FITNESS & HEALTH

Kenapa Kamu Marah-marah Terus?

Kumara Anggita
Selasa 06 Oktober 2020 / 11:04
Jakarta: Apakah akhir-akhir ini kamu menemukan diri kamu mudah iritasi dan marah-marah? Bila ya, sesungguhnya kemarahan ini memiliki arti. 

Dikutip dari ibunda.id. Rasa marah yang terlalu sering dipendam dan diregulasi dengan tepat, dapat memberikan dampak buruk terhadap berbagai aspek kehidupan. Seperti hubungan sosial, kestabilan emosional, fokus untuk berpikir dan menyelesaikan masalah, bahkan dapat secara tidak langsung mempengaruhi kesehatan fisik juga.

Untuk itu, kamu perlu mengenali alasan-alasan di balik kemarahan tersebut. Beberapa alasan umum timbulnya kemarahan antara lain: 

Tidak menyadari  emosi sendiri

Ketika seseorang tidak sadar dan mengenali perasaannya, besar kemungkinan sewaktu emosi negatif melanda, ia akan melampiaskannya secara meledak-ledak.

Banyak memendam emosi negatif

Ketika seseorang merasakan berbagai emosi negatif (seperti marah, benci, kesal) besar kemungkinan perasaan negatif tersebut terus tersimpan berlarut-larut dalam diri sewaktu-waktu dapat meledak di berbagai situasi.

Tidak berusaha menyelesaikan masalah

Berbagai masalah bisa muncul di waktu yang sama dan pada akhirnya menumpuk. Permasalahan tersebut dapat memunculkan stress dan berbagai emosi negatif dalam diri.

Toleransi yang rendah terhadap stres

Rasa marah menyebabkan seseorang kurang mampu mentoleransi berbagai perubahan yang terjadi di luar rencana, hal-hal yang tidak sesuai dengan harapan, atau situasi di lingkungan yang dianggapnya buruk dan menimbulkan masalah.

Rasa marah yang sering timbul berlebihan, dan tidak diregulasi dengan baik juga bisa jadi salah satu tanda adanya gangguan emosi. Oleh karena itu, jika kamu atau orang terdekatmu seringkali mengalami kemarahan yang berlebihan dan tidak bisa meregulasinya dengan baik, segeralah kunjungi psikolog untuk mengecek kondisi kamu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

(YDH)

MOST SEARCH