FITNESS & HEALTH

Apa yang Terjadi jika Terlalu Banyak Mengonsumsi Nasi Merah?

Medcom
Jumat 09 Desember 2022 / 18:11
Jakarta: Nasi merupakan sumber makanan pokok yang paling banyak dikonsumsi oleh sebagian besar penduduk dunia. Dibandingkan makanan pokok lainnya, nasi cenderung mengandung karbohidrat dan glukosa yang cukup tinggi.

Dilansir dari Health Digest, menurut Layanan Penelitian Pertanian Departemen AS, untuk nasi putih yang dimasak, 1 cangkir memiliki 44,6 gram karbohidrat dan 4,25 gram protein. Nasi merah dalam jumlah yang sama mengandung 45,8 gram karbohidrat dan 4,52 gram protein. Yang terakhir ini juga lebih tinggi magnesium, potassium, fosfor daripada nasi putih.

Nasi merah cenderung lebih bergizi daripada nasi putih, karena kaya serat dan banyak nutrisinya yang belum dihilangkan. Ini dapat mengandung 1 hingga 3 gram lebih banyak serat daripada porsi nasi putih biasa.

Serat dapat berperan penting dalam membantu menurunkan kolesterol, mengatur gula darah, dan mengurangi risiko penyakit jantung. Nutrisi seperti magnesium dan selenium, yang membantu segala hal, mulai dari perkembangan tulang hingga perlindungan dari kanker, menjadikan beras merah sebagai pilihan cerdas untuk ditambahkan ke makanan.
 

Adakah dampak negatif bila memakan nasi merah terlalu banyak?


Nasi merah bisa menyebabkan gangguan pencernaan pada orang dengan pertumbuhan berlebih bakteri usus kecil (SIBO), menurut Bhatia. Seperti namanya, kondisi ini ditandai dengan pertumbuhan bakteri yang berlebihan di usus kecil. Gejalanya biasanya meliputi mual, kembung, diare, kurang nafsu makan, dan sakit perut.

Kondisi ini dapat memicu peradangan karena kandungan karbohidratnya yang tinggi. Beberapa orang sensitif terhadap karbohidrat dan mungkin mengalami ketidaknyamanan pencernaan setelah makan biji-bijian.

Walaupun nasi merah mungkin lebih sehat daripada nasi putih biasa, tetapi kamu tetap harus memperhatikan porsinya. Kedua varietas mengandung senyawa alami yang disebut arsenik. Namun, sebagian besar arsenik dalam beras ditemukan di lapisan dedak. Nasi putih telah dihilangkan dedaknya selama pemrosesan, jadi arseniknya lebih rendah daripada nasi merah.

Arsenik terkenal sebagai racun akut, yang bisa menyebabkan masalah kesehatan, termasuk kanker dan penyakit kardiovaskular jika dikonsumsi pada konsentrasi yang relatif rendah dalam jangka waktu yang lama.

Nandhita Nur Fadjriah

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

(FIR)

MOST SEARCH