaring para peserta.

- 13–17 Juli 2026: Pelatihan Training of Trainers (ToT) bagi 25 talent pool trainer Sarinah. Untuk mendukung ini, Sarinah juga merancang khusus 10 modul pembelajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan pasar dan peningkatan kapabilitas pelaku usaha.

- 8–11 Agustus 2026: Sesi capacity building bagi para UMKM di Sarinah Thamrin.

- 12–14 Agustus 2026: Ajang Expo InJourney UMKM by Sarinah PANDU di Area Pusaka Sarinah, yang jadi panggung bagi mereka buat ngenalin produk, uji pasar, sekaligus memperluas jejaring bisnis.

- 16–17 Agustus 2026: Keseruan berlanjut! Sebanyak 9 UMKM terpilih kembali diboyong untuk ikut serta dalam Festiloka by BRImo agar bisa berinteraksi langsung dengan pasar yang lebih luas.

Direktur Utama PT Sarinah (Persero), Raisha Syarfuan, mengungkapkan bahwa kolaborasi ini menjadi langkah nyata untuk membawa program Sarinah PANDU ke level yang lebih tinggi, sehingga pendampingan yang diberikan tidak hanya berhenti di pelatihan, tapi benar-benar membuka pintu seluas-luasnya menuju pasar yang sesungguhnya.

“Melalui Sarinah PANDU, kami telah membangun pengalaman dalam pembinaan UMKM, termasuk melalui pengembangan silabus, modul, dan trainer," ujar Raisha Syarfuan.

"Kami bangga pengalaman tersebut kini dapat dikembangkan bersama InJourney dalam skala yang lebih luas, sehingga pembinaan tidak berhenti pada peningkatan kapasitas, tetapi juga membuka akses dan peluang pasar bagi UMKM,” tambah Raisha Syarfuan.

Bagi Sarinah, memperkuat kapasitas pelaku usaha adalah bagian dari komitmennya sebagai pusat pengalaman budaya berbasis ritel (retail-based cultural experience center).

Lewat kolaborasi strategis ini, ke-81 UMKM yang terlibat diharapkan bisa terus berkembang, mandiri, dan punya akses langsung untuk terhubung dengan ekosistem pariwisata nasional maupun pasar yang lebih luas.

Guna memastikan kualitasnya jangka panjang, Sarinah turut merancang silabus, modul, dan menyiapkan para trainer andal di bawah naungan InJourney Retail Academy. 

Langkah ini disiapkan agar pembinaan UMKM ke depannya bisa berjalan jauh lebih terstruktur, berkelanjutan, dan punya standar yang matang.
 
Harapannya besar banget yaitu InJourney UMKM by Sarinah PANDU bisa jadi wadah terpadu yang menjembatani proses pembinaan, kurasi produk, hingga perluasan akses pasar. 

Dengan dukungan penuh dari seluruh ekosistem InJourney—mulai dari ritel, bandara, destinasi wisata, sampai perhotelan—program ini siap mendorong semakin banyak UMKM lokal untuk naik kelas, berdaya saing tinggi, dan menjadi bagian penting dalam rantai pasok pariwisata Indonesia.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(TIN)

MOST SEARCH