KULINER

Sourdough Jenis Roti Paling Sehat Dibandingkan Roti Lainnya

Raka Lestari
Selasa 16 Juni 2020 / 19:49

Jakarta: Sourdough merupakan salah satu jenis roti yang baru-baru ini cukup banyak dicari karena dianggap lebih sehat dibandingkan roti tawar atau roti gandum. Roti ini terbuat dari garam, tepung, dan ragi alami (sourdough starter). Sourdough tidak memerlukan ragi, susu, minyak, telur, atau pemanis.

Ragi alami pada sourdough terbuat dari campuran terfermentasi tepung dan air yang mengandung koloni bakteri dan ragi. Jenis bakteri yang ada di ragi alami adalah jenis Saccharomyces. Dalam pembuatannya, ragi alami tersebut berfungsi sebagai pengembang adonan. 

Ragi alami menggunakan karbohidrat dari tepung terigu yang memproduksi ethanol dan karbon diokida. Karbon dioksida yang terperangkan dalam adonan roti itu, akan membuat adonan mengembang. 

“Sourdough berbeda dari roti pada umumnya yang dibuat dengan ragi instan yang membutuhkan waktu lebih lama untuk dapat berfermentasi secara penuh,” tutur Maurizio Leo, pembuat roti dan penulis Perfect Loaf. 

"Selain itu, adonan akan memiliki rasa yang lebih enak karena asam organik yang dibuat sebagai produk sampingan dari ragi alami,” tambahnya.  

embed

(Sourdough sejenis roti yang lebih lembut yang lebih sedikit berisiko menyebabkan intoleransi makanan dan masalah pencernaan. Foto: Ilustrasi. Dok. Pexels.com)

Semua jenis roti mengandung mineral penting seperti kalsium, magnesium, dan zat besi. Namun, kita tidak dapat dengan mudah menyerap nutrisi ini karena senyawa yang disebut fitat, atau asam fitat yang mengikat mereka.

Sedangkan, sourdough tidak seperti roti lainnya. Roti ini mengandung asam laktat yang dapat menetralkan kadar fitat karena menurunkan pH roti. Akibatnya, sourdough memiliki tingkat mineral yang tersedia lebih tinggi dan asam fitat hingga 62 persen lebih sedikit daripada roti konvensional. 

Leo juga mengatakan bahwa asam laktat yang dapat bermanfaat sehingga nutrisi pada roti lebih cepat diserap tubuh untuk kemudian digunakan. 

Julie Stewart, seorang ahli gizi juga merekomendasikan sourdough sebagai pengganti roti yang lebih lembut yang lebih sedikit berisiko menyebabkan intoleransi makanan dan masalah pencernaan. 

“Itu karena sourdough lebih mudah dicerna daripada roti konvensional. Banyak dari klien saya melaporkan lebih sedikit mengalami kembung ketika mengonsumsi sourdough," ungkap Stewart.
 


(yyy)

MOST SEARCH