FITNESS & HEALTH

5 Penyebab Sesak Napas dan Cara Mengatasinya

Raka Lestari
Selasa 19 Januari 2021 / 16:07
Jakarta: Sesak napas, atau kesulitan bernapas terjadi ketika seseorang mengalami kesulitan menghirup udara yang cukup. Biasanya terjadi dalam gejala ringan sampai parah.

Istilah medis untuk sesak napas adalah dispnea. Meskipun relatif umum, pengalaman ini bisa membuat tidak nyaman dan menyusahkan.

Dilansir dari Medical News Today, sesak napas yang terjadi sesekali bisa disebabkan oleh:

- Kelebihan berat badan atau obesitas
- Merokok
- Paparan alergen atau polutan di udara
- Suhu ekstrim
- Olahraga berat
- Kecemasan

Sesak napas juga bisa disebabkan karena ada kondisi atau penyakit yang mendasarinya seperti berikut:

- Asma
- Anemia
- Penyakit paru obstruktif kronis (PPOK)
- Fungsi jantung abnormal
- Kanker paru-paru
- Kondisi paru-paru seperti radang selaput dada atau tuberkulosis

Dan beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi sesak napas di rumah di antaranya adalah:
 

1. Bernapas dalam-dalam


Menarik napas dalam-dalam melalui perut dapat membantu seseorang mengatasi sesak napas. Seseorang yang mengalami sesak napas bisa melakukan latihan ini beberapa kali sehari, atau sesering mereka mengalami sesak napas. Yang terbaik adalah tetap bernapas perlahan, mudah, dan dalam daripada bernapas secara cepat.
 

2. Mengerucutkan bibir


Latihan pernapasan lain yang dapat membantu meredakan sesak napas adalah pernapasan bibir. Bernapas dengan bibir yang dikerucutkan dapat membantu mengurangi sesak dengan memperlambat laju pernapasan seseorang.

Cara ini sangat berguna jika sesak napas disebabkan oleh kecemasan. Seseorang dapat mencoba latihan ini kapan pun mereka merasa sesak napas, dan mereka dapat mengulanginya sepanjang hari sampai mereka merasa lebih baik.
 

3. Menggunakan kipas angin


Sebuah studi dari tahun 2010 melaporkan bahwa, menggunakan kipas angin untuk meniupkan udara ke hidung dan wajah dapat mengurangi sensasi sesak napas. Merasakan kekuatan udara saat menghirup dapat membuatnya terasa seolah-olah lebih banyak udara yang masuk ke dalam tubuh.

Oleh karena itu, pengobatan ini mungkin efektif dalam mengurangi sensasi sesak napas. Namun, penggunaan kipas angin mungkin tidak memperbaiki gejala yang terjadi, jika ada kondisi medis yang mendasarinya.
 

4. Minum kopi hitam


Minum kopi hitam dapat membantu meredakan sesak napas, karena kafein di dalamnya dapat mengurangi ketegangan pada otot-otot di jalan napas seseorang. Namun, penting untuk diingat bahwa minum terlalu banyak kopi dapat meningkatkan detak jantung seseorang. Orang harus memperhatikan asupan kafein mereka saat mencoba obat ini untuk memastikan bahwa mereka tidak minum terlalu banyak.
 

5. Makan jahe segar


Makan jahe segar, atau menambahkan sedikit jahe ke dalam air panas sebagai minuman dapat membantu mengurangi sesak napas yang terjadi akibat infeksi saluran pernapasan. Satu studi menunjukkan bahwa jahe mungkin efektif dalam melawan virus syncytial pernapasan, yang merupakan penyebab umum infeksi saluran pernapasan.
(FIR)

MOST SEARCH