WISATA

Kemenparekraf Gerakan Bersama untuk Bangkitkan Industri Pariwisata

Mia Vale
Senin 27 Desember 2021 / 23:15
Jakarta: Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno meyakini bahwa tahun 2021 merupakan tahun pemulihan bagi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Ia juga telah menyiapkan strategi untuk menarik lebih banyak wisatawan di tahun ini.

Itulah mengapa sebabnya, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) hari Senin, 27 Desember 2021 mengadakan Jumpa Pers Akhir Tahun (JPAT) 2021 yang dilakukan secara hybrid (daring serta luring) yang bertempat di Gedung Sapta Pesona, Jakarta.

Kemenparekraf melalui Gerak Bersama (Geber), memanfaatkan semua potensi untuk membangkitkan dan mempertahankan industri pariwisata yang dijalankan dalam beberapa program: 
 

Program Vaksinasi Covid-19


Kemenparekraf/Baparekraf berkolaborasi dengan berbagai pihak turut berupaya mempercepat pencapaian herd immunity dengan menghadirkan sentra vaksinasi. Hal itu selaras dengan arahan Presiden Joko Widodo agar masyarakat seluruh provinsi dapat tervaksin minimal 70 persen di akhir tahun 2021. 


geber kemenparekraf
(Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno meyakini bahwa tahun 2021 merupakan tahun pemulihan bagi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Foto: Dok. Birkom Kemenparekraf)
 

Beli Kreatif Danau Toba


Program Beli Kreatif Danau Toba (BKDT) adalah program yang diluncurkan Kemenparekraf sebagai bagian dari Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (BBI) pada 2021. Hal ini bertujuan mendorong UMKM di salah satu destinasi super prioritas yaitu Danau Toba, Provinsi Sumatra Utara, agar dapat bangkit di masa pandemi ini.

Program tersebut berjalan efektif, dimana selama pendampingan rata-rata omzet dalam satu bulan sebesar Rp7.573.655.882 dari yang sebelumnya Rp3.755.904.060 per bulan. Atau rata-rata kenaikan omzet peserta per bulan sebesar 102 persen dibanding omzet sebelum ikut BKDT. 
 

Spice Up The World


Gerakan Indonesia Spice Up The World adalah sebuah gerakan nasional yang sedang diusung pemerintah dengan tujuan meningkatkan nilai ekonomi di pariwisata, perdagangan, dan investasi melalui industri gastronomi. 

Gerakan nasional yang saat ini dikoordinasikan oleh Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi sudah digodok sejak Juni 2020 dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan dari unsur pentahelix (Akademisi, Bisnis, Komunitas, Asosiasi, Pemerintah, dan Media). 

Target gerakan ini, hingga 2024, hadirnya 4.000 restoran Indonesia di luar negeri serta peningkatan nilai ekspor bumbu dan rempah.

(TIN)

MOST SEARCH