KULINER

Apakah Mangga Alpukat Sama dengan Harum Manis? Ini Perbedaannya

Muhammad Syahrul Ramadhan
Selasa 20 Oktober 2026 / 09:18
Ringkasnya gini..
  • Mangga alpukat dan harum manis sama-sama manis, tetapi memiliki perbedaan pada bentuk, tekstur, dan cara mengonsumsinya.
  • Mangga alpukat umumnya merujuk pada Gadung 21, sedangkan harum manis dikenal sebagai Arumanis 143.
  • Nama mangga alpukat berasal dari cara makannya yang menyerupai alpukat, bukan karena buah tersebut merupakan hasil persilangan dengan alpukat.
Jakarta: Mangga alpukat dan mangga harum manis sama-sama populer di Indonesia karena rasanya yang manis dan daging buahnya yang nikmat. Sekilas, kedua mangga ini terlihat mirip sehingga tidak sedikit orang yang menganggapnya sebagai jenis buah yang sama.

Namun, apakah mangga alpukat benar-benar sama dengan mangga harum manis?

Mangga alpukat dikenal karena cara mengonsumsinya yang unik, yakni dibelah menjadi dua lalu dimakan menggunakan sendok seperti alpukat. Sementara itu, harum manis dikenal sebagai varietas mangga dengan aroma khas dan rasa manis yang kuat.

Mangga alpukat yang populer dari Pasuruan sering dikaitkan dengan mangga Gadung 21, sedangkan harum manis dikenal sebagai Arumanis 143. Keduanya memiliki kemiripan, tetapi terdapat perbedaan pada karakter buahnya.

Apakah Mangga Alpukat Sama dengan Harum Manis?

Mangga alpukat bukanlah hasil persilangan antara mangga dan buah alpukat. Nama tersebut muncul karena cara mengonsumsinya menyerupai cara menikmati alpukat.

Dalam pengembangan varietas mangga, istilah mangga alpukat umumnya merujuk pada mangga Gadung 21 yang memiliki karakter daging buah tebal dan mudah dinikmati dengan sendok setelah dibelah.

Sementara itu, mangga harum manis atau Arumanis 143 merupakan varietas yang dikenal karena aroma harum, rasa manis, serta daging buah yang lembut.

Menurut informasi dari Kementerian Pertanian, mangga Gadung yang dikenal sebagai avocado mango memiliki ciri khas cara membelah dan mengonsumsinya seperti alpukat.

Jadi, meskipun keduanya mempunyai kemiripan, mangga alpukat dan harum manis tidak selalu merujuk pada varietas yang sama.

Perbedaan Mangga Alpukat dan Harum Manis

Ada beberapa karakteristik yang dapat digunakan untuk mengenali kedua mangga tersebut.

1. Bentuk dan Ukuran Buah

Mangga alpukat yang merujuk pada Gadung 21 umumnya memiliki ukuran buah lebih besar dengan bagian pangkal yang cenderung membulat.

Adapun mangga harum manis atau Arumanis 143 biasanya memiliki bentuk lebih memanjang. Meski demikian, bentuk dan ukuran buah dapat bervariasi tergantung kondisi tanaman dan tingkat kematangannya.

2. Rasa dan Tekstur Daging Buah

Keduanya sama-sama memiliki rasa manis. Namun, mangga alpukat Gadung 21 dikenal memiliki daging buah yang tebal, relatif sedikit serat, serta tekstur yang padat.

Mangga harum manis juga memiliki daging buah tebal dan lembut, dengan aroma harum yang menjadi salah satu ciri khasnya.

Perbedaan rasa yang dirasakan saat memakan keduanya bisa dipengaruhi oleh tingkat kematangan, kondisi budidaya, dan karakter masing-masing buah. Karena itu, rasa tidak selalu menjadi patokan tunggal untuk membedakan keduanya.
 

3. Cara Mengonsumsi

Perbedaan paling mudah dikenali adalah cara mengonsumsinya.

Mangga alpukat yang sudah matang dapat dibelah di bagian tengah, kemudian kedua sisinya diputar hingga terpisah. Daging buahnya kemudian bisa dinikmati menggunakan sendok.

Sementara itu, mangga harum manis umumnya dikupas terlebih dahulu, lalu dipotong atau dimakan langsung. Meski demikian, cara penyajian keduanya tetap dapat disesuaikan dengan selera.

4. Kandungan Air

Mangga Gadung 21 juga dikenal memiliki kadar air lebih rendah dibandingkan sejumlah varietas mangga lain. kadar air mangga alpukat asal Pasuruan disebut berkisar 75–77 persen.

Angka tersebut merupakan gambaran dari varietas dan sampel tertentu, bukan angka yang berlaku untuk setiap buah mangga alpukat. Kadar air buah dapat berbeda tergantung varietas, kondisi tumbuh, dan kematangan.

Apakah Kandungan Gizinya Berbeda?

Mangga alpukat maupun harum manis sama-sama dapat menjadi bagian dari pola makan seimbang. Mangga secara umum mengandung vitamin C, serat, dan berbagai senyawa antioksidan.

Namun, perbedaan varietas, ukuran porsi, dan tingkat kematangan dapat memengaruhi komposisi gizi buah yang dikonsumsi. Tidak tepat menyimpulkan bahwa salah satu jenis pasti lebih sehat hanya berdasarkan rasa yang lebih manis atau teksturnya yang lebih padat.

Untuk mendapatkan manfaatnya, konsumsi mangga dalam porsi yang wajar dan utamakan buah segar tanpa tambahan gula berlebihan.

(Ellen Octovia Suherman)

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(RUL)

MOST SEARCH