FITNESS & HEALTH

Cuci 5 Buah Ini Sebelum Konsumsi, Soalnya Tinggi Residu Pestisida

Aulia Putriningtias
Jumat 16 Oktober 2026 / 14:35
Ringkasnya gini..
  • Buah dan sayur merupakan bagian penting dari pola makan sehat.
  • Hal ini karena mengandung vitamin, mineral, serat, dan berbagai zat gizi yang dibutuhkan tubuh.
  • Sebagian hasil pertanian dapat memiliki residu pestisida, yaitu sisa bahan kimia yang digunakan untuk melindungi tanaman dari hama dan penyakit.
Jakarta: Sobat Medcom, siapa di sini suka banget sama buah? Makanan satu ini memang menyehatkan tubuh. Namun, ada beberapa buah yang tinggi residu pestisida.

Buah dan sayur merupakan bagian penting dari pola makan sehat. Hal ini karena mengandung vitamin, mineral, serat, dan berbagai zat gizi yang dibutuhkan tubuh.

Namun, sebagian hasil pertanian dapat memiliki residu pestisida, yaitu sisa bahan kimia yang digunakan untuk melindungi tanaman dari hama dan penyakit. Sejumlah jenis buah dan sayur lebih sering ditemukan memiliki residu pestisida dalam pengujian dibandingkan jenis lainnya.
Meski begitu, bukan berarti semua produk tersebut pasti mengandung residu tinggi atau harus dihindari. Tingkat residu dapat berbeda bergantung pada proses budidaya, penanganan, dan pengolahan sebelum dikonsumsi.

Lantas, apa saja buah dan sayur yang perlu diperhatikan terkait residu pestisida?
 

1. Stoberi


Stroberi termasuk buah yang sering masuk dalam daftar hasil pertanian dengan residu pestisida tinggi. Bentuknya yang memiliki banyak lekukan pada permukaan membuat buah ini perlu dicuci dengan teliti sebelum dimakan.

Dalam pengujian yang dirangkum pada daftar risiko residu pestisida, stroberi menjadi salah satu jenis buah yang perlu diperhatikan. Meski demikian, hal ini tidak berarti semua stroberi yang dijual di pasaran memiliki tingkat residu yang sama.

Untuk mengurangi kotoran dan sebagian residu di permukaannya, cuci stroberi di bawah air mengalir sambil menggosoknya secara perlahan. Lakukan sesaat sebelum dikonsumsi agar buah tidak cepat rusak akibat kelembapan berlebih selama penyimpanan.
 

2. Apel


Apel juga termasuk buah yang kerap ditemukan memiliki residu pestisida dalam pengujian. Tanaman apel dapat menggunakan pestisida untuk membantu melindungi buah dari serangga dan penyakit selama masa pertumbuhan.

Karena apel sering dikonsumsi bersama kulitnya, membersihkan permukaannya dengan baik menjadi langkah penting. Cuci apel di bawah air mengalir dan gosok perlahan menggunakan tangan yang bersih.

Jika ingin mengupas kulitnya, kamu bisa melakukannya sesuai preferensi. Namun, perlu diingat bahwa kulit apel juga mengandung serat dan zat gizi, sehingga mencuci dengan benar merupakan pilihan praktis untuk tetap menikmati buah ini beserta kulitnya.
 

3. Persik


Persik atau peach merupakan buah lain yang sering tercantum dalam daftar buah dengan residu pestisida tinggi. Buah ini memiliki kulit yang relatif tipis dan permukaan agak berbulu sehingga perlu dibersihkan dengan lembut sebelum dimakan.

Penggunaan pestisida pada tanaman persik dapat meninggalkan residu yang terdeteksi saat pengujian. Namun, tingkat residu pada buah yang tersedia di pasaran tidak selalu sama.

Sebelum mengonsumsi persik, bilas buah dengan air mengalir dan gosok perlahan permukaannya. Hindari menggosok terlalu keras agar daging buah tidak rusak.
 

4. Anggur


Anggur termasuk buah yang juga perlu diperhatikan karena sejumlah sampel dalam pengujian ditemukan memiliki residu pestisida. Tanaman anggur dapat memerlukan perlindungan dari hama dan jamur selama proses budidaya.

Anggur biasanya dikonsumsi langsung tanpa dikupas. Karena itu, penting untuk mencuci buah dengan teliti, termasuk bagian yang menempel pada tangkai.

Pisahkan buah yang rusak, lalu bilas anggur di bawah air mengalir sambil menggosoknya dengan lembut. Jangan menggunakan sabun atau deterjen untuk mencuci buah karena produk tersebut tidak ditujukan untuk dikonsumsi.
 

5. Pir


Pir menjadi jenis buah berikutnya yang sering disebut dalam daftar buah dengan residu pestisida tinggi. Seperti apel, pir dapat dikonsumsi bersama kulitnya, sehingga kebersihan permukaan buah perlu diperhatikan.

Residu pestisida yang ditemukan pada sampel pir dapat berbeda-beda. Oleh sebab itu, daftar tersebut sebaiknya dipahami sebagai gambaran jenis buah yang perlu mendapat perhatian, bukan bukti bahwa setiap pir yang dibeli pasti mengandung residu berbahaya.

Sebelum dimakan, cuci pir dengan air mengalir dan gosok seluruh permukaannya secara perlahan. Gunakan pisau dan alat makan yang bersih jika buah dipotong sebelum disajikan.
 

Cara mengurangi residu pestisida tinggi


Kamu tidak perlu menghindari buah dan sayur hanya karena beberapa jenisnya sering masuk daftar berisiko residu pestisida. Ada sejumlah langkah sederhana yang dapat dilakukan untuk menjaga kebersihannya sebelum dikonsumsi.

- Cuci dengan air mengalir. Bilas buah dan sayur secara menyeluruh sambil menggosok permukaannya dengan tangan yang bersih.

- Bersihkan sebelum dimakan atau diolah. Langkah ini membantu mengurangi kotoran dan sebagian residu yang berada di permukaan.

- Gunakan cara yang sesuai dengan teksturnya. Buah yang lunak perlu dicuci dengan lembut agar tidak mudah rusak.

- Hindari sabun dan deterjen. Produk pembersih rumah tangga tidak ditujukan untuk mencuci bahan pangan.

- Tetap konsumsi buah dan sayur secara beragam. Jangan sampai kekhawatiran terhadap pestisida membuat asupan serat, vitamin, dan mineral dari buah serta sayur menjadi berkurang.

Perlu diketahui, mencuci buah dan sayur dapat membantu mengurangi sebagian residu, tetapi tidak menjamin seluruh pestisida hilang. Sebagian residu dapat tertinggal atau berada di bagian yang tidak mudah dijangkau pencucian.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(FIR)

MOST SEARCH