FITNESS & HEALTH

Ngeri! Wabah Ebola Meluas, Korban Tewas Tembus 131 Orang

A. Firdaus
Rabu 20 Mei 2026 / 08:11
Ringkasnya gini..
  • Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), bahkan telah menetapkan wabah Ebola jenis Bundibugyo ini sebagai darurat internasional.
  • Meningkatnya jumlah korban dan meluasnya penyebaran kasus Ebola, membuat dunia kembali waspada.
  • Ebola merupakan penyakit infeksi yang menyerang tubuh secara cepat.
Jakarta: Wabah Ebola di Republik Demokratik Kongo terus meluas, dan telah menewaskan sedikitnya 131 orang. Hingga kini, lebih dari 513 kasus diduga terinfeksi dilaporkan oleh pejabat setempat. Penyebaran virus juga mulai ditemukan di sejumlah wilayah baru, termasuk Nyakunde di Provinsi Ituri, Butembo di Kivu Utara, hingga kota Goma.

Dilansir dari BBC, Uganda juga melaporkan dua kasus positif Ebola dan satu kematian, menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC). Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), bahkan telah menetapkan wabah Ebola jenis Bundibugyo ini sebagai darurat internasional.

Pemerintah Kongo menyatakan tim tanggap darurat terus bekerja melacak, dan menyelidiki kasus yang dicurigai agar wabah tidak semakin meluas. Meski demikian, kekhawatiran masyarakat terus meningkat seiring bertambahnya wilayah penyebaran.
 
Meningkatnya jumlah korban dan meluasnya penyebaran kasus Ebola, membuat dunia kembali waspada terhadap ancaman virus mematikan ini. Tidak hanya karena tingkat kematiannya yang tinggi, Ebola juga dikenal dapat menyebar dengan cepat melalui kontak langsung dengan penderita.

Kondisi tersebut membuat banyak masyarakat mulai mempertanyakan, apa sebenarnya virus Ebola, bagaimana cara penularannya, serta gejala yang perlu dikenali, agar risiko penyebaran bisa ditekan sedini mungkin.
 

Apa itu virus Ebola?


Kemunculan kembali wabah Ebola membuat banyak negara meningkatkan kewaspadaan. Penyakit ini memang tergolong langka, tetapi dikenal sangat berbahaya karena dapat menyebabkan kondisi serius hingga kematian.

Wabah yang saat ini menjadi perhatian dunia, disebabkan oleh virus Ebola jenis Bundibugyo, salah satu dari beberapa varian virus Ebola yang pernah memicu wabah besar.
 

Bagaimana Ebola menyebar?


Ebola merupakan penyakit infeksi yang menyerang tubuh secara cepat. Virus ini menyebar melalui kontak langsung, dengan cairan tubuh orang yang terinfeksi, seperti darah, muntahan, air liur, keringat, hingga cairan tubuh lainnya. Karena penularannya cukup mudah melalui kontak fisik, wabah Ebola sering kali menyebar dengan cepat di wilayah terdampak.

Awal penyebaran Ebola biasanya berasal dari penularan antara hewan ke manusia. Hewan seperti kelelawar pemakan buah diketahui menjadi salah satu sumber utama virus ini. Setelah itu, virus dapat menular dari manusia ke manusia, melalui kontak langsung dengan cairan tubuh yang terinfeksi.
 

Gejala Ebola yang perlu diwaspadai


Gejala Ebola umumnya muncul mendadak dan pada tahap awal sering menyerupai flu biasa. Penderitanya bisa mengalami demam tinggi, sakit kepala, tubuh lemas, nyeri otot, dan kelelahan.

Namun seiring kondisi memburuk, gejala lain seperti muntah, diare, hingga gangguan fungsi organ mulai muncul. Pada kasus yang lebih parah, pasien juga dapat mengalami perdarahan internal maupun eksternal.

Masa inkubasi virus Ebola berkisar antara dua hingga 21 hari setelah seseorang terpapar virus. Artinya, gejala tidak selalu langsung muncul setelah terinfeksi, sehingga proses pelacakan kasus menjadi lebih sulit dilakukan.
 

Seberapa berbahaya virus Ebola?


Ebola dikenal memiliki tingkat kematian yang cukup tinggi. Pada wabah virus Ebola Bundibugyo sebelumnya, sekitar 30 persen pasien dilaporkan meninggal dunia akibat infeksi tersebut. Oleh karena itu, penyakit ini selalu menjadi perhatian serius dunia internasional ketika kembali muncul.

Secillia Nur Afifah

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

(FIR)

MOST SEARCH