KULINER
Golden Era Goals 6 Ide Usaha Santai Buat Tetap Produktif dan Cuan di Usia 60-an
Yatin Suleha
Rabu 01 April 2026 / 19:09
- Usia 60-an bukan waktunya buat "pensiun" dari mimpi, tapi justru momen buat bersinar dengan cara yang lebih tenang.
- Dengan pengalaman yang sudah matang dan waktu yang lebih luang, ini saatnya mencoba hal baru yang selama ini tertunda.
- Kalau dikelola dengan santai tapi tepat, usaha di usia ini justru bisa jadi sumber kebahagiaan tersendiri.
Jakarta: Usia 60-an bukan waktunya buat "pensiun" dari mimpi, tapi justru momen buat bersinar dengan cara yang lebih tenang. Dengan pengalaman yang sudah matang dan waktu yang lebih luang, ini saatnya mencoba hal baru yang selama ini tertunda.
Buka usaha kecil-kecilan bisa jadi cara seru buat tetap aktif, menjaga pikiran tetap fresh, sekaligus menambah passive income. Enggak perlu yang bikin encok atau pusing, cukup pilih yang sesuai passion dan kondisi fisik saja.
Dengan pengelolaan yang tepat, usaha di usia 60-an bisa tetap berjalan lancar, santai, dan tetap menguntungkan.
Kalau dikelola dengan santai tapi tepat, usaha di usia ini justru bisa jadi sumber kebahagiaan tersendiri. Yuk, intip enam rekomendasinya!
Menyewakan kendaraan, seperti motor atau mobil bisa menjadi pilihan usaha yang cukup menjanjikan, terutama di daerah dengan mobilitas tinggi atau kawasan wisata. Kebutuhan transportasi yang terus meningkat, membuat bisnis ini memiliki peluang pasar yang luas.
Pengelolaannya pun relatif fleksibel, karena tidak harus terlibat langsung setiap saat, apalagi jika sudah dibantu orang kepercayaan. Dengan perawatan kendaraan yang baik, usaha ini bisa menjadi sumber penghasilan jangka panjang.
.jpg)
(Membuka toko kue rumahan adalah pilihan tepat bagi pensiunan karena fleksibel, modal kecil (sekitar Rp1-5 juta), dan tidak membutuhkan tenaga fisik berat. Foto: Ilustrasi/Pexels.com)
Hobi membuat kue bisa diubah menjadi peluang usaha yang menguntungkan. Banyak orang di usia 60-an, memiliki resep khas keluarga yang unik dan tidak mudah ditemukan di tempat lain.
Hal ini bisa menjadi daya tarik tersendiri bagi pelanggan. Penjualan bisa dilakukan dari rumah, dititipkan ke warung, atau dipasarkan secara online.
Selain menghasilkan uang, aktivitas ini juga memberi kepuasan tersendiri, karena bisa berbagi hasil karya dengan orang lain.
Bagi yang suka berkebun, aktivitas ini bisa dikembangkan menjadi usaha kecil yang menjanjikan. Tanaman hias dan sayuran organik saat ini cukup diminati, terutama oleh masyarakat yang mulai peduli gaya hidup sehat.
Selain menghasilkan produk yang bisa dijual, berkebun juga membantu menjaga kebugaran tubuh dan memberikan efek relaksasi. Penjualan bisa dilakukan di pasar lokal, komunitas, atau melalui platform online.
Jika memiliki rumah atau properti di lokasi strategis, menyewakan kamar kost bisa menjadi sumber penghasilan pasif yang stabil. Usaha ini tidak memerlukan banyak tenaga, jika sistemnya sudah tertata dengan baik.
Lokasi dekat kampus, perkantoran, atau kawasan industri biasanya memiliki permintaan tinggi. Dengan pengelolaan sederhana dan perawatan rutin, usaha kost bisa terus berjalan dalam jangka panjang.
Usaha toko kecil atau warung rumahan sangat cocok dijalankan, tanpa perlu banyak aktivitas di luar rumah. Produk yang dijual bisa berupa kebutuhan sehari-hari seperti makanan ringan, minuman, sembako, hingga perlengkapan rumah tangga.
Modalnya relatif terjangkau dan bisa disesuaikan dengan kemampuan. Selain menghasilkan pendapatan, usaha ini juga bisa menjadi sarana berinteraksi dengan lingkungan sekitar.
Beternak hewan dalam skala kecil, seperti ayam petelur, kambing, atau kelinci, bisa menjadi pilihan usaha yang menarik. Dengan jumlah yang tidak terlalu banyak, usaha ini masih bisa dikelola tanpa membutuhkan tenaga fisik yang berlebihan.
Hasil ternak seperti telur atau daging memiliki permintaan yang stabil di pasar. Selain itu, kegiatan ini juga bisa menjadi aktivitas yang menyenangkan bagi yang menyukai dunia hewan.
Secillia Nur Hafifah
Cek Berita dan Artikel yang lain di
(TIN)
Buka usaha kecil-kecilan bisa jadi cara seru buat tetap aktif, menjaga pikiran tetap fresh, sekaligus menambah passive income. Enggak perlu yang bikin encok atau pusing, cukup pilih yang sesuai passion dan kondisi fisik saja.
Dengan pengelolaan yang tepat, usaha di usia 60-an bisa tetap berjalan lancar, santai, dan tetap menguntungkan.
Kalau dikelola dengan santai tapi tepat, usaha di usia ini justru bisa jadi sumber kebahagiaan tersendiri. Yuk, intip enam rekomendasinya!
1. Usaha rental kendaraan
Menyewakan kendaraan, seperti motor atau mobil bisa menjadi pilihan usaha yang cukup menjanjikan, terutama di daerah dengan mobilitas tinggi atau kawasan wisata. Kebutuhan transportasi yang terus meningkat, membuat bisnis ini memiliki peluang pasar yang luas.
Pengelolaannya pun relatif fleksibel, karena tidak harus terlibat langsung setiap saat, apalagi jika sudah dibantu orang kepercayaan. Dengan perawatan kendaraan yang baik, usaha ini bisa menjadi sumber penghasilan jangka panjang.
2. Membuka toko kue rumahan
.jpg)
(Membuka toko kue rumahan adalah pilihan tepat bagi pensiunan karena fleksibel, modal kecil (sekitar Rp1-5 juta), dan tidak membutuhkan tenaga fisik berat. Foto: Ilustrasi/Pexels.com)
Hobi membuat kue bisa diubah menjadi peluang usaha yang menguntungkan. Banyak orang di usia 60-an, memiliki resep khas keluarga yang unik dan tidak mudah ditemukan di tempat lain.
Hal ini bisa menjadi daya tarik tersendiri bagi pelanggan. Penjualan bisa dilakukan dari rumah, dititipkan ke warung, atau dipasarkan secara online.
Selain menghasilkan uang, aktivitas ini juga memberi kepuasan tersendiri, karena bisa berbagi hasil karya dengan orang lain.
3. Berkebun tanaman hias dan sayur organik
Bagi yang suka berkebun, aktivitas ini bisa dikembangkan menjadi usaha kecil yang menjanjikan. Tanaman hias dan sayuran organik saat ini cukup diminati, terutama oleh masyarakat yang mulai peduli gaya hidup sehat.
Selain menghasilkan produk yang bisa dijual, berkebun juga membantu menjaga kebugaran tubuh dan memberikan efek relaksasi. Penjualan bisa dilakukan di pasar lokal, komunitas, atau melalui platform online.
4. Menyewakan kamar kost
Jika memiliki rumah atau properti di lokasi strategis, menyewakan kamar kost bisa menjadi sumber penghasilan pasif yang stabil. Usaha ini tidak memerlukan banyak tenaga, jika sistemnya sudah tertata dengan baik.
Lokasi dekat kampus, perkantoran, atau kawasan industri biasanya memiliki permintaan tinggi. Dengan pengelolaan sederhana dan perawatan rutin, usaha kost bisa terus berjalan dalam jangka panjang.
5. Membuka toko kecil di rumah
Usaha toko kecil atau warung rumahan sangat cocok dijalankan, tanpa perlu banyak aktivitas di luar rumah. Produk yang dijual bisa berupa kebutuhan sehari-hari seperti makanan ringan, minuman, sembako, hingga perlengkapan rumah tangga.
Modalnya relatif terjangkau dan bisa disesuaikan dengan kemampuan. Selain menghasilkan pendapatan, usaha ini juga bisa menjadi sarana berinteraksi dengan lingkungan sekitar.
6. Usaha peternakan skala kecil
Beternak hewan dalam skala kecil, seperti ayam petelur, kambing, atau kelinci, bisa menjadi pilihan usaha yang menarik. Dengan jumlah yang tidak terlalu banyak, usaha ini masih bisa dikelola tanpa membutuhkan tenaga fisik yang berlebihan.
Hasil ternak seperti telur atau daging memiliki permintaan yang stabil di pasar. Selain itu, kegiatan ini juga bisa menjadi aktivitas yang menyenangkan bagi yang menyukai dunia hewan.
Secillia Nur Hafifah
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(TIN)