FITNESS & HEALTH

3 Berita Terpopuler Gaya: Tren Whipping Hingga Virus Nipah

Yatin Suleha
Minggu 01 Februari 2026 / 06:05
Jakarta: Dalam beberapa waktu terakhir, media sosial diramaikan oleh tren whipping atau menghirup gas N₂O. Orang mengenalnya sebagai "Whip Pink/ Nangs” atau whipping. 

Ya, gas yang juga dikenal sebagai laughing gas yang ramai diperbincangkan netizen terkait diduga menjadi penyebab kematian seorang influencer muda yang baru-baru ini terjadi dan menjadi viral.

Berikut ini, Medcom.id/gaya merangkum berita menarik yang terjadi sepanjang Sabtu, 31 Januari 2026:
 

1. Tren Whipping = Bahaya Nyata, BPOM Warning Keras Buat Kita!


Faktanya, saat ini banyak yang menyalahgunakan N₂O sebagai sarana mencari sensasi sesaat, terutama di kalangan anak muda. Dan inilah tanggapan BPOM mengenai tren yang sedang marak saat ini. 
 
Fenomena ini bukan sekadar persoalan gaya hidup, tetapi telah berkembang menjadi isu kesehatan masyarakat yang patut mendapat perhatian serius. 

Dan menanggapi hal ini, Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI) menegaskan status peredaran produk Whip Pink. 



Selengkapnya klik di sini
 

2. Nyicil Baju Lebaran Gen Z di Bazar Locapop, Ada Kebaya Janggan hingga Atasan Cheongsam


Jika Rompi Lepas dan Gamis 'Bini Orang', disebut sebagai tren baju Lebaran 2026 yang ramai di media sosial. Lain halnya dengan bazar Locapop yang berada di AEON Mall Tanjung Barat, justru menyuguhkan beragam koleksi Raya yang lebih kekinian. 

Berlangsung sejak 28 Januari hingga 1 Februari 2026, bazar ini menghadirkan 65 jenama lokal pilihan dengan berbagai koleksi Raya terbaru dan penawaran harga spesial. 

Seperti diketahui, bazar Locapop menjadi jawaban bagi para pencinta mode, khususnya Gen Z, yang ingin berburu baju Lebaran lebih awal. Menariknya, Locapop tahun ini menangkap tren busana Muslim yang unik bagi Gen Z. 



Selengkapnya klik di sini
 

3. Antisipasi Virus Nipah, Kemenkes Perkuat Screening dan Distribusi Reagen PCR


Menteri Kesehatan (Menkes) Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin memastikan pemerintah telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi untuk mencegah masuknya virus Nipah ke Indonesia.

Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan surveilans, kesiapan laboratorium, serta penyediaan alat screening berbasis PCR di sejumlah wilayah.

Menkes Budi menjelaskan bahwa metode pemeriksaan virus Nipah menggunakan teknologi PCR, serupa dengan pemeriksaan Covid-19. Pemerintah telah menyiapkan reagen yang diperlukan dan mendistribusikannya ke beberapa laboratorium rujukan milik Kementerian Kesehatan di daerah.



Selengkapnya klik di sini

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

(TIN)

MOST SEARCH