KULINER
Korean Street Food Lagi Hype! Archipelago Hadirkan “60 Seconds to Seoul” di Seluruh Indonesia
A. Firdaus
Minggu 01 Februari 2026 / 08:49
- Aston luncurkan 60 Seconds to Seoul.
- Peluncuran dilakukan secara serentak secara nasional sejak 5 Januari.
- Pilihan dessert ringan seperti Jeju Mokapaw dan Baesuk.
Serang: Archipelago International resmi meluncurkan program kuliner nasional bertajuk “60 Seconds to Seoul”, sebuah konsep street food Korea yang telah disesuaikan dengan selera masyarakat Indonesia. Program ini merupakan bagian dari kampanye nasional Archipelago yang berlangsung serentak di seluruh Indonesia selama enam bulan.
“60 Seconds to Seoul” menghadirkan beragam menu khas Korea seperti tteokbokki, Korean fried chicken, chicken burger dengan saus gochujang mayo, kimchi fried rice, hingga Korean-style tacos. Seluruh menu dikembangkan dengan pendekatan modern, praktis, dan tetap ramah di lidah konsumen Indonesia.
Program ini tidak hanya tersedia di restoran hotel, tetapi juga dapat dinikmati melalui room service, take away, serta layanan pesan antar GrabFood dan GoFood, sehingga memberikan kemudahan akses bagi tamu hotel maupun masyarakat umum.
Peluncuran “60 Seconds to Seoul” dilakukan secara serentak secara nasional sejak 5 Januari, dengan konsep visual, materi promosi, dan desain komunikasi yang seragam di seluruh properti Archipelago. Strategi ini bertujuan membangun kesadaran merek yang kuat dan menjadikan program ini sebagai top of mind bagi konsumen di Indonesia.

“Program ini dirancang sebagai kampanye berkelanjutan selama enam bulan. Setelah itu, Archipelago akan melanjutkan dengan program berikutnya bertajuk Global Flavor Series yang mengangkat cita rasa dari berbagai negara,” ujar Sari Kusumaningrum, Senior Director of Corporate Communications and PR Archipelago.
Selain makanan, “60 Seconds to Seoul” juga menghadirkan ragam minuman terinspirasi dari budaya Korea yang identik dengan proses fermentasi. Beberapa minuman menggunakan bahan seperti yuzu, barley, dan plum yang difermentasi selama 24–36 jam untuk menghasilkan karakter rasa yang segar dan seimbang.

Sementara untuk penutup, tersedia pilihan dessert ringan seperti Jeju Mokapaw dan Baesuk, dessert berbahan herbal yang dikenal memiliki manfaat kesehatan.
Seluruh menu dikembangkan melalui proses riset dan pengembangan (R&D) selama lebih dari tiga bulan. Proses ini mempertimbangkan ketersediaan bahan baku, konsistensi rasa, hingga harga jual yang tetap terjangkau di seluruh daerah Indonesia.

Untuk menjaga kualitas, setiap hotel menggunakan resep baku yang sama, dilengkapi dengan video tutorial, pelatihan daring, serta panduan operasional terstandar. Dengan sistem ini, konsistensi rasa dan kualitas dapat terjaga dari Sabang hingga Merauke.
Menu “60 Seconds to Seoul” ditawarkan dengan harga menengah ke bawah dan disesuaikan dengan kondisi pasar masing-masing daerah, sehingga dapat dinikmati oleh berbagai kalangan.
Melalui program ini, ASTON Serang dan Archipelago berharap dapat menghadirkan pengalaman kuliner yang relevan dengan tren Korean Wave, sekaligus tetap dekat dengan selera masyarakat Indonesia.
Dalam paparan corporat F&B Archipelago International di depan insan pers, hadir diantaranya Corporate Food & Beverages Manager of Archipelago Denny Wasana, Chef Aston Serang Iwan Irawan, Corporate Pastry Chef Archipelago International, Chef Risman Sukmawan, Senior Director of Corporate Communications & PR Archipelago International Sari Kusumaningrum, dan lainnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
(FIR)
“60 Seconds to Seoul” menghadirkan beragam menu khas Korea seperti tteokbokki, Korean fried chicken, chicken burger dengan saus gochujang mayo, kimchi fried rice, hingga Korean-style tacos. Seluruh menu dikembangkan dengan pendekatan modern, praktis, dan tetap ramah di lidah konsumen Indonesia.
Program ini tidak hanya tersedia di restoran hotel, tetapi juga dapat dinikmati melalui room service, take away, serta layanan pesan antar GrabFood dan GoFood, sehingga memberikan kemudahan akses bagi tamu hotel maupun masyarakat umum.
Kampanye Nasional Serentak
Peluncuran “60 Seconds to Seoul” dilakukan secara serentak secara nasional sejak 5 Januari, dengan konsep visual, materi promosi, dan desain komunikasi yang seragam di seluruh properti Archipelago. Strategi ini bertujuan membangun kesadaran merek yang kuat dan menjadikan program ini sebagai top of mind bagi konsumen di Indonesia.

“Program ini dirancang sebagai kampanye berkelanjutan selama enam bulan. Setelah itu, Archipelago akan melanjutkan dengan program berikutnya bertajuk Global Flavor Series yang mengangkat cita rasa dari berbagai negara,” ujar Sari Kusumaningrum, Senior Director of Corporate Communications and PR Archipelago.
Inovasi Menu & Minuman Fermentasi
Selain makanan, “60 Seconds to Seoul” juga menghadirkan ragam minuman terinspirasi dari budaya Korea yang identik dengan proses fermentasi. Beberapa minuman menggunakan bahan seperti yuzu, barley, dan plum yang difermentasi selama 24–36 jam untuk menghasilkan karakter rasa yang segar dan seimbang.

Sementara untuk penutup, tersedia pilihan dessert ringan seperti Jeju Mokapaw dan Baesuk, dessert berbahan herbal yang dikenal memiliki manfaat kesehatan.
Riset Mendalam & Standarisasi Nasional
Seluruh menu dikembangkan melalui proses riset dan pengembangan (R&D) selama lebih dari tiga bulan. Proses ini mempertimbangkan ketersediaan bahan baku, konsistensi rasa, hingga harga jual yang tetap terjangkau di seluruh daerah Indonesia.

Untuk menjaga kualitas, setiap hotel menggunakan resep baku yang sama, dilengkapi dengan video tutorial, pelatihan daring, serta panduan operasional terstandar. Dengan sistem ini, konsistensi rasa dan kualitas dapat terjaga dari Sabang hingga Merauke.
Harga Terjangkau & Adaptif Daerah
Menu “60 Seconds to Seoul” ditawarkan dengan harga menengah ke bawah dan disesuaikan dengan kondisi pasar masing-masing daerah, sehingga dapat dinikmati oleh berbagai kalangan.
Melalui program ini, ASTON Serang dan Archipelago berharap dapat menghadirkan pengalaman kuliner yang relevan dengan tren Korean Wave, sekaligus tetap dekat dengan selera masyarakat Indonesia.
Dalam paparan corporat F&B Archipelago International di depan insan pers, hadir diantaranya Corporate Food & Beverages Manager of Archipelago Denny Wasana, Chef Aston Serang Iwan Irawan, Corporate Pastry Chef Archipelago International, Chef Risman Sukmawan, Senior Director of Corporate Communications & PR Archipelago International Sari Kusumaningrum, dan lainnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(FIR)