FITNESS & HEALTH
Pusar Bayi Merah & Benjol? Kenalin Granuloma Umbilikal!
Yatin Suleha
Senin 29 Juni 2026 / 12:05
- Biasanya, pas tali pusat bayi lepas, pusarnya bakal kering dan sembuh sendiri.
- Tapi, ada kalanya muncul benjolan kecil berwarna kemerahan atau pink di area pusar itu.
- Granuloma umbilikal adalah benjolan jaringan kemerahan yang tumbuh di pusar bayi setelah tali pusat terlepas.
Jakarta: Biasanya, pas tali pusat bayi lepas, pusarnya bakal kering dan sembuh sendiri. Tapi, ada kalanya muncul benjolan kecil berwarna kemerahan atau pink di area pusar itu.
Nah, kondisi ini namanya granuloma umbilikal. Dikutip dari BabyCenter, benjolan ini sebenarnya cuma jaringan parut yang muncul pas proses lepasnya tali pusat.
Bentuknya biasanya kecil, lembap, dan kadang mengeluarkan cairan berwarna kuning pucat. Meski terlihat membuat khawatir, kondisi ini umumnya tidak berbahaya dan cukup sering terjadi pada bayi baru lahir.
Dalam banyak kasus, granuloma umbilikal dapat sembuh sendiri dalam waktu sekitar satu minggu. Namun jika benjolan tidak kunjung mengering atau masih terlihat basah, ada beberapa cara sederhana yang biasanya dilakukan untuk membantu proses penyembuhan.

(Granuloma tidak membuat bayi demam atau rewel saat dipegang. Namun, jika pusar membengkak, bernanah, kulit di sekitarnya sangat merah, dan berbau tidak sedap, kemungkinan telah terjadi infeksi serius. Foto: Dok. AI Care)
Salah satu metode yang cukup sering disarankan, yaitu menggunakan garam dapur untuk membantu mengeringkan granuloma.
Cara ini dipercaya membantu mempercepat proses penyembuhan, dengan membuat jaringan granuloma mengering secara perlahan.
Namun, lama waktu penggunaan garam bisa berbeda-beda tergantung kondisi bayi, dan hasil penelitian yang ada. Oleh karena itu, tetap disarankan berkonsultasi dengan dokter sebelum mencobanya.
1. Bersihkan granuloma umbilikal dan area kulit di sekitarnya, menggunakan larutan garam
2. Oleskan sedikit garam dapur langsung pada granuloma tali pusat
3. Tutupi area tersebut memakai kasa atau perban lalu diamkan sekitar 30 menit
4. Setelah itu, lepaskan perban dan bersihkan sisa garam menggunakan kapas steril dan air bersih
5. Proses ini biasanya dilakukan 2 kali sehari selama minimal 2 hari
Granuloma tali pusat umumnya mulai mengecil, berubah warna, dan mengering dalam waktu dua hingga tiga hari.
Setelah itu, proses penyembuhan biasanya akan berlanjut selama beberapa hari berikutnya, hingga area pusar benar-benar membaik.
Apabila granuloma masih menetap atau tidak menunjukkan perubahan, dokter biasanya akan melakukan tindakan medis menggunakan nitrat perak, untuk menghilangkan jaringan granuloma.
Prosedur ini dilakukan dengan cara membakar jaringan granuloma secara perlahan. Meski terdengar menyeramkan, tindakan ini umumnya tidak menimbulkan rasa sakit pada bayi, karena jaringan granuloma tidak memiliki saraf nyeri.
Selama proses penyembuhan, area pusar bayi juga perlu dijaga tetap bersih dan kering, agar tidak terjadi iritasi atau infeksi tambahan.
Secillia Nur Hafifah
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(TIN)
Nah, kondisi ini namanya granuloma umbilikal. Dikutip dari BabyCenter, benjolan ini sebenarnya cuma jaringan parut yang muncul pas proses lepasnya tali pusat.
Bentuknya biasanya kecil, lembap, dan kadang mengeluarkan cairan berwarna kuning pucat. Meski terlihat membuat khawatir, kondisi ini umumnya tidak berbahaya dan cukup sering terjadi pada bayi baru lahir.
Dalam banyak kasus, granuloma umbilikal dapat sembuh sendiri dalam waktu sekitar satu minggu. Namun jika benjolan tidak kunjung mengering atau masih terlihat basah, ada beberapa cara sederhana yang biasanya dilakukan untuk membantu proses penyembuhan.
Cara rumahan yang sering digunakan

(Granuloma tidak membuat bayi demam atau rewel saat dipegang. Namun, jika pusar membengkak, bernanah, kulit di sekitarnya sangat merah, dan berbau tidak sedap, kemungkinan telah terjadi infeksi serius. Foto: Dok. AI Care)
Salah satu metode yang cukup sering disarankan, yaitu menggunakan garam dapur untuk membantu mengeringkan granuloma.
Cara ini dipercaya membantu mempercepat proses penyembuhan, dengan membuat jaringan granuloma mengering secara perlahan.
Namun, lama waktu penggunaan garam bisa berbeda-beda tergantung kondisi bayi, dan hasil penelitian yang ada. Oleh karena itu, tetap disarankan berkonsultasi dengan dokter sebelum mencobanya.
Beberapa penelitian menyarankan langkah berikut:
1. Bersihkan granuloma umbilikal dan area kulit di sekitarnya, menggunakan larutan garam
2. Oleskan sedikit garam dapur langsung pada granuloma tali pusat
3. Tutupi area tersebut memakai kasa atau perban lalu diamkan sekitar 30 menit
4. Setelah itu, lepaskan perban dan bersihkan sisa garam menggunakan kapas steril dan air bersih
5. Proses ini biasanya dilakukan 2 kali sehari selama minimal 2 hari
Granuloma tali pusat umumnya mulai mengecil, berubah warna, dan mengering dalam waktu dua hingga tiga hari.
Setelah itu, proses penyembuhan biasanya akan berlanjut selama beberapa hari berikutnya, hingga area pusar benar-benar membaik.
Jika tidak kunjung sembuh
Apabila granuloma masih menetap atau tidak menunjukkan perubahan, dokter biasanya akan melakukan tindakan medis menggunakan nitrat perak, untuk menghilangkan jaringan granuloma.
Prosedur ini dilakukan dengan cara membakar jaringan granuloma secara perlahan. Meski terdengar menyeramkan, tindakan ini umumnya tidak menimbulkan rasa sakit pada bayi, karena jaringan granuloma tidak memiliki saraf nyeri.
Selama proses penyembuhan, area pusar bayi juga perlu dijaga tetap bersih dan kering, agar tidak terjadi iritasi atau infeksi tambahan.
Secillia Nur Hafifah
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(TIN)