FITNESS & HEALTH
Kopi + Lemon = Kurus? Cek Faktanya Sebelum FOMO!
Aulia Putriningtias
Minggu 15 Maret 2026 / 13:00
- Jangan FOMO dulu soal kopi yang dicampur dengan lemon.
- Kopi dengan lemon sedang menjadi tren sebagai minuman pembakar lemak.
- Cek dulu kata ahli di bawah ini.
Jakarta: Kopi dengan lemon sedang menjadi tren sebagai minuman pembakar lemak. Namun, apakah campuran minuman ini benar-benar efektif? Adakah efek samping ketika mengonsumsi campuran minuman ini?
Mulai dari air lemon di pagi hari hingga kopi hitam sebelum berolahraga, kedua minuman ini menawarkan manfaat penurunan berat badan.
Namun, tren ini sepertinya perlu menjadi perhatian, menurut pakar Ayurveda dan kesehatan usus, Dimple Jangda, dalam Healthshots.
Menurutnya, meskipun kopi dan lemon masing-masing menawarkan manfaat kesehatan tersendiri, mencampurnya tidak secara otomatis menciptakan formula penurunan berat badan yang ampuh.
Bahkan, kombinasi ini dapat mengiritasi perut dan bahkan memengaruhi gigi jika dikonsumsi secara teratur.
Sebuah studi tahun 2023 yang diterbitkan dalam Clinical Nutrition mengaitkan konsumsi kopi dengan penurunan total lemak tubuh.
Lemon juga dikaitkan dengan manfaat metabolisme yang moderat, menurut penelitian dalam Journal of Clinical Biochemistry and Nutrition (2008).
.jpg)
(Jika kamu mengalami masalah asam lambung, refluks, atau gigi sensitif, sebaiknya hindari kombinasi kopi dan lemon ya Sobat Medcom. Foto: Ilustrasi/Pexels.com)
Namun, sampai saat ini, tidak ada bukti ilmiah yang membuktikan bahwa kombinasi kopi dan lemon mempercepat penurunan berat badan.
Menurut Jangda, penurunan berat badan yang berkelanjutan tetap bergantung pada pola makan seimbang, gerakan, dan konsistensi, bukan solusi cepat.
Baik kopi maupun lemon bersifat asam. Jika dikonsumsi bersamaan, terutama saat perut kosong, keduanya dapat menyebabkan sensasi terbakar, gangguan pencernaan atau diare, hingga ketidaknyamanan pada perut.
Jangda secara khusus memperingatkan untuk tidak menambahkan lemon ke kopi yang mengandung susu, karena hal ini dapat memperburuk masalah pencernaan.
Kopi dan lemon bermanfaat jika dikonsumsi sendiri-sendiri, tetapi jika dikonsumsi bersamaan, keduanya bukanlah jalan pintas untuk menurunkan lemak lebih cepat.
Namun, bukan berarti kedua bahan ini tidak baik. Kedua bahan ini jika dipisahkan, memiliki keunggulannya masing-masing. Seperti kopi yang mengadung antioksidan dan lemon mengandung vitamin C yang bisa meningkatkan kekebalan tubuh.
Seperti yang disarankan Jangda, nikmati kopi hitam untuk energi dan air lemon untuk hidrasi pada waktu yang berbeda dalam sehari. Jika kamu mengalami masalah asam lambung, refluks, atau gigi sensitif, sebaiknya hindari kombinasi asam ini ya Sobat Medcom.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
(TIN)
Mulai dari air lemon di pagi hari hingga kopi hitam sebelum berolahraga, kedua minuman ini menawarkan manfaat penurunan berat badan.
Namun, tren ini sepertinya perlu menjadi perhatian, menurut pakar Ayurveda dan kesehatan usus, Dimple Jangda, dalam Healthshots.
Baca Juga :
4 Makanan yang Harus Dihindari Saat Minum Kopi
Menurutnya, meskipun kopi dan lemon masing-masing menawarkan manfaat kesehatan tersendiri, mencampurnya tidak secara otomatis menciptakan formula penurunan berat badan yang ampuh.
Bahkan, kombinasi ini dapat mengiritasi perut dan bahkan memengaruhi gigi jika dikonsumsi secara teratur.
Sebuah studi tahun 2023 yang diterbitkan dalam Clinical Nutrition mengaitkan konsumsi kopi dengan penurunan total lemak tubuh.
Lemon juga dikaitkan dengan manfaat metabolisme yang moderat, menurut penelitian dalam Journal of Clinical Biochemistry and Nutrition (2008).
.jpg)
(Jika kamu mengalami masalah asam lambung, refluks, atau gigi sensitif, sebaiknya hindari kombinasi kopi dan lemon ya Sobat Medcom. Foto: Ilustrasi/Pexels.com)
Namun, sampai saat ini, tidak ada bukti ilmiah yang membuktikan bahwa kombinasi kopi dan lemon mempercepat penurunan berat badan.
Menurut Jangda, penurunan berat badan yang berkelanjutan tetap bergantung pada pola makan seimbang, gerakan, dan konsistensi, bukan solusi cepat.
Apa risiko dari mencampur kopi dan lemon?
Baik kopi maupun lemon bersifat asam. Jika dikonsumsi bersamaan, terutama saat perut kosong, keduanya dapat menyebabkan sensasi terbakar, gangguan pencernaan atau diare, hingga ketidaknyamanan pada perut.
Jangda secara khusus memperingatkan untuk tidak menambahkan lemon ke kopi yang mengandung susu, karena hal ini dapat memperburuk masalah pencernaan.
Kopi dan lemon bermanfaat jika dikonsumsi sendiri-sendiri, tetapi jika dikonsumsi bersamaan, keduanya bukanlah jalan pintas untuk menurunkan lemak lebih cepat.
Baca Juga :
Andanu Prasetyo, Sosok di Balik Kopi Tuku
Namun, bukan berarti kedua bahan ini tidak baik. Kedua bahan ini jika dipisahkan, memiliki keunggulannya masing-masing. Seperti kopi yang mengadung antioksidan dan lemon mengandung vitamin C yang bisa meningkatkan kekebalan tubuh.
Seperti yang disarankan Jangda, nikmati kopi hitam untuk energi dan air lemon untuk hidrasi pada waktu yang berbeda dalam sehari. Jika kamu mengalami masalah asam lambung, refluks, atau gigi sensitif, sebaiknya hindari kombinasi asam ini ya Sobat Medcom.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(TIN)