WISATA
617 Alat Peraga, 1.023 Artefak: Menjelajah Mega Science Center Jatim Park 1
A. Firdaus
Jumat 18 September 2026 / 10:50
- Mega Science Center dan Budaya di Jatim Park 1 resmi trial opening.
- Destinasi ini menghadirkan sains, teknologi, AI, STEM, sejarah, dan budaya dalam pengalaman interaktif.
- Tidak hanya berfokus pada sains dan teknologi, Mega Science Center dan Budaya juga membawa kamu untuk mengenal perjalanan sejarah dan budaya Indonesia.
Batu: Mega Science Center dan Budaya di kawasan Jatim Park 1, Kota Batu, resmi dibuka pada Rabu, 16 September 2026. Mumpung masih berstatus trial opening, ada perlunya kamu mengetahui apa saja yang ada di dalamnya.
Berada di Jatim Park 1, Mega Science Center dan Budaya membuka diri dalam status trial opening usai diresmikan oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.
Mega Science Center dan Budaya memiliki 617 alat peraga sains dan 1.023 artefak budaya yang tersebar di sejumlah zona tematik. Kamu dapat mengeksplorasi berbagai bidang, mulai dari fisika, antariksa, kebencanaan, robotik dan AI, hingga sejarah serta budaya Indonesia.
Melalui ratusan alat peraga dan koleksi tersebut, kamu tidak hanya diajak melihat dan membaca informasi, tetapi juga mendapatkan kesempatan untuk mencoba dan berinteraksi langsung dengan berbagai fenomena ilmu pengetahuan, perkembangan teknologi, serta sejarah dan kekayaan budaya Indonesia.
Memasuki kawasan Mega Science Center dan Budaya, pengalaman dimulai dari area luar melalui Gravity Coaster sebagai salah satu daya tarik pembuka. Kamu kemudian dapat melanjutkan eksplorasi ke sejumlah zona tematik yang membawa pengalaman belajar dari berbagai perspektif, mulai dari fisika, antariksa, kebencanaan, robotik dan Artificial Intelligence (AI), hingga budaya dan sejarah Islam.

Dok. A. Firdaus/Medcom
Zona Fisika menghadirkan berbagai instalasi interaktif yang memperkenalkan konsep-konsep fisika melalui pengalaman langsung. Pengunjung dapat mengeksplorasi koneksi tulang, listrik dan magnet, transmisi suara melalui serat optik, hingga gyroscope yang mengajakmu memahami prinsip-prinsip sains melalui aktivitas yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Pengalaman berlanjut ke Zona Antariksa yang membawa pengunjung mengenal lebih jauh dunia luar angkasa. Area ini menghadirkan roket, Lunar Walk yang memberikan sensasi berjalan seperti di permukaan bulan, videotron planet, Tesla Coil, serta space suits atau pakaian astronot yang melengkapi pengalaman eksplorasi antariksa.

Dok. A. Firdaus/Medcom
Sementara itu, Zona Bencana Alam memberikan pengalaman untuk memahami berbagai fenomena kebencanaan melalui sejumlah simulasi.
Kamu dapat merasakan simulasi gempa, mencoba pengalaman angin melalui hurricane, menikmati pengalaman visual melalui Hormuz Storm Cinema, hingga mengenal fenomena tornado melalui First Twister.
Perkembangan teknologi juga menjadi bagian dari pengalaman di Mega Science Center dan Budaya melalui Zona Robotik dan Artificial Intelligence. Berbagai instalasi interaktif seperti Brain Race Car, Jumping Grid, robot anjing GO2, Robot Dance, hingga robot humanoid G1 memberikan ruang bagi kamu untuk mengenal perkembangan robotik dan AI secara lebih dekat.
.jpeg)
Dok. A. Firdaus/Medcom
Tidak hanya berfokus pada sains dan teknologi, Mega Science Center dan Budaya juga membawa kamu untuk mengenal perjalanan sejarah dan budaya Indonesia melalui
1.023 artefak budaya. Area Majapahit, Candi Wilwatikta, Wayang Potehi, hingga Zona Islam menjadi bagian dari perjalanan yang mempertemukan pengetahuan dengan warisan budaya.
Pengalaman edukasi tersebut juga dilengkapi dengan aktivitas dan pertunjukan yang memungkinkan kamu mendapatkan pengalaman belajar melalui seni dan kreativitas.
Sejumlah program yang disiapkan antara lain Workshop Wayang Suket, Workshop Wayang Kardus, Show Potehi, Workshop Terakota, Show Srimulat, serta Keris Dance yang dijadwalkan
dalam rangkaian pertunjukan pada pukul 11.00 dan 15.00.
Rio Imam Sendjojo, Direktur Jawa Timur Park Group, mengatakan bahwa Mega Science Center dan Budaya dikembangkan dengan pendekatan experience, sekaligus sebagai ruang yang dapat
dimanfaatkan untuk memperluas akses masyarakat terhadap pengalaman edukasi.
(FIR)
Berada di Jatim Park 1, Mega Science Center dan Budaya membuka diri dalam status trial opening usai diresmikan oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.
Mega Science Center dan Budaya memiliki 617 alat peraga sains dan 1.023 artefak budaya yang tersebar di sejumlah zona tematik. Kamu dapat mengeksplorasi berbagai bidang, mulai dari fisika, antariksa, kebencanaan, robotik dan AI, hingga sejarah serta budaya Indonesia.
Melalui ratusan alat peraga dan koleksi tersebut, kamu tidak hanya diajak melihat dan membaca informasi, tetapi juga mendapatkan kesempatan untuk mencoba dan berinteraksi langsung dengan berbagai fenomena ilmu pengetahuan, perkembangan teknologi, serta sejarah dan kekayaan budaya Indonesia.
Baca Juga :
Perjalanan 25 Tahun Jatim Park, Menyiapkan Masa Depan Wisata Batu yang Lebih Berkelanjutan
Memasuki kawasan Mega Science Center dan Budaya, pengalaman dimulai dari area luar melalui Gravity Coaster sebagai salah satu daya tarik pembuka. Kamu kemudian dapat melanjutkan eksplorasi ke sejumlah zona tematik yang membawa pengalaman belajar dari berbagai perspektif, mulai dari fisika, antariksa, kebencanaan, robotik dan Artificial Intelligence (AI), hingga budaya dan sejarah Islam.

Dok. A. Firdaus/Medcom
Zona Fisika menghadirkan berbagai instalasi interaktif yang memperkenalkan konsep-konsep fisika melalui pengalaman langsung. Pengunjung dapat mengeksplorasi koneksi tulang, listrik dan magnet, transmisi suara melalui serat optik, hingga gyroscope yang mengajakmu memahami prinsip-prinsip sains melalui aktivitas yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Pengalaman berlanjut ke Zona Antariksa yang membawa pengunjung mengenal lebih jauh dunia luar angkasa. Area ini menghadirkan roket, Lunar Walk yang memberikan sensasi berjalan seperti di permukaan bulan, videotron planet, Tesla Coil, serta space suits atau pakaian astronot yang melengkapi pengalaman eksplorasi antariksa.
Dok. A. Firdaus/Medcom
Sementara itu, Zona Bencana Alam memberikan pengalaman untuk memahami berbagai fenomena kebencanaan melalui sejumlah simulasi.
Kamu dapat merasakan simulasi gempa, mencoba pengalaman angin melalui hurricane, menikmati pengalaman visual melalui Hormuz Storm Cinema, hingga mengenal fenomena tornado melalui First Twister.
Perkembangan teknologi juga menjadi bagian dari pengalaman di Mega Science Center dan Budaya melalui Zona Robotik dan Artificial Intelligence. Berbagai instalasi interaktif seperti Brain Race Car, Jumping Grid, robot anjing GO2, Robot Dance, hingga robot humanoid G1 memberikan ruang bagi kamu untuk mengenal perkembangan robotik dan AI secara lebih dekat.
.jpeg)
Dok. A. Firdaus/Medcom
Tidak hanya berfokus pada sains dan teknologi, Mega Science Center dan Budaya juga membawa kamu untuk mengenal perjalanan sejarah dan budaya Indonesia melalui
1.023 artefak budaya. Area Majapahit, Candi Wilwatikta, Wayang Potehi, hingga Zona Islam menjadi bagian dari perjalanan yang mempertemukan pengetahuan dengan warisan budaya.
Pengalaman edukasi tersebut juga dilengkapi dengan aktivitas dan pertunjukan yang memungkinkan kamu mendapatkan pengalaman belajar melalui seni dan kreativitas.
Sejumlah program yang disiapkan antara lain Workshop Wayang Suket, Workshop Wayang Kardus, Show Potehi, Workshop Terakota, Show Srimulat, serta Keris Dance yang dijadwalkan
dalam rangkaian pertunjukan pada pukul 11.00 dan 15.00.
Rio Imam Sendjojo, Direktur Jawa Timur Park Group, mengatakan bahwa Mega Science Center dan Budaya dikembangkan dengan pendekatan experience, sekaligus sebagai ruang yang dapat
dimanfaatkan untuk memperluas akses masyarakat terhadap pengalaman edukasi.
(FIR)