WISATA
Spill 5 Negara Paling Ramah di Dunia, Indonesia Nomor Berapa?
Aulia Putriningtias
Rabu 21 Oktober 2026 / 11:59
- Keramahan masyarakat menjadi salah satu hal yang membuat perjalanan terasa berkesan.
- Sambutan hangat penduduk lokal menjadi pengalaman yang dicari wisatawan.
- Berikut lima negara yang masuk dalam daftar negara paling ramah di dunia 2026.
Jakarta: Siapa Sobat Medcom setuju bahwa keramahan masyarakat menjadi salah satu hal yang membuat perjalanan terasa berkesan? Nah, ternyata Indonesia jadi salah satunya, nih!
Sambutan hangat penduduk lokal, tradisi menyambut tamu, hingga kesempatan mengenal kehidupan sehari-hari masyarakat menjadi pengalaman yang dicari wisatawan ketika berkunjung ke suatu negara.
Pada 2026, Indonesia berhasil menempati posisi keempat dalam daftar negara paling ramah di dunia dengan skor 97,50. Pencapaian ini sekaligus menempatkan Indonesia sebagai negara paling ramah di Asia dalam pemeringkatan tersebut.
Selain Indonesia, sejumlah negara lain juga dikenal memiliki budaya masyarakat yang hangat dan tradisi menjamu tamu. Berikut lima negara yang masuk dalam daftar negara paling ramah di dunia 2026 dan memiliki pengalaman keramahan yang menarik untuk dikenal, antara lain:
Kosta Rika menempati peringkat pertama sebagai negara paling ramah di dunia 2026 dengan skor 98,67. Negara di Amerika Tengah ini dikenal dengan filosofi pura vida, sebuah ungkapan yang mencerminkan gaya hidup positif, sederhana, dan menghargai kebersamaan.
Filosofi tersebut terlihat dalam kehidupan masyarakat sehari-hari, termasuk ketika menyambut pengunjung. Wisatawan dapat merasakan suasana santai saat menjelajahi pantai, kawasan pedesaan, maupun hutan tropis yang menjadi daya tarik negara ini.
Keramahan masyarakat Kosta Rika tidak hanya terlihat melalui pelayanan di tempat wisata. Interaksi sehari-hari dengan penduduk setempat juga menjadi bagian dari pengalaman yang membuat wisatawan merasa diterima.
Selandia Baru berada di peringkat kedua dengan skor 98,46. Keramahan masyarakatnya berkaitan erat dengan nilai Māori, yaitu manaakitanga, yang menekankan kepedulian, rasa hormat, dan sikap menghargai orang lain.
Nilai tersebut dapat ditemukan dalam berbagai pengalaman wisata, mulai dari menginap di penginapan keluarga hingga menikmati suasana kafe di tepi danau. Tradisi pōwhiri, yakni upacara penyambutan, juga menjadi bagian dari budaya masyarakat setempat.
Melalui tradisi dan interaksi sehari-hari, Selandia Baru menghadirkan pengalaman perjalanan yang tidak hanya menawarkan keindahan alam, tetapi juga kesempatan mengenal budaya masyarakatnya.
Irlandia menempati posisi ketiga sebagai negara paling ramah di dunia 2026 dengan skor 98,39. Budaya berbincang dan kehidupan komunitas menjadi salah satu ciri keramahan masyarakatnya.
Ungkapan céad míle fáilte, yang berarti seratus ribu sambutan, menggambarkan tradisi menyambut tamu dengan hangat. Suasana tersebut dapat ditemukan di kota kecil maupun desa, tempat masyarakat berkumpul dan berbagi cerita.
Pub menjadi salah satu ruang sosial yang mempertemukan warga untuk menikmati musik dan kebersamaan. Perayaan Hari Santo Patrick juga menghadirkan suasana meriah melalui parade dan berbagai kegiatan komunitas.
Indonesia berhasil menempati peringkat keempat negara paling ramah di dunia 2026 dengan skor 97,50. Pencapaian ini menjadikan Indonesia sebagai negara paling ramah di Asia dalam daftar tersebut.
Keramahan masyarakat Indonesia tercermin dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari sambutan warga desa hingga pengalaman menikmati hidangan di warung keluarga. Budaya gotong royong juga menjadi bagian penting yang memperkuat hubungan sosial dan kebersamaan masyarakat.
Beragam tradisi lokal turut memberikan pengalaman menarik bagi wisatawan. Di Bali, upacara keagamaan Hindu melibatkan masyarakat dalam berbagai kegiatan budaya.
Sementara itu, Jawa dan Lombok memiliki perayaan khas yang memperkenalkan tradisi daerah kepada pengunjung. Wisatawan juga dapat merasakan keramahan melalui interaksi sederhana.
Mulai dari memperoleh rekomendasi kuliner, mengikuti kegiatan lokal, atau berbagi hidangan bersama warga. Keberagaman budaya dan tradisi yang tersebar di berbagai daerah menjadi bagian dari daya tarik Indonesia.
Tradisi berkumpul, menikmati kuliner, dan merayakan kegiatan bersama menjadi bagian dari pengalaman wisata di negara ini. Kehidupan sosial yang kuat memberikan kesempatan bagi pengunjung untuk mengenal kebiasaan masyarakat setempat.
Keramahan penduduk, tradisi menjamu tamu, dan interaksi selama perjalanan menjadi unsur yang memperkaya pengalaman wisata di Italia.
(TIN)
Sambutan hangat penduduk lokal, tradisi menyambut tamu, hingga kesempatan mengenal kehidupan sehari-hari masyarakat menjadi pengalaman yang dicari wisatawan ketika berkunjung ke suatu negara.
Pada 2026, Indonesia berhasil menempati posisi keempat dalam daftar negara paling ramah di dunia dengan skor 97,50. Pencapaian ini sekaligus menempatkan Indonesia sebagai negara paling ramah di Asia dalam pemeringkatan tersebut.
Selain Indonesia, sejumlah negara lain juga dikenal memiliki budaya masyarakat yang hangat dan tradisi menjamu tamu. Berikut lima negara yang masuk dalam daftar negara paling ramah di dunia 2026 dan memiliki pengalaman keramahan yang menarik untuk dikenal, antara lain:
1. Kosta Rika
Kosta Rika menempati peringkat pertama sebagai negara paling ramah di dunia 2026 dengan skor 98,67. Negara di Amerika Tengah ini dikenal dengan filosofi pura vida, sebuah ungkapan yang mencerminkan gaya hidup positif, sederhana, dan menghargai kebersamaan.
Filosofi tersebut terlihat dalam kehidupan masyarakat sehari-hari, termasuk ketika menyambut pengunjung. Wisatawan dapat merasakan suasana santai saat menjelajahi pantai, kawasan pedesaan, maupun hutan tropis yang menjadi daya tarik negara ini.
Keramahan masyarakat Kosta Rika tidak hanya terlihat melalui pelayanan di tempat wisata. Interaksi sehari-hari dengan penduduk setempat juga menjadi bagian dari pengalaman yang membuat wisatawan merasa diterima.
2. Selandia Baru
Selandia Baru berada di peringkat kedua dengan skor 98,46. Keramahan masyarakatnya berkaitan erat dengan nilai Māori, yaitu manaakitanga, yang menekankan kepedulian, rasa hormat, dan sikap menghargai orang lain.
Nilai tersebut dapat ditemukan dalam berbagai pengalaman wisata, mulai dari menginap di penginapan keluarga hingga menikmati suasana kafe di tepi danau. Tradisi pōwhiri, yakni upacara penyambutan, juga menjadi bagian dari budaya masyarakat setempat.
Melalui tradisi dan interaksi sehari-hari, Selandia Baru menghadirkan pengalaman perjalanan yang tidak hanya menawarkan keindahan alam, tetapi juga kesempatan mengenal budaya masyarakatnya.
3. Irlandia
Irlandia menempati posisi ketiga sebagai negara paling ramah di dunia 2026 dengan skor 98,39. Budaya berbincang dan kehidupan komunitas menjadi salah satu ciri keramahan masyarakatnya.
Ungkapan céad míle fáilte, yang berarti seratus ribu sambutan, menggambarkan tradisi menyambut tamu dengan hangat. Suasana tersebut dapat ditemukan di kota kecil maupun desa, tempat masyarakat berkumpul dan berbagi cerita.
Pub menjadi salah satu ruang sosial yang mempertemukan warga untuk menikmati musik dan kebersamaan. Perayaan Hari Santo Patrick juga menghadirkan suasana meriah melalui parade dan berbagai kegiatan komunitas.
4. Indonesia

Indonesia berhasil menempati peringkat keempat negara paling ramah di dunia 2026 dengan skor 97,50. Pencapaian ini menjadikan Indonesia sebagai negara paling ramah di Asia dalam daftar tersebut.
Keramahan masyarakat Indonesia tercermin dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari sambutan warga desa hingga pengalaman menikmati hidangan di warung keluarga. Budaya gotong royong juga menjadi bagian penting yang memperkuat hubungan sosial dan kebersamaan masyarakat.
Beragam tradisi lokal turut memberikan pengalaman menarik bagi wisatawan. Di Bali, upacara keagamaan Hindu melibatkan masyarakat dalam berbagai kegiatan budaya.
Sementara itu, Jawa dan Lombok memiliki perayaan khas yang memperkenalkan tradisi daerah kepada pengunjung. Wisatawan juga dapat merasakan keramahan melalui interaksi sederhana.
Mulai dari memperoleh rekomendasi kuliner, mengikuti kegiatan lokal, atau berbagi hidangan bersama warga. Keberagaman budaya dan tradisi yang tersebar di berbagai daerah menjadi bagian dari daya tarik Indonesia.
5. Italia
Italia berada di peringkat ketujuh dalam daftar negara paling ramah di dunia 2026. Meski tidak masuk lima besar berdasarkan urutan peringkat, Italia tetap dikenal melalui kehidupan sosial masyarakatnya yang erat dengan keluarga dan berbagai festival lokal.Tradisi berkumpul, menikmati kuliner, dan merayakan kegiatan bersama menjadi bagian dari pengalaman wisata di negara ini. Kehidupan sosial yang kuat memberikan kesempatan bagi pengunjung untuk mengenal kebiasaan masyarakat setempat.
Keramahan penduduk, tradisi menjamu tamu, dan interaksi selama perjalanan menjadi unsur yang memperkaya pengalaman wisata di Italia.
(TIN)