WISATA

Kemenparekraf Harapkan Gaspol Bisa Buka Lapangan Kerja bagi Masyarakat

Mia Vale
Senin 27 Desember 2021 / 22:58
Jakarta: Guna mempercepat pemulihan ekonomi nasional (PEN) khusus sektor pariwisata dan ekonomi nasional (parekraf), Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menghadirkan program 3G. Dan selama 2021 ini, selain bingkai Gerak Cepat (gercep), Gerak Bersama (geber), ada juga Garap Semua Potensi Lapangan Kerja (Gaspol).

Gaspol sendiri diimplementasikan oleh Kemenparekraf melalui berbagai program kerja yang diharapkan dapat menggarap semua potensi sehingga mampu membuka lapangan kerja seluas-luasnya bagi masyarakat. 

Sebut saja pengembangan Desa Wisata. Ini merupakan satu program utama Kemenparekraf/Baparekraf dalam upaya pemulihan dan peningkatan ekonomi dengan terbukanya lapangan kerja. Pasalnya perekonomian Desa Wisata memiliki kecenderungan tumbuh lebih cepat dibandingkan dengan non Desa Wisata

"Dengan begitu Desa Wisata juga bisa memperbaiki kondisi sosial-ekonomi desa. Dan targetnya, sampai tahun 2024, Kemenparekraf akan menjadikan 244 desa wisata maju-mandiri dan tesertifikasi desa wisata berkelanjutan," papar Sandi Uno dalam Jumpa Pers Akhir Tahun (JPAT) Kemenparekraf/Baparekraf Tahun 2021, Senin, 27 Desember 2021.

Program Gaspol yang kedua, ada pengembangan Kabupaten/Kota (KATA) Kreatif. Sepanjang tahun 2021, Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno, telah menetapkan 21 kabupaten/kota kreatif Indonesia. 


gaspol kemenparekraf adalah
(Gaspol diimplementasikan oleh Kemenparekraf melalui berbagai program kerja dan membuka lapangan kerja seluas-luasnya bagi masyarakat. Foto: Dok. Birkom Kemenparekraf)


Kemenparekraf juga melakukan workshop peningkatan dan inovasi di 25 kabupaten/kota yang dihadiri langsung oleh Menparekraf untuk meningkatkan inovasi dan kewirausahaan pelaku ekonomi kreatif melalui narasumber yang kompeten di bidang ekonomi kreatif dan narasumber dari PT PNM (Persero) sebagai salah satu fasilitasi akses pembiayaan. 

Selain itu, Apresiasi Kreasi Indonesia (AKI) yang merupakan kegiatan peningkatan kapasitas dan pameran kepada para pelaku ekonomi kreatif pada subsektor kuliner, kriya, fesyen, musik, film, animasi, aplikasi, dan permainan, menjadi program Gaspol ketiga. 

Sepanjang tahun 2021, AKI telah dilaksanakan di 16 Kota Kreatif di Indonesia seperti, Bandung, Bogor, Banyuwangi, Balikpapan, Medan, Makassar, Surakarta, Semarang, Malang, Surabaya, Pekalongan, Bali, Banyumas, Palembang, Bandar Lampung, Lombok dan telah memfasilitasi kurang lebih 640 Jenama. 

Dan program Gaspol terakhir ada Santridigitalpreneur. Di Indonesia, program ini  merupakan sebuah platform edukasi yang ditujukan kepada para santri agar dapat mengakses dengan mudah pelatihan online untuk meningkatkan skill, baik secara teknis maupun non teknis dalam bidang digital dan kreatif.

Bertempat di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Kantor Kemenparekraf/Baparekraf, Jakarta, Menparekraf Sandiaga menjelaskan mengenai berbagai program tersebut. Menurutnya, semua itu akan menjadi bekal bagi Kemenparekraf/Baparekraf untuk dapat menghadirkan program dan bantuan pada sektor-sektor yang paling membutuhkan secara adil, tepat, dan merata di tahun depan. 

"Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada kita semua di 2021. Kita yakin bahwa bahwa 2022 akan menjadi tahun yang sangat spesial di mana kita bisa menyatakan kepada dunia bahwa Indonesia siap untuk bangkit, siap untuk tumbuh, dan siap untuk menjadi menjadi pemain kelas dunia," tutup Sandiaga Uno. 
(TIN)

MOST SEARCH