Tren kopi siap minum (ready-to-drink/RTD) berbasis nabati terus berkembang seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap alternatif minuman non-susu.
Tren kopi siap minum (ready-to-drink/RTD) berbasis nabati terus berkembang seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap alternatif minuman non-susu.
Kondisi tersebut mendorong sejumlah produsen menghadirkan pembaruan produk, termasuk melalui penyempurnaan formula, kemasan, dan penambahan varian baru.
Kondisi tersebut mendorong sejumlah produsen menghadirkan pembaruan produk, termasuk melalui penyempurnaan formula, kemasan, dan penambahan varian baru.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan memperkuat portofolio produk di segmen kopi siap minum berbasis nabati yang dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan pertumbuhan.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan memperkuat portofolio produk di segmen kopi siap minum berbasis nabati yang dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan pertumbuhan.

Produsen Minuman Berbasis Oat Perbarui Lini Kopi Siap Minum

29 Juli 2026 14:30
‎Jakarta: Tren kopi siap minum (ready-to-drink/RTD) berbasis nabati terus berkembang seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap alternatif minuman non-susu. Kondisi tersebut mendorong sejumlah produsen menghadirkan pembaruan produk, termasuk melalui penyempurnaan formula, kemasan, dan penambahan varian baru.
‎Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan memperkuat portofolio produk di segmen kopi siap minum berbasis nabati yang dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan pertumbuhan.
‎Perusahaan menyebut pembaruan dilakukan setelah melihat perubahan preferensi konsumen yang menginginkan karakter rasa kopi lebih kuat, namun tetap mempertahankan perpaduan dengan oat milk.
‎Selain menghadirkan kemasan yang lebih praktis, perusahaan juga memperkenalkan varian Espresso Roast yang menawarkan intensitas kopi paling tinggi dibandingkan dua varian sebelumnya, yakni Caffè Latte dan Caramel Macchiato.
 
‎Untuk memudahkan konsumen mengenali karakter masing-masing produk, perusahaan menerapkan indikator tingkat intensitas kopi pada kemasan menggunakan ikon biji kopi.
‎ 
‎Espresso Roast memiliki tingkat intensitas lima, Caffè Latte berada pada tingkat empat, sedangkan Caramel Macchiato berada pada tingkat dua.
‎Seluruh lini kopi siap minum tersebut menggunakan ekstrak kopi dan oat milk sebagai bahan utama. Produk dipasarkan melalui jaringan minimarket serta kanal penjualan daring.
‎Peluncuran varian terbaru juga menjadi bagian dari strategi perusahaan memperluas pilihan produk di tengah meningkatnya permintaan terhadap minuman berbasis nabati. Sebagai rangkaian peluncuran, perusahaan menggelar kegiatan pengenalan produk kepada masyarakat dalam agenda Car Free Day Jakarta pada 26 Juli 2026.
‎Perkembangan kategori kopi siap minum berbasis nabati dinilai mencerminkan semakin beragamnya preferensi konsumen terhadap pilihan minuman yang praktis sekaligus menawarkan alternatif selain produk berbahan dasar susu. Dok. Istimewa


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


(CDE)

Ekonomi Kopi industri makanan