WISATA

Long Weekend Agustus 2026, Warga Jabodetabek Diprediksi Serbu Bandung

A. Firdaus
Kamis 06 Agustus 2026 / 07:00
Ringkasnya gini..
  • Agustus menjadi bulan terakhir pada 2026 yang menghadirkan dua momentum long weekend sebelum memasuki musim libur akhir tahun.
  • Wisatawan kini lebih mempertimbangkan kota-kota yang mudah dijangkau melalui jalur darat.
  • Permintaan kamar harian di Bandung meningkat lebih dari 35 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Jakarta: Agustus menjadi bulan terakhir pada 2026 yang menghadirkan dua momentum long weekend sebelum memasuki musim libur akhir tahun. Dengan adanya hari libur nasional pada 17 dan 25 Agustus, banyak warga Jabodetabek diperkirakan memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berlibur singkat.

Namun, di tengah kondisi ekonomi yang membuat masyarakat lebih selektif dalam mengatur pengeluaran, pola berwisata pun mulai berubah. Alih-alih memilih destinasi yang membutuhkan perjalanan udara, wisatawan kini lebih mempertimbangkan kota-kota yang mudah dijangkau melalui jalur darat.

Melihat tren tersebut, perusahaan penyedia hunian co-living modern berbasis komunitas di Asia Pasifik, Cove, memproyeksikan Bandung akan menjadi destinasi utama wisatawan Jabodetabek selama long weekend Agustus.

Country Director of Growth and VP of Online Marketing Cove, Dian Paskalis, mengatakan kenaikan harga tiket pesawat serta melemahnya daya beli masyarakat membuat Bandung semakin diminati sebagai destinasi liburan singkat.
"Tingginya harga pesawat dan melemahnya daya beli telah menggeser cara masyarakat Jabodetabek berlibur. Bandung kini menjadi destinasi yang semakin diminati karena akses daratnya lebih cepat dan hemat dibandingkan kota-kota lainnya," ujar Dian.

Menurut data internal Cove, permintaan kamar harian di Bandung meningkat lebih dari 35 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Tingkat okupansi bahkan telah mencapai 95 persen, dengan mayoritas pemesanan berasal dari wisatawan Jabodetabek.

Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan okupansi properti Cove di Bali yang berada di level 82 persen maupun Surabaya sebesar 85 persen.
 

Bandung Jadi Pilihan Liburan Hemat


Kemudahan akses menjadi salah satu faktor utama meningkatnya minat wisatawan ke Bandung. Kota ini dapat dijangkau menggunakan berbagai moda transportasi darat, mulai dari kereta cepat Whoosh, kereta api, bus, travel, hingga kendaraan pribadi melalui jalan tol.

Selain biaya transportasi yang lebih terjangkau, wisatawan juga cenderung memilih akomodasi dengan harga ekonomis. Berdasarkan data Cove, rata-rata tamu hanya mengalokasikan anggaran sekitar Rp280 ribu per malam untuk penginapan.

Besaran tersebut menunjukkan bahwa hotel atau akomodasi kelas bujet masih menjadi pilihan utama selama liburan singkat.

Dua properti Cove yang diprediksi paling banyak diminati selama long weekend Agustus adalah Cove Limora dan Cove Vaia. Keduanya termasuk dalam kategori Cove Classics dengan tarif rata-rata sekitar Rp230 ribu per malam.
 

Wisatawan Cari Liburan Praktis


Tak hanya mengutamakan harga, wisatawan juga semakin menginginkan proses liburan yang praktis.

Selama periode long weekend, Cove mencatat peningkatan pemesanan dari segmen keluarga. Sebagian besar reservasi dilakukan melalui platform Online Travel Agent (OTA), menunjukkan wisatawan menginginkan proses pemesanan yang cepat dan mudah.

Menariknya, mayoritas tamu baru melakukan pemesanan antara satu hingga empat hari sebelum waktu check-in. Hal ini menunjukkan tren perjalanan yang lebih spontan dibandingkan liburan yang direncanakan jauh-jauh hari.

Rata-rata lama menginap juga relatif singkat, yakni sekitar 1,5 hari. Pola tersebut sejalan dengan karakter long weekend yang umumnya dimanfaatkan masyarakat untuk melepas penat tanpa perlu mengambil cuti panjang.

Dengan akses yang mudah, biaya perjalanan lebih hemat, serta pilihan akomodasi yang terjangkau, Bandung diperkirakan masih menjadi destinasi favorit masyarakat Jabodetabek untuk menikmati momen long weekend Agustus tahun ini.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(FIR)

MOST SEARCH