FITNESS & HEALTH

Ini Cara Mendeteksi Penyakit Moluskum Kontagiosum pada Anak

Raka Lestari
Kamis 05 November 2020 / 09:00
Jakarta: Moluskum Kontagiosum (MK) merupakan infeksi kulit yang disebabkan oleh virus pox. Penyakit ini menyebabkan benjolan kecil pada kulit yang biasanya tidak terasa nyeri tetapi dapat menimbulkan rasa gatal

Moluskum Kontagiosum cukup umum diderita anak-anak (lebih sering anak laki-laki) dan orang dewasa muda.

"Hal sederhana bisa dilakukan oleh orang tua untuk mendeteksi MK pada anak. Biasanya, tidak semua anak-anak mandi sendiri kan. Nah, pada saat orang tua atau pengasuh sedang memandikan perhatikan juga keadaan tubuh anak," ujar dr. Anthony Handoko, SpKK, FINSDV, dokter spesialis kulit dan kelamin sekaligus CEO Klinik Pramudia, dalam acara Virtual Media Briefing pada Rabu, 4 November 2020.

Menurut dr. Anthony, baik orang tua atau pengasuh anak sebaiknya tidak hanya memandikan saja tetapi juga melakukan pemeriksaan terhadap kulit anak terutama jika ada hal-hal tidak biasa yang terjadi pada kulit anak-anaknya.


Moluskum Kontagiosum
(Periksa kulit si kecil apakah ada benjolan kecil yang tidak biasa. Jika iya segera konsultasikan ke dokter anak. Foto: Ilustrasi/Pexels.com)


"Memeriksakan maksudnya bukan bisa tahu bahwa itu penyakit MK atau bukan. Akan tetapi, sekedar curiga terhadap adanya bintil keras seperti jerawat pada tubuh anak pun sudah bisa sangat membantu," ujar dr. Anthony. 

Dengan adanya kecurigaan terhadap kondisi anak tentunya jika anak mengalami suatu kondisi tertentu bisa segera diatasi.

Ketika  terinfeksi MK,  bintik-bintik kecil muncul pada kulit di bagian tubuh yang terinfeksi. Sering kali muncul pada wajah, kelopak mata, ketiak, dan paha (selangkangan). 

Bintik-bintik ini memiliki lebar sekitar 2-5 milimeter dan lesung di bagian tengah. Biasanya tidak terjadi  peradangan (pembengkakan dan merah) dan jika menggaruk luka dapat menyebabkan virus menyebar dalam barisan atau kelompok, yang disebut crop.

"Jangan sampai orang tua tidak peduli. Kalau bintik jerawat itu biasanya merah dan gatal. Sedangkan pada MK biasanya tidak ada gejala dan terjadi pada lipatan-lipatan tubuh," katanya.

"Dan bila curiga bahwa bintil tersebut dikarenakan MK sebaiknya orang tua segera datang ke dokter untuk diobati. Hal ini karena MK bisa menular, baik itu ke anggota keluarga lainnya atau juga ke teman-teman sebaya mereka," tutup dr. Anthony.
(TIN)

MOST SEARCH