FITNESS & HEALTH

Teknologi PET-CT dan SPECT-CT Scan untuk Akurasi Tinggi dalam Diagnosis Kanker

Aulia Putriningtias
Sabtu 25 April 2026 / 20:15
Ringkasnya gini..
  • Alat ini diluncurkan oleh Mayapada Healthcare (PT Sejahteraraya Anugerahjaya Tbk.)
  • PET-CT Scan dan SPECT-CT Scan diinstalasikan di Nuclear Medicine & Molecular Theranostic Center.
  • PET-CT berperan dalam mengevaluasi aktivitas atau metabolisme sel.
Jakarta: Kabar baik dalam kesehatan nasional dan dunia. Kini telah hadir inovasi teknologi Kedokteran Nuklir dan Teranostik melalui PET-CT Scan dan SPECT-CT Scan berstandar global.

Alat ini diluncurkan oleh Mayapada Healthcare (PT Sejahteraraya Anugerahjaya Tbk.) melalui Oncology Center Mayapada Hospital. Teknologi diagnostik ini tergolong masih sedikit dimiliki oleh rumah sakit di Indonesia.

Teknologi ini mampu melihat penyakit pada tingkatan seluler atau sel-sel tubuh dan molekuler atau aktivitas/metabolisme sel. Selain itu, memungkinkan pasien menjalani proses diagnosis hingga terapi secara menyeluruh dalam satu satu alur yang lebih cepat dan presisi.

Navin Sonthalia selaku President Director & CEO Mayapada Healthcare mengatakan bahwa investasi Mayapada Healthcare pada alat diagnostik canggih PET-CT dan SPECT-CT ini bukan sekadar penambahan teknologi. Namun, bagian dari komitmen kami dalam membangun ekosistem.
"Kami memastikan pasien mendapatkan diagnosis yang akurat, terapi yang tepat, dan harapan hidup yang lebih baik, tanpa harus ke luar negeri," papar Navin dalam peluncuran PET-CT Scan dan SPECT-CT Scan di Jakarta, Jumat, 24 April 2026.

Menurut dr. Fiktorius Kuludong, MM selaku Hospital Director Mayapada Hospital Jakarta Selatan, PET-CT Scan dan SPECT-CT Scan diinstalasikan di Nuclear Medicine & Molecular Theranostic Center. Hal ini sebagai layanan untuk melihat penyakit pada tingkatan seluler dan molekuler.

Proses terapi nuklir dilakukan di Radioactive Isolation Room (RIR) dengan sistem keamanan radiasi serta jendela alami. Hal ini agar pasien dapat menjalani terapi nuklir dengan aman dan nyaman.

Dokter Spesialis Kedokteran Nuklir Mayapada Hospital Jakarta Selatan, dr. Lim Andreas, SpKNTM, Subsp. Onk. (K), FANMB, menjelaskan bahwa pasidn membutuhkan diagnosis yang akurat dalam penyakit kanker.

"PET-CT dan SPECT-CT memiliki peran yang sangat krusial bagi banyak pasien kanker, baik dalam deteksi dini, maupun dalam penegakan diagnosis dan deteksi kekambuhan kanker, serta memantau respons terapi secara akurat," jelas dr. Lim Andreas.

Pada cara kerjanya, PET-CT berperan dalam mengevaluasi aktivitas atau metabolisme sel untuk mendeteksi penyakit. Kemudian, menentukan penyebaran, hingga memantau respons terapi.

SPECT-CT dapat digunakan untuk menilai fungsi berbagai organ, serta untuk perencanaan terapi. Seluruh prosedur dilakukan dengan radiofarmaka dosis aman sesuai standar, yang dalam waktu 30-180 menit terdistribusi optimal.

Adapun keunggulan untuk pasien yang dapat memperoleh diagnosis dan rencana terapi yang lebih tepat sejak awal, antara lain:
- Whole-body imaging (pemindaian seluruh tubuh).
- Hasil lebih akurat dan tajam.
- Paparan radiasi lebih rendah.
- Proses pemeriksaan lebih cepat.
- Mengurangi kebutuhan pemeriksaan ulang.

Chief of Medical Officer Mayapada Healthcare, dr. Dini Handayani, MARS, FISQua, FIPC menambahkan bahwa hadirnya teknologi ini menjadi satu langkah untuk mendapatkan presisi onkologi lebih baik.

"Jadi, kita berharap ini adalah satu langkah di mana kita bisa membantu pasien untuk mendapatkan presisi yang lebih baik, juga dengan cara lebih nyaman," tutup dr. Dini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

(FIR)

MOST SEARCH