Jakarta: Selama tinggal di bumi, banyak orang mungkin merasa kalau bumi adalah tempat yang paling aman untuk ditinggali. Namun, ternyata ada beberapa tempat berbahaya yang tak disangka di bumi.
Melansir laman lastminute.com, tercatat total 25 tempat paling berbahaya di bumi yang tampaknya permai dan damai. Mulai dari Suriah, Russia, Ethiopia, hingga Indonesia. Angka ini jadi bukti bumi dapat menjadi rumah bagi tempat-tempat berbahaya ini untuk menetap.
Dari 25 tempat, mari lihat 10 tempat teratas paling berbahaya di dunia.
Suriah
Menjadi wilayah perang menjadikan Suriah menempati tempat pertama sebagai tempat paling berbahaya di dunia. Negara yang terletak di wilayah Asia Barat ini mengalami kekacauan yang menjadikan Suriah memiliki level tidak aman untuk ditinggali dengan kematian yang mengintai.
Konflik kekerasan yang terus terjadi menyebabkan kerusakan parah pada kehidupan beserta rumah tinggal penduduk. Berbagai percobaan pemulihan yang dilakukan terasa percuma karena setelahnya akan kembali hancur dan menjadi reruntuhan.
Mulai dari pengeboman di kawasan pemukiman, pengepungan, serangan senjata fisik dan kimia, kelaparan, dan terbatasnya akses layanan kesehatan telah terjadi di seluruh bagian Suriah.
Situs sejarah penting Timur Tengah ini berubah menjadi tempat tidak aman karena perang berkepanjangan yang tak kunjung usai.
Pulau Ular, Brasil
Dari namanya saja mungkin sudah terbaca seberbahaya apa pulau yang terletak di Pantai São Paulo, Brasil ini. Pulau dengan nama resmi ‘Ilha de Queimada Grande’ ini menjadi rumah bagi ular berbisa mematikan, Golden Lancehead Viper.
Baca Juga :
Ini Hotel Paling Berbahaya di Dunia, Berani Menginap?
Racunnya begitu kuat hingga mampu melelehkan daging manusia, memikirkannya saja sudah bikin merinding! Pemerintah Brasil bahkan telah mengeluarkan larangan resmi untuk tidak mengunjungi pulau ini.
Gurun Danakil, Afrika Timur
Gurun ini terletak di wilayah Afrika Timur membentang hingga timur laut Ethiopia dan dikenal karena gunung berapi dan geyser yang beracun dan super panas. Akibatnya, gurun ini menjadi salah satu tempat paling berbahaya di muka bumi.
Saking panasnya, suhunya bisa melampaui angka 50°C pada siang hari sehingga sangat berbahaya bagi makhluk hidup terutama manusia untuk tinggal dan berkunjung ke sana.
Melewati wilayah selatan Eritrea dan barat laut Djibouti yang rentan terhadap berbagai konflik kejam termasuk rawan penculikan, meningkatkan level bahaya di wilayah ini.
Sahel, Afrika Utara
Wilayah yang berdampingan dengan Gurun Sahara ini awalnya tidak berbahaya hingga beberapa dekade lalu keserakahan manusia merenggut berbagai kehidupan di wilayah ini.
Sumber daya air yang terbatas dikeruk habis hanya demi memuaskan kantong para serakah yang tak pernah habis membuat sengsara manusia lainnya. Kekeringan melanda hingga merenggut lebih dari 100.000 nyawa selama 12 tahun antara tahun 1972–1984.
Tidak ada yang bertanggungjawab atas kematian tanah beserta penghuninya di wilayah ini. Sahel menjadi bukti manusia serakah yang bahkan tidak peduli dengan keadaan sekitarnya hanya demi kepuasaan sesaat.
Desa Oymyakon, Rusia
Suhu dingin ekstrem menjadi alasan wilayah ini berbahaya dan tak layak dihuni oleh manusia. Terletak di jantung wilayah Siberia, suhu terendah Oymyakon yang pernah tercatat mencapai -71,2°C.
Dengan suhu sedingin ini, Desa Oymyakon hanya dihuni oleh 500 orang yang bertahan hidup di ambang batas. Ponsel pun tidak dapat berfungsi di iklim sedingin ini bahkan hampir tidak ada tanaman yang tumbuh di sini.
Alagoas, Brasil
Brasil yang terkenal dengan tingkat kejahatan yang tinggi ternyata memiliki satu tempat yang dinobatkan sebagai pemilik tingkat pembunuhan paling tinggi bahkan mungkin di dunia. Di Alagoas, tidak pernah ada yang tahu kapan dan oleh siapa seseorang akan dibunuh.
Negara bagian kecil yang hanya memiliki 3 juta penduduk ini kehilangan sekitar 2000 penduduknya setiap tahun akibat pembunuhan yang terjadi. Para pengunjung harus lebih berhati-hati untuk memilih destinasi liburan di Brasil.
Monrovia, Liberia
West Point menjadi salah satu pemukiman kumuh terburuk yang terletak di benua Afrika. Meskipun berlokasi di ibukota Liberia, pemukiman ini menjadi salah satu tempat berbahaya untuk ditinggali akibat kualitas hidup yang sangat buruk.
Mulai dari wabah kolera, berbagai bentuk kejahatan, penyalahgunaan narkoba, prostitusi remaja, dan kurangnya fasilitas sanitasi yang baik membuat kondisi kehidupan 75.000 penduduk di wilayah ini sangat sulit.
Selain ancaman kriminal, bencana alam seperti banjir dan polusi membuat kualitas hidup di West Point menjadi lebih buruk dan perlu ditangani serius oleh pemerintah setempat.
Gunung Sinabung, Indonesia
Datang dari Indonesia, gunung yang terletak di pulau Sumatera ini menjadikan wilayah pemukiman di sekitarnya cukup berbahaya untuk ditinggali.
Kategori gunung stratovolcano yang masih aktif membuat siapapun yang tinggal di wilayah ini terus berada pada mode siaga karena jika terjadi erupsi atau letusan, maka kerusakan yang ditimbulkan akan sangat serius hingga membuat banyak orang kehilangan tempat tinggal dan mata pencaharian.
Abu dan lava sudah beberapa kali menutupi kota dan desa di sekitarnya. Letusan terbaru terjadi pada tahun 2010, 2013, 2014, 2015, dan 2016 yang menyebabkan puluhan orang meninggal dunia.
Korea Utara
Terkenal dengan diktatorisasinya membuat wilayah yang berada di Asia Timur ini berbahaya dan sulit untuk ditinggali. Catatan Hak Asasi Manusia nya adalah yang terburuk dari semua negara di dunia.
Siapapun bisa ditangkap dan dipidana hanya karena melakukan hal yang dianggap biasa oleh negara lain. Wisatawan pun tidak terkecuali dari aturan hukum pidana yang berlaku di Korea Utara, terutama wisatawan Amerika Serikat.
Negara ini bahkan hanya memperbolehkan 15 model potongan rambut dan 3 saluran televisi yang boleh ditonton. Jika kamu mendapatkan hukuman di negara ini, maka hukuman tersebut berlaku hingga tiga generasi!
Skeleton Coast, Namibia
Reputasinya sebagai tempat paling berbahaya di dunia memang tidak diragukan lagi. Skeleton Coast yang letaknya berada di sepanjang Pantai Atlantik Namibia ini mendapatkan namanya akibat sisa-sisa kerangka paus dan anjing laut yang berserakan di sepanjang garis pantai.
Banyak pelaut yang mengaku bahwa kapal mereka karam serta banyak orang telah kehilangan nyawanya di pulau ini akibat kekerasan lingkungan setempat. Tempat ini bukanlah sebuah destinasi wisata yang tepat kecuali kamu ingin tinggal sebagai tulang belulang.
Apakah kamu masih merasa aman tinggal di bumi setelah membaca dan mengetahui tempat-tempat berbahaya ini?
(Vira Farhatul Maula)
Jakarta: Selama tinggal di bumi, banyak orang mungkin merasa kalau bumi adalah tempat yang paling aman untuk ditinggali. Namun, ternyata ada beberapa tempat berbahaya yang tak disangka di bumi.
Melansir laman lastminute.com, tercatat total 25 tempat paling berbahaya di bumi yang tampaknya permai dan damai. Mulai dari
Suriah, Russia, Ethiopia, hingga Indonesia. Angka ini jadi bukti bumi dapat menjadi rumah bagi tempat-tempat berbahaya ini untuk menetap.
Dari 25 tempat, mari lihat 10 tempat teratas paling berbahaya di dunia.
Suriah
Menjadi wilayah perang menjadikan Suriah menempati tempat pertama sebagai tempat paling berbahaya di dunia. Negara yang terletak di wilayah Asia Barat ini mengalami kekacauan yang menjadikan Suriah memiliki level tidak aman untuk ditinggali dengan kematian yang mengintai.
Konflik kekerasan yang terus terjadi menyebabkan kerusakan parah pada kehidupan beserta rumah tinggal penduduk. Berbagai percobaan pemulihan yang dilakukan terasa percuma karena setelahnya akan kembali hancur dan menjadi reruntuhan.
Mulai dari pengeboman di kawasan pemukiman, pengepungan, serangan senjata fisik dan kimia, kelaparan, dan terbatasnya akses layanan kesehatan telah terjadi di seluruh bagian Suriah.
Situs sejarah penting Timur Tengah ini berubah menjadi tempat tidak aman karena perang berkepanjangan yang tak kunjung usai.
Pulau Ular, Brasil
Dari namanya saja mungkin sudah terbaca seberbahaya apa pulau yang terletak di Pantai São Paulo, Brasil ini. Pulau dengan nama resmi ‘Ilha de Queimada Grande’ ini menjadi rumah bagi ular berbisa mematikan, Golden Lancehead Viper.
Racunnya begitu kuat hingga mampu melelehkan daging manusia, memikirkannya saja sudah bikin merinding! Pemerintah Brasil bahkan telah mengeluarkan larangan resmi untuk tidak mengunjungi pulau ini.
Gurun Danakil, Afrika Timur
Gurun ini terletak di wilayah Afrika Timur membentang hingga timur laut Ethiopia dan dikenal karena gunung berapi dan geyser yang beracun dan super panas. Akibatnya, gurun ini menjadi salah satu tempat paling berbahaya di muka bumi.
Saking panasnya, suhunya bisa melampaui angka 50°C pada siang hari sehingga sangat berbahaya bagi makhluk hidup terutama manusia untuk tinggal dan berkunjung ke sana.
Melewati wilayah selatan Eritrea dan barat laut Djibouti yang rentan terhadap berbagai konflik kejam termasuk rawan penculikan, meningkatkan level bahaya di wilayah ini.
Sahel, Afrika Utara
Wilayah yang berdampingan dengan Gurun Sahara ini awalnya tidak berbahaya hingga beberapa dekade lalu keserakahan manusia merenggut berbagai kehidupan di wilayah ini.
Sumber daya air yang terbatas dikeruk habis hanya demi memuaskan kantong para serakah yang tak pernah habis membuat sengsara manusia lainnya. Kekeringan melanda hingga merenggut lebih dari 100.000 nyawa selama 12 tahun antara tahun 1972–1984.
Tidak ada yang bertanggungjawab atas kematian tanah beserta penghuninya di wilayah ini. Sahel menjadi bukti manusia serakah yang bahkan tidak peduli dengan keadaan sekitarnya hanya demi kepuasaan sesaat.
Desa Oymyakon, Rusia
Suhu dingin ekstrem menjadi alasan wilayah ini berbahaya dan tak layak dihuni oleh manusia. Terletak di jantung wilayah Siberia, suhu terendah Oymyakon yang pernah tercatat mencapai -71,2°C.
Dengan suhu sedingin ini, Desa Oymyakon hanya dihuni oleh 500 orang yang bertahan hidup di ambang batas. Ponsel pun tidak dapat berfungsi di iklim sedingin ini bahkan hampir tidak ada tanaman yang tumbuh di sini.
Alagoas, Brasil
Brasil yang terkenal dengan tingkat kejahatan yang tinggi ternyata memiliki satu tempat yang dinobatkan sebagai pemilik tingkat pembunuhan paling tinggi bahkan mungkin di dunia. Di Alagoas, tidak pernah ada yang tahu kapan dan oleh siapa seseorang akan dibunuh.
Negara bagian kecil yang hanya memiliki 3 juta penduduk ini kehilangan sekitar 2000 penduduknya setiap tahun akibat pembunuhan yang terjadi. Para pengunjung harus lebih berhati-hati untuk memilih destinasi liburan di Brasil.
Monrovia, Liberia
West Point menjadi salah satu pemukiman kumuh terburuk yang terletak di benua Afrika. Meskipun berlokasi di ibukota Liberia, pemukiman ini menjadi salah satu tempat berbahaya untuk ditinggali akibat kualitas hidup yang sangat buruk.
Mulai dari wabah kolera, berbagai bentuk kejahatan, penyalahgunaan narkoba, prostitusi remaja, dan kurangnya fasilitas sanitasi yang baik membuat kondisi kehidupan 75.000 penduduk di wilayah ini sangat sulit.
Selain ancaman kriminal, bencana alam seperti banjir dan polusi membuat kualitas hidup di West Point menjadi lebih buruk dan perlu ditangani serius oleh pemerintah setempat.
Gunung Sinabung, Indonesia
Datang dari Indonesia, gunung yang terletak di pulau Sumatera ini menjadikan wilayah pemukiman di sekitarnya cukup berbahaya untuk ditinggali.
Kategori gunung stratovolcano yang masih aktif membuat siapapun yang tinggal di wilayah ini terus berada pada mode siaga karena jika terjadi erupsi atau letusan, maka kerusakan yang ditimbulkan akan sangat serius hingga membuat banyak orang kehilangan tempat tinggal dan mata pencaharian.
Abu dan lava sudah beberapa kali menutupi kota dan desa di sekitarnya. Letusan terbaru terjadi pada tahun 2010, 2013, 2014, 2015, dan 2016 yang menyebabkan puluhan orang meninggal dunia.
Korea Utara
Terkenal dengan diktatorisasinya membuat wilayah yang berada di Asia Timur ini berbahaya dan sulit untuk ditinggali. Catatan Hak Asasi Manusia nya adalah yang terburuk dari semua negara di dunia.
Siapapun bisa ditangkap dan dipidana hanya karena melakukan hal yang dianggap biasa oleh negara lain. Wisatawan pun tidak terkecuali dari aturan hukum pidana yang berlaku di Korea Utara, terutama wisatawan Amerika Serikat.
Negara ini bahkan hanya memperbolehkan 15 model potongan rambut dan 3 saluran televisi yang boleh ditonton. Jika kamu mendapatkan hukuman di negara ini, maka hukuman tersebut berlaku hingga tiga generasi!
Skeleton Coast, Namibia
Reputasinya sebagai tempat paling berbahaya di dunia memang tidak diragukan lagi. Skeleton Coast yang letaknya berada di sepanjang Pantai Atlantik Namibia ini mendapatkan namanya akibat sisa-sisa kerangka paus dan anjing laut yang berserakan di sepanjang garis pantai.
Banyak pelaut yang mengaku bahwa kapal mereka karam serta banyak orang telah kehilangan nyawanya di pulau ini akibat kekerasan lingkungan setempat. Tempat ini bukanlah sebuah destinasi wisata yang tepat kecuali kamu ingin tinggal sebagai tulang belulang.
Apakah kamu masih merasa aman tinggal di bumi setelah membaca dan mengetahui tempat-tempat berbahaya ini?
(Vira Farhatul Maula)
(RUL)