FITNESS & HEALTH

3 Berita Terpopuler Gaya: Perbedaan Kurma Mengilap dan Kurma Doff Hingga Microsleep

Yatin Suleha
Minggu 22 Februari 2026 / 06:05
Jakarta: Kurma menjadi salah satu buah yang paling banyak dicari masyarakat. Terutama menjelang Ramadan, maupun untuk konsumsi harian sebagai camilan sehat.

Buah yang identik dengan rasa manis alami ini dikenal kaya serat, vitamin, dan energi instan sehingga sering dijadikan pilihan saat berbuka puasa. Namun, tidak semua kurma yang dijual di pasaran memiliki kualitas yang sama.

Banyak konsumen masih kesulitan membedakan kurma alami, dengan kurma yang sudah mendapat tambahan gula atau dilapisi sirup glukosa.

Berikut ini, Medcom.id/gaya merangkum berita menarik yang terjadi sepanjang Sabtu, 21 Februari 2026:
 

1. 7 Perbedaan Kurma Mengkilap dan Kurma Doff, Ini Penjelasannya


Secara umum, sebagian produsen atau distributor memang menambahkan lapisan sirup gula pada kurma. Tujuannya beragam, mulai dari membuat rasa lebih manis, memberi tampilan lebih menarik, hingga membuat buah terlihat lebih lembap dan tahan lama.

Sayangnya, tambahan ini tidak selalu dicantumkan secara jelas pada label kemasan, sehingga kamu perlu lebih teliti sebelum membeli. 

Mengetahui ciri fisik kurma alami dan kurma berlapis gula, bisa membantu menghindari konsumsi gula tambahan yang tidak diperlukan.



Selengkapnya klik di sini
 

2. Belum Ada di Indonesia, Tapi Virus Nipah Udah Bikin Waspada: Ini Gejala & Faktanya


Demam tinggi yang muncul mendadak, disertai gangguan pernapasan hingga penurunan kesadaran, tidak boleh dianggap sepele. Salah satu penyakit infeksi langka namun berisiko tinggi yang perlu diwaspadai adalah Virus Nipah.

Meski hingga saat ini belum ditemukan kasus Virus Nipah di Indonesia, potensi penularannya tetap menjadi perhatian karena sifat virus yang mematikan dan kemampuan menyebar dari hewan ke manusia.

Virus Nipah dikenal sebagai penyakit zoonosis dengan tingkat kematian yang tinggi dan belum memiliki vaksin maupun antivirus spesifik. Deteksi dini dan kewaspadaan menjadi kunci utama dalam mencegah dampak yang lebih luas.



Selengkapnya klik di sini
 

3. Anti Ngantuk di Jalan! 6 Tips Aman Menyetir saat Berpuasa Ramadan


Bulan Ramadan membawa perubahan besar dalam rutinitas harian, mulai dari waktu makan, jam tidur, hingga pola aktivitas. Perubahan ini membuat ritme tubuh ikut menyesuaikan, termasuk sistem metabolisme dan jam biologis.

Dampaknya, rasa lelah dan kantuk di siang hari sering muncul lebih kuat dibanding hari biasa. Kondisi tersebut bisa menjadi masalah serius, terutama bagi pengendara mobil yang harus tetap fokus di jalan.

Kantuk saat berkendara bukan sekadar rasa tidak nyaman, tetapi berisiko tinggi memicu kecelakaan karena menurunkan refleks, konsentrasi, serta kewaspadaan.



Selengkapnya klik di sini

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

(TIN)

MOST SEARCH