Jakarta: Akhir-akhir ini non-dairy milk atau susu yang tidak berasal dari susu sapi kerap menjadi tren. Banyak orang menganggap selain manfaat kesehatan, susu tersebut juga baik untuk lingkungan. Ada banyak sekali jenis non-dairy milk yang bisa kamu temukan di pasaran. Namun memang, tidak semua jenis susu tersebut baik untuk dikonsumsi.
Berikut ini adalah beberapa jenis non-dairy milk yang bisa jadi alternatif pilihamu:
Oat milk
Dari berbagai pilihan alternatif non-dairy milk, susu oat adalah pilihan yang paling ramah lingkungan karena penggunaan air, penggunaan lahan dan emisi gas rumah kaca yang cukup rendah, menurut Sujatha Bergen dari Natural Resources Defense Council Amerika Serikat.
Sedangkan dari segi nutrisi, Taylor Wolfram, seorang ahli diet terdaftar mengatakan bahwa susu oat lebih rendah lemak dan protein serta memiliki kandungan karbohidrat lebih tinggi dibandingkan pilihan lainnya. Secara keseluruhan, ahli gizi mengatakan susu oat adalah pilihan yang baik, terutama bagi orang-orang dengan alergi kacang kedelai.
Almond milk
Dari segi nutrisi, almond milk merupakan pilihan yang baik. “Tidak ada hal yang perlu dikhawatirkan dari konsumsi almond milk,” kata Wolffman. Tetapi memang, almond milk bukan pilihan yang tepat bagi mereka yang memiliki alergi terhadap kacang atau almond.

(Dari berbagai pilihan alternatif non-dairy milk, susu oat adalah pilihan yang paling ramah lingkungan. Foto: Ilustrasi. Dok. Unsplash.com)
Almond milk juga rendah kalori, lemak, dan protein. Dengan tekstur susu yang tipis dan rasa yang cukup ringan dan netral, almond milk merupakan pilihan yang tepat untuk dicampurkan dengan smoothies. Wolfram menyarankan memilih jenis susu yang diperkaya dengan vitamin D.
Soy milk
Soy milk atau susu kedelai merupakan salah satu jenis susu yang cukup mudah ditemukan di Indonesia. Namun, ada hal yang perlu kamu perhatikan yaitu beberapa jenis kedelai kemungkinan dimodifikasi agar bisa tahan terhadap pestisida. Dari sudut pandang gizi, susu kedelai mengandung sekitar enam atau tujuh gram protein per porsi dan cenderung melalui proses yang lebih sedikit dibandingkan non-dairy milk lainnya. Jika kamu ingin memilih susu kedelai, usahakan yang tidak mengandung pemanis buatan ya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
(yyy)