FITNESS & HEALTH
Gak Mau Insomnia? Ini Jam 'Cut-off' Buat Ngopi Biar Tetap Bisa Tidur!
Mia Vale
Kamis 16 Juli 2026 / 17:03
- Kopi emang jadi minuman favorit banyak orang, ya. Mulai dari buat mood booster biar semangat beraktivitas.
- Tapi, jangan asal minum, Bestie. Kalau waktunya enggak tepat, bisa-bisa kamu malah susah tidur.
- Soalnya, efek kafein ini menurut dr. Robby Firmansyah bisa bertahan di dalam tubuh selama beberapa jam.
Jakarta: Kopi emang jadi minuman favorit banyak orang, ya. Mulai dari buat mood booster biar semangat beraktivitas sampai jadi teman pas lagi santai.
Tapi, jangan asal minum, Bestie. Kalau waktunya enggak tepat, bisa-bisa kamu malah susah tidur pas malam karena mata tetap terjaga. Terus, kapan sih waktu yang pas buat ngopi biar tetap bisa ngerasain manfaatnya tanpa harus begadang?
Kuncinya, minumlah kopi maksimal enam jam sebelum waktu tidur supaya kafeinnya enggak mengganggu kualitas istirahatmu. Jadi, tetap bisa nikmatin kopi tanpa harus takut susah tidur deh!
Bagi sebagian orang, kopi menjadi minuman wajib, utamanya saat sarapan. Hanya saja, bagi sebagian orang juga, kopi bisa memengaruhi pola tidur, terutama saat istirahat malam.
Yang perlu diketahui, kandungan kafein dalam kopi merupakan stimulan yang bisa membuat tubuh lebih waspada dan terjaga.
Efek kafein ini menurut dr. Robby Firmansyah melalui Alodokter, bisa bertahan di dalam tubuh selama beberapa jam, bahkan pada sebagian orang bisa sampai 6–8 jam.
Karena itu, waktu terbaik untuk minum kopi agar tidak mengganggu tidur umumnya adalah di pagi hari, berkisar 1 - 2 jam setelah bangun tidur.
Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa waktu terbaik menikmati kopi pada pagi hari, berkisar pukul 09.30 - 11.30 pagi.
Pada jam-jam tersebut, kadar hormon kortisol, hormon yang membantu tubuh tetap waspada, mulai menurun setelah mencapai puncaknya saat seseorang baru bangun tidur.
.jpg)
(Minumlah kopi antara pukul 09.30 hingga 11.30 pagi agar tidak mengganggu waktu tidur malammu. Foto: Ilustrasi/Pexels.com)
Selain itu, waktu lain yang masih dianggap baik untuk minum kopi, berkisar pukul 12.00 - 15.00, ketika banyak orang mulai mengalami penurunan energi setelah makan siang atau yang dikenal sebagai post-lunch slump.
Pada periode tersebut, kopi dapat membantu meningkatkan konsentrasi sehingga tubuh kembali lebih segar untuk melanjutkan aktivitas.
Seperti yang telah dijelaskan di atas, kafein bisa bertahan membuat seseorang terjaga setidaknya 6 - 8 jam.
Jadi sebisa mungkin, berhentilah mengonsumsi kafein setidaknya beberapa jam seperti di atas, sebelum waktu tidur kamu.
Hindari minum kopi di atas pukul 14.00 atau 15.00 sore agar kualitas istirahat malam tetap maksimal.
Hal ini bertujuan agar efek stimulan dari kafein sudah berkurang saat kamu akan beristirahat di malam hari. Kebiasaan ini juga sejalan dengan anjuran yang didukung berbagai penelitian.
Mengonsumsi kopi sebelum siang hingga awal sore dinilai dapat mengurangi risiko gangguan irama jantung maupun gangguan tidur akibat efek kafein.
Efek kafein di secangkir kopi sore ternyata bisa bertahan sampai malam, lho! Enggak heran kalau tubuh jadi susah mengantuk.
Makanya, buat kamu yang sensitif sama kafein, penting banget buat ngatur jadwal ngopi supaya kualitas istirahatmu enggak terganggu.
Biar hobi ngopimu tetap asik tanpa mengorbankan waktu tidur, coba deh tips simpel ini:
- Batasi porsi: Cukup 1–2 cangkir saja setiap harinya.
- Atur jam ngopi: Usahakan hindari ngopi saat sore atau malam hari.
- Kenali tubuh: Perhatikan reaksi tubuhmu, karena setiap orang punya tingkat sensitivitas yang beda terhadap kafein.
Kalau kamu tetap merasa susah tidur setelah ngopi, coba ganti ke minuman bebas kafein saat sudah lewat siang.
Tapi, kalau gangguan tidurnya masih membandel meskipun sudah mengatur waktu minum kopi, mending konsultasikan ke dokter ya, supaya bisa dicari tahu penyebab pastinya.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(TIN)
Tapi, jangan asal minum, Bestie. Kalau waktunya enggak tepat, bisa-bisa kamu malah susah tidur pas malam karena mata tetap terjaga. Terus, kapan sih waktu yang pas buat ngopi biar tetap bisa ngerasain manfaatnya tanpa harus begadang?
Kuncinya, minumlah kopi maksimal enam jam sebelum waktu tidur supaya kafeinnya enggak mengganggu kualitas istirahatmu. Jadi, tetap bisa nikmatin kopi tanpa harus takut susah tidur deh!
Baca Juga :
Kopi + Lemon = Kurus? Cek Faktanya Sebelum FOMO!
Waktu ideal minum kopi
Bagi sebagian orang, kopi menjadi minuman wajib, utamanya saat sarapan. Hanya saja, bagi sebagian orang juga, kopi bisa memengaruhi pola tidur, terutama saat istirahat malam.
Yang perlu diketahui, kandungan kafein dalam kopi merupakan stimulan yang bisa membuat tubuh lebih waspada dan terjaga.
Efek kafein ini menurut dr. Robby Firmansyah melalui Alodokter, bisa bertahan di dalam tubuh selama beberapa jam, bahkan pada sebagian orang bisa sampai 6–8 jam.
Karena itu, waktu terbaik untuk minum kopi agar tidak mengganggu tidur umumnya adalah di pagi hari, berkisar 1 - 2 jam setelah bangun tidur.
Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa waktu terbaik menikmati kopi pada pagi hari, berkisar pukul 09.30 - 11.30 pagi.
Pada jam-jam tersebut, kadar hormon kortisol, hormon yang membantu tubuh tetap waspada, mulai menurun setelah mencapai puncaknya saat seseorang baru bangun tidur.
.jpg)
(Minumlah kopi antara pukul 09.30 hingga 11.30 pagi agar tidak mengganggu waktu tidur malammu. Foto: Ilustrasi/Pexels.com)
Selain itu, waktu lain yang masih dianggap baik untuk minum kopi, berkisar pukul 12.00 - 15.00, ketika banyak orang mulai mengalami penurunan energi setelah makan siang atau yang dikenal sebagai post-lunch slump.
Pada periode tersebut, kopi dapat membantu meningkatkan konsentrasi sehingga tubuh kembali lebih segar untuk melanjutkan aktivitas.
Batas waktu minum kopi
Seperti yang telah dijelaskan di atas, kafein bisa bertahan membuat seseorang terjaga setidaknya 6 - 8 jam.
Jadi sebisa mungkin, berhentilah mengonsumsi kafein setidaknya beberapa jam seperti di atas, sebelum waktu tidur kamu.
Hindari minum kopi di atas pukul 14.00 atau 15.00 sore agar kualitas istirahat malam tetap maksimal.
Hal ini bertujuan agar efek stimulan dari kafein sudah berkurang saat kamu akan beristirahat di malam hari. Kebiasaan ini juga sejalan dengan anjuran yang didukung berbagai penelitian.
Mengonsumsi kopi sebelum siang hingga awal sore dinilai dapat mengurangi risiko gangguan irama jantung maupun gangguan tidur akibat efek kafein.
Tips agar kopi tidak mengganggu tidur
Efek kafein di secangkir kopi sore ternyata bisa bertahan sampai malam, lho! Enggak heran kalau tubuh jadi susah mengantuk.
Makanya, buat kamu yang sensitif sama kafein, penting banget buat ngatur jadwal ngopi supaya kualitas istirahatmu enggak terganggu.
Biar hobi ngopimu tetap asik tanpa mengorbankan waktu tidur, coba deh tips simpel ini:
- Batasi porsi: Cukup 1–2 cangkir saja setiap harinya.
- Atur jam ngopi: Usahakan hindari ngopi saat sore atau malam hari.
- Kenali tubuh: Perhatikan reaksi tubuhmu, karena setiap orang punya tingkat sensitivitas yang beda terhadap kafein.
Kalau kamu tetap merasa susah tidur setelah ngopi, coba ganti ke minuman bebas kafein saat sudah lewat siang.
Tapi, kalau gangguan tidurnya masih membandel meskipun sudah mengatur waktu minum kopi, mending konsultasikan ke dokter ya, supaya bisa dicari tahu penyebab pastinya.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(TIN)