WISATA

Solo Traveling, Perut Happy, Dompet Aman! Ini Tips Wisata Kuliner Biar Nggak Boncos

A. Firdaus
Selasa 13 Oktober 2026 / 15:27
Ringkasnya gini..
  • Riset kuliner incaran sebelum berangkat biar nggak bingung saat lapar.
  • Susun rute dan atur budget supaya bisa jajan tanpa pengeluaran kebablasan.
  • Tetap perhatikan kebersihan makanan dan keamanan barang saat berburu kuliner.

Jakarta: Niatnya liburan buat healing, eh pulang-pulang malah pusing lihat saldo rekening. Penyebabnya? Bisa jadi bukan tiket atau hotel, melainkan kebiasaan jajan setiap menemukan makanan yang kelihatannya menggoda.

Apalagi kalau kamu solo traveling. Mau mampir ke semua tempat makan incaran rasanya pengin banget, tetapi budget tetap punya batas. Belum lagi kalau sudah sampai lokasi, ternyata kedainya tutup atau harga menunya di luar perkiraan.

Nah, biar agenda wisata kuliner tetap seru tanpa bikin dompet menjerit, ada beberapa trik yang bisa kamu coba sebelum berangkat.

 

Indonesian Street Food Travel Feast

(Aneka kuliner lokal dan catatan perjalanan menemani pengalaman berburu makanan saat solo traveling. Foto: AI Generated)

 

Jangan sampai lapar bikin asal pilih tempat makan

Kalau baru mencari makanan saat perut sudah keroncongan, kamu bisa berakhir memilih tempat terdekat tanpa sempat membandingkan harga atau membaca ulasan.

Sebelum berangkat, coba cari makanan khas yang paling ingin dicicipi. Simpan beberapa tempat makan di Google Maps, lalu cek harga, jam operasional, ulasan terbaru, dan jarak antarlokasi.

Kalau ada beberapa kedai yang berdekatan, sekalian susun rutenya. Jadi, waktu liburan nggak habis di jalan dan ongkos transportasi bisa lebih terkendali.

Tapi, jangan terlalu kaku sama itinerary. Kalau menemukan kedai menarik di perjalanan, kamu tetap bisa mampir selama waktu dan budget memungkinkan.

 

Jajan boleh, kalap jangan

Ini bagian yang sering jadi tantangan. Baru selesai makan makanan khas, eh melihat jajanan lain langsung penasaran. Rasanya semua ingin dicoba karena belum tentu bisa kembali ke kota itu dalam waktu dekat.

Biar nggak kebablasan, tentukan budget makan harian. Prioritaskan menu yang paling bikin penasaran, lalu sisakan dana untuk minuman, camilan, dan transportasi menuju tempat makan.

Kalau porsinya besar, cek apakah tersedia ukuran lebih kecil. Kamu juga nggak harus memesan banyak makanan sekaligus. Menikmati beberapa kuliner pilihan tetap seru tanpa harus memaksakan perut atau membuang makanan.

 


 

Jangan cuma lihat makanan yang ramai

Tempat makan yang antreannya panjang memang bikin penasaran. Namun, ramai bukan satu-satunya patokan untuk memilih makanan.

Centers for Disease Control and Prevention (CDC), lembaga kesehatan masyarakat Amerika Serikat, menyarankan wisatawan lebih berhati-hati terhadap makanan mentah atau kurang matang. Makanan yang dimasak hingga matang dan disajikan panas umumnya menjadi pilihan yang lebih aman.

Saat berburu kuliner kaki lima, perhatikan juga kebersihan tempat, cara makanan disimpan, dan kebersihan tangan. Pastikan air minum yang dikonsumsi aman, terutama saat berkunjung ke destinasi yang belum familiar.

 

Solo traveling bukan lomba makan

Nggak perlu merasa harus mengunjungi semua tempat yang masuk daftar kuliner. Pilih makanan yang memang ingin dicoba, nikmati suasananya, dan beri ruang untuk istirahat di sela-sela perjalanan.

Karena liburan bukan lomba mengumpulkan struk makanan atau check-in sebanyak-banyaknya. Perut happy, pengalaman nambah, dan dompet tetap aman justru jadi kombinasi yang lebih menyenangkan saat pulang nanti.


Desi I.



Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(FIR)

MOST SEARCH