FITNESS & HEALTH
5 Langkah Membantu Teman atau Anggota Keluarga yang Mengalami Burnout
Kumara Anggita
Selasa 03 Agustus 2021 / 16:59
Jakarta: Burnout merupakan kondisi ketika seseorang merasa lelah sekali, baik secara mental dan fisik. Tanpa disadari, perilaku mereka bisa berubah menjadi sosok yang agresif pada orang di sekitarnya.
Saat ia mengalami hal seperti itu, kamu sebagai teman atau anggota keluarganya memberikan bantuan untuk meringankan beban emosional mereka. Berikut beberapa hal yang bisa kamu coba yang dikutip dari Healthline:
Sebelum beralih ke mode 'memperbaiki', tawarkan untuk mendengarkan kesulitan teman atau anggota keluargamu.
Memiliki seseorang untuk diajak bicara dapat membuat dunianya berbeda. Seringkali orang membutuhkan orang lain untuk menyaksikan stres, penderitaan mereka, dan mendengarkan. Cara ini bisa sangat membantu.
Ketika teman dan anggota keluarga merasakan efek kelelahan, mengatakan sesuatu yang baik bisa memberikan kenyamanan tersendiri. Memvalidasi perasaan dan kekhawatiran bisa membantu mereka yang benar-benar merasa rendah dan putus asa.
Orang-orang yang kelelahan seringkali terlalu lelah untuk memikirkan cara agar orang lain dapat membantu mereka. Daripada bertanya, 'Bagaimana saya bisa membantu?' menawarkan untuk mengantar makanan, mengambil dry cleaning, atau mencuci pakaian bisa lebih bermanfaat.
Mengirim bunga, pesan teks yang bijaksana, atau kartu tertulis dapat mengingatkan teman dan anggota keluarga bahwa mereka tidak sendirian. Karena mereka sering bekerja berjam-jam, orang yang mengalami burnout bisa merasa kesepian dan kurang dihargai. Tapi gerakan kecil kebaikan bisa sangat menghangatkan hati mereka.
Jika teman atau anggota keluarga membutuhkan dukungan tambahan, seperti pengasuhan anak, pembersih rumah, atau psikoterapis, tawarkan untuk meneliti dan mencari sumber daya khusus untuk membantu meringankan stres mereka.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
(FIR)
Saat ia mengalami hal seperti itu, kamu sebagai teman atau anggota keluarganya memberikan bantuan untuk meringankan beban emosional mereka. Berikut beberapa hal yang bisa kamu coba yang dikutip dari Healthline:
1. Mendengarkan
Sebelum beralih ke mode 'memperbaiki', tawarkan untuk mendengarkan kesulitan teman atau anggota keluargamu.
Memiliki seseorang untuk diajak bicara dapat membuat dunianya berbeda. Seringkali orang membutuhkan orang lain untuk menyaksikan stres, penderitaan mereka, dan mendengarkan. Cara ini bisa sangat membantu.
2. Validasi perasaan dan kekhawatiran
Ketika teman dan anggota keluarga merasakan efek kelelahan, mengatakan sesuatu yang baik bisa memberikan kenyamanan tersendiri. Memvalidasi perasaan dan kekhawatiran bisa membantu mereka yang benar-benar merasa rendah dan putus asa.
3. Tawarkan jenis batuan tertentu
Orang-orang yang kelelahan seringkali terlalu lelah untuk memikirkan cara agar orang lain dapat membantu mereka. Daripada bertanya, 'Bagaimana saya bisa membantu?' menawarkan untuk mengantar makanan, mengambil dry cleaning, atau mencuci pakaian bisa lebih bermanfaat.
4. Gestur yang baik
Mengirim bunga, pesan teks yang bijaksana, atau kartu tertulis dapat mengingatkan teman dan anggota keluarga bahwa mereka tidak sendirian. Karena mereka sering bekerja berjam-jam, orang yang mengalami burnout bisa merasa kesepian dan kurang dihargai. Tapi gerakan kecil kebaikan bisa sangat menghangatkan hati mereka.
5. Sumber daya penelitian
Jika teman atau anggota keluarga membutuhkan dukungan tambahan, seperti pengasuhan anak, pembersih rumah, atau psikoterapis, tawarkan untuk meneliti dan mencari sumber daya khusus untuk membantu meringankan stres mereka.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(FIR)