KULINER
Definisi Karbo Terenak! 6 Roti di Dunia yang Bikin Kamu Lupa Lagi Diet
Yatin Suleha
Selasa 05 Mei 2026 / 19:24
- Roti emang gak pernah gagal buat jadi favorit karena tiap tempat punya cara unik buat mengolahnya.
- Dari yang teksturnya crunchy sampai yang lembutnya kebangetan, semuanya punya daya tarik tersendiri.
- Roti apa aja yang terenak di dunia? Kuy, intip di sini.
Jakarta: Definisi makanan lintas negara! Roti emang gak pernah gagal buat jadi favorit karena tiap tempat punya cara unik buat mengolahnya.
Dari yang teksturnya crunchy sampai yang lembutnya kebangetan, semuanya punya daya tarik tersendiri.
Di tahun 2026, deretan roti tradisional ini makin mendunia karena keunikan rasa yang mereka punya. Dilansir dari CNN, ini dia rekomendasi roti terenak di dunia yang harus masuk wishlist jajan kamu!

(Roti Gambang. Foto: Dok. Midori/Wikipedia)
Roti khas dari Indonesia ini berasal dari budaya Betawi, dan juga dikenal di Semarang sejak zaman kolonial. Bentuknya memanjang seperti balok dengan warna cokelat yang khas, biasanya ditaburi wijen di bagian atasnya.
Aroma kayu manisnya cukup kuat dan langsung terasa saat digigit. Teksturnya cenderung padat dan sedikit ulet, dengan rasa manis yang berasal dari gula merah. Roti ini sering dijadikan teman minum kopi atau teh, terutama saat sarapan atau santai di sore hari.
.jpg)
(Baguette. Foto: Ilustrasi/Unsplash.com)
Prancis punya salah satu roti paling ikonik di dunia, yaitu baguette. Roti ini terkenal dengan bentuknya yang panjang dan ramping, serta kulit luar yang garing.
Bagian dalamnya justru lembut dan sedikit berongga, menciptakan kontras tekstur yang khas. Biasanya baguette memiliki panjang sekitar setengah meter lebih, dan sering dinikmati langsung, dijadikan sandwich, atau dipadukan dengan berbagai hidangan lain.

(Roti Canai. Foto: Ilustrasi/Pexels.com)
Dari Malaysia, ada roti canai yang punya pengaruh kuat dari kuliner India. Roti pipih ini dibuat dari adonan sederhana seperti tepung, air, dan telur, lalu dimasak menggunakan ghee.
Proses melipat adonan berkali-kali, membuat teksturnya berlapis, renyah di luar tapi tetap lembut di dalam. Roti canai biasanya disajikan dengan kuah kari gurih, meski ada juga versi manis yang tak kalah enak.

(Pao de Queijo. Foto: Ilustrasi/Unsplash.com)
Camilan khas dari Brasil ini berbentuk kecil-kecil, dan terkenal dengan rasa kejunya yang kuat. Pao de queijo berasal dari wilayah Minas Gerais dan punya keunikan karena bebas gluten.
Teksturnya renyah di bagian luar, tapi begitu digigit terasa sangat kenyal dan lembut di dalam. Kombinasi bahan seperti tepung tapioka, keju, telur, dan susu membuat roti ini jadi favorit banyak orang.

(Bagel Montreal. Foto: Ilustrasi/Unsplash.com)
Berbeda dengan bagel pada umumnya, versi dari Kanada ini punya ukuran yang lebih kecil dengan tekstur lebih padat. Rasanya juga sedikit lebih manis, dengan lubang tengah yang lebih besar.
Proses pembuatannya cukup unik, karena direbus dalam air yang dicampur madu, sebelum dipanggang di oven kayu. Hasilnya adalah bagel dengan tekstur kenyal dan aroma asap yang khas.

(Paratha. Foto: Ilustrasi/Unsplash.com)
Dari India, paratha jadi salah satu roti pipih yang sangat populer. Dibuat dari tepung gandum utuh, roti ini dimasak di atas wajan datar dengan tambahan ghee atau minyak.
Teksturnya berlapis, renyah di luar tapi tetap lembut di dalam. Paratha sering disajikan sebagai menu sarapan atau makanan utama, biasanya ditemani berbagai jenis kari atau lauk lainnya.
Secillia Nur Hafifah
Cek Berita dan Artikel yang lain di
(TIN)
Dari yang teksturnya crunchy sampai yang lembutnya kebangetan, semuanya punya daya tarik tersendiri.
Di tahun 2026, deretan roti tradisional ini makin mendunia karena keunikan rasa yang mereka punya. Dilansir dari CNN, ini dia rekomendasi roti terenak di dunia yang harus masuk wishlist jajan kamu!
1. Roti Gambang (Indonesia)

(Roti Gambang. Foto: Dok. Midori/Wikipedia)
Roti khas dari Indonesia ini berasal dari budaya Betawi, dan juga dikenal di Semarang sejak zaman kolonial. Bentuknya memanjang seperti balok dengan warna cokelat yang khas, biasanya ditaburi wijen di bagian atasnya.
Aroma kayu manisnya cukup kuat dan langsung terasa saat digigit. Teksturnya cenderung padat dan sedikit ulet, dengan rasa manis yang berasal dari gula merah. Roti ini sering dijadikan teman minum kopi atau teh, terutama saat sarapan atau santai di sore hari.
2. Baguette (Prancis)
.jpg)
(Baguette. Foto: Ilustrasi/Unsplash.com)
Prancis punya salah satu roti paling ikonik di dunia, yaitu baguette. Roti ini terkenal dengan bentuknya yang panjang dan ramping, serta kulit luar yang garing.
Bagian dalamnya justru lembut dan sedikit berongga, menciptakan kontras tekstur yang khas. Biasanya baguette memiliki panjang sekitar setengah meter lebih, dan sering dinikmati langsung, dijadikan sandwich, atau dipadukan dengan berbagai hidangan lain.
3. Roti Canai (Malaysia)

(Roti Canai. Foto: Ilustrasi/Pexels.com)
Dari Malaysia, ada roti canai yang punya pengaruh kuat dari kuliner India. Roti pipih ini dibuat dari adonan sederhana seperti tepung, air, dan telur, lalu dimasak menggunakan ghee.
Proses melipat adonan berkali-kali, membuat teksturnya berlapis, renyah di luar tapi tetap lembut di dalam. Roti canai biasanya disajikan dengan kuah kari gurih, meski ada juga versi manis yang tak kalah enak.
4. Pao de Queijo (Brasil)

(Pao de Queijo. Foto: Ilustrasi/Unsplash.com)
Camilan khas dari Brasil ini berbentuk kecil-kecil, dan terkenal dengan rasa kejunya yang kuat. Pao de queijo berasal dari wilayah Minas Gerais dan punya keunikan karena bebas gluten.
Teksturnya renyah di bagian luar, tapi begitu digigit terasa sangat kenyal dan lembut di dalam. Kombinasi bahan seperti tepung tapioka, keju, telur, dan susu membuat roti ini jadi favorit banyak orang.
5. Bagel Montreal (Kanada)

(Bagel Montreal. Foto: Ilustrasi/Unsplash.com)
Berbeda dengan bagel pada umumnya, versi dari Kanada ini punya ukuran yang lebih kecil dengan tekstur lebih padat. Rasanya juga sedikit lebih manis, dengan lubang tengah yang lebih besar.
Proses pembuatannya cukup unik, karena direbus dalam air yang dicampur madu, sebelum dipanggang di oven kayu. Hasilnya adalah bagel dengan tekstur kenyal dan aroma asap yang khas.
Baca Juga :
5 Menu Sarapan yang Sebaiknya Kamu Hindari
6. Paratha (India)

(Paratha. Foto: Ilustrasi/Unsplash.com)
Dari India, paratha jadi salah satu roti pipih yang sangat populer. Dibuat dari tepung gandum utuh, roti ini dimasak di atas wajan datar dengan tambahan ghee atau minyak.
Teksturnya berlapis, renyah di luar tapi tetap lembut di dalam. Paratha sering disajikan sebagai menu sarapan atau makanan utama, biasanya ditemani berbagai jenis kari atau lauk lainnya.
Secillia Nur Hafifah
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(TIN)