YOUR FASHION

Indonesia Punya Modal Besar untuk Jadi Pusat Modest Fashion Dunia

A. Firdaus
Rabu 19 Agustus 2026 / 16:17
Ringkasnya gini..
  • Indonesia sebenarnya sudah memiliki modal yang cukup lengkap untuk mengembangkan industri modest fashion.
  • Ada satu hal lain yang menurut Lisa juga penting, yakni mengubah persepsi mengenai modest fashion.
  • Perkembangan modest fashion juga bisa menjadi kesempatan untuk semakin memperkenalkan kekayaan wastra Indonesia.
Jakarta: Industri modest fashion atau busana sopan di Indonesia dinilai punya peluang besar untuk berkembang dan menembus pasar global. Namun, peluang tersebut perlu dibarengi dengan peningkatan kualitas dan daya saing para pelaku industrinya.

Pengamat mode sekaligus salah satu anggota Indonesian Fashion Chamber (IFC), Lisa Fitria, mengatakan Indonesia sebenarnya sudah memiliki modal yang cukup lengkap untuk mengembangkan industri modest fashion.

“Peluangnya itu sangat besar. Indonesia memiliki ekosistem yang relatif lengkap, mulai dari desainer, merek busana sopan, industri tekstil, wastra, kemudian pasar konsumen, komunitas Muslim dan kegiatan-kegiatan yang mendukung perkembangan busana sopan,” kata Lisa melansir Antara.
Menurut Lisa, peluang tersebut semakin terbuka karena Indonesia rutin menjadi tuan rumah berbagai acara berskala internasional yang berkaitan dengan gaya hidup halal. Pemerintah juga terus berupaya menjadikan Indonesia sebagai destinasi yang nyaman bagi wisatawan Muslim dari berbagai negara.
 

Kualitas Produk Jadi Kunci


Meski punya ekosistem yang kuat, Lisa menilai pelaku industri modest fashion tetap perlu meningkatkan kualitas dan daya saing agar bisa bersaing di pasar global.

Menurutnya, jenama lokal perlu memiliki standar internasional, mulai dari desain, kualitas produk, ukuran, material, hingga aspek keberlanjutan.

Tak hanya itu, rantai pasok, strategi promosi, dan konsistensi produksi juga perlu diperkuat. Dengan begitu, jenama Indonesia tidak hanya memiliki kreativitas, tetapi juga mampu memenuhi kebutuhan pasar global secara profesional.

“Pada saat yang sama industri kita juga harus siap menerima buyer global dengan kapasitas produksi dan standar bisnis yang profesional,” ujar Lisa.
 

Modest Fashion Nggak Cuma untuk Muslim


Ada satu hal lain yang menurut Lisa juga penting, yakni mengubah persepsi mengenai modest fashion.

Busana sopan selama ini kerap dikaitkan secara spesifik dengan pakaian untuk umat Muslim. Padahal, menurut Lisa, konsep tersebut sebenarnya bisa diterima dan digunakan oleh siapa saja.

“Modest fashion” bisa dikembangkan sebagai gaya berpakaian yang universal, sehingga pasarnya menjadi lebih luas dan tidak terbatas pada konsumen Muslim.
 

Saatnya Bawa DNA Indonesia ke Panggung Global


Kolaborasi internasional juga menjadi salah satu kunci untuk memperluas jangkauan industri modest fashion Indonesia.

Lisa mendorong desainer dan jenama lokal untuk lebih aktif tampil di berbagai ajang internasional, mulai dari fashion week, pameran dagang, pertemuan dengan pembeli hingga platform fesyen global.

Menariknya, perkembangan modest fashion juga bisa menjadi kesempatan untuk semakin memperkenalkan kekayaan wastra Indonesia.

Lisa melihat generasi muda kini semakin tertarik memadukan unsur tradisional dengan gaya modern. Tren tersebut bisa menjadi pintu masuk bagi kain tradisional Indonesia untuk tampil lebih relevan di industri fesyen masa kini.

Pada akhirnya, perkembangan modest fashion Indonesia diharapkan tidak hanya menghasilkan produk fesyen untuk pasar internasional. Lebih jauh, Indonesia bisa menciptakan tren fesyen global yang tetap membawa identitas lokal.

“Jadi, arah perkembangannya bukan sekadar membuat fesyen Indonesia untuk pasar internasional, tetapi juga menciptakan fesyen global dengan DNA Indonesia,” kata Lisa.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(FIR)

MOST SEARCH