FAMILY

Apakah Bayi Bisa Tersedak Muntah saat Tidur?

A. Firdaus
Sabtu 03 Januari 2026 / 15:07
Jakarta: Banyak orang tua khawatir bahwa bayi yang muntah bisa tersedak jika ditidurkan dalam posisi telentang. Namun, hal ini sangat tidak mungkin terjadi jika bayi biasanya tidur dalam posisi telentang, seperti yang direkomendasikan dokter, bayi tidak memiliki kondisi fisik yang membuatnya sulit membersihkan saluran pernapasannya. 

Penelitian menunjukkan bahwa bayi yang sehat dapat tidur dengan aman dalam posisi telentang. Bahkan jika dia muntah karena tubuh bayi memiliki refleks, seperti memutar kepala, batuk, dan menelan yang mencegah cairan masuk ke saluran pernapasan. 

Dilansir dari BabyCenter, sebenarnya mungkin lebih mudah bagi bayi untuk menjaga saluran pernapasannya tetap bersih dari cairan saat tidur telentang, karena posisi trakea (saluran napas) dan esofagus (tabung dari tenggorokan ke perut) dalam tubuhnya. 
 
Banyak studi tentang sindrom kematian bayi mendadak (SIDS) menunjukkan, tidak ada bukti bahwa bayi yang tidur telentang lebih berisiko tersedak muntah daripada bayi yang tidur tengkurap.

Sebuah studi besar di Amerika Serikat menemukan bahwa jumlah kematian akibat aspirasi menurun secara signifikan selama lima tahun pada awal 1990-an ketika orang tua mulai menidurkan bayi mereka dalam posisi telentang. 

Namun, pada bayi dengan kondisi tertentu, tersedak muntah bisa terjadi karena mereka mungkin tidak dapat menjaga saluran napas tetap bersih saat tidur.

Jika bayi memiliki kelainan bawaan yang dapat menyebabkan makanan dan cairan masuk ke trakea (seperti langit-langit sumbing atau celah laring), dokter mungkin menyarankan untuk menidurkan bayi dalam posisi tengkurap atau miring agar ia tidak tersedak.

Selalu ikuti saran dokter tentang posisi tidur yang aman. Selain itu, pastikan tempat tidur bayi bebas dari bantal atau mainan lunak yang bisa menghalangi pernapasan.

Jika bayi sering muntah, orang tua bisa mempertimbangkan untuk menggunakan alas tidur yang bisa menyerap cairan untuk mencegah bayi tidur di tempat basah. Konsultasikan dengan dokter jika ada kekhawatiran tentang posisi tidur, terutama jika bayi memiliki riwayat masalah pernapasan.

Posisi telentang direkomendasikan oleh ahli kesehatan karena mengurangi risiko SIDS, dan refleks alami bayi biasanya cukup untuk menangani muntah ringan. Jika bayi muntah saat tidur, tubuhnya akan secara otomatis memutar kepala atau batuk untuk membersihkan saluran napas.

Orang tua bisa memantau bayi selama beberapa menit setelah muntah untuk memastikan dia bernapas normal. 

Secillia Nur Hafifah

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

(FIR)

MOST SEARCH