FITNESS & HEALTH
Apa yang Harus Dilakukan Saat Gempa Bumi?
Yatin Suleha
Selasa 14 Desember 2021 / 17:43
Jakarta: Hari ini terjadi gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT). Kepala Badan Meteorologi, Klimatologis dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati mengatakan, hingga pukul 12.40 WITA, tercatat 15 kali gempa susulan di NTT usai terjadi gempa bumi bermagnitudo 7,4 setelah terjadi pada pukul 10.20 WIB.
Dilansir dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), ada beberapa hal yang bisa diperhatikan saat terjadi gempa bumi, longsor, liquefaction, dan lainnya.
Gempa bumi dan tanah longsor dapat terjadi di mana saja. Jika ini terjadi jangan panik dan segera cari tempat untuk berlindung. Jika kamu berada dalam bangunan dengan lift, hindari memakai lift.
Ini untuk menghindari lift yang mati tiba-tiba, macet, atau yang paling dikhawatirkan adalah lift yang terjatuh. Segera cari perlindungan di bawah meja atau keluar ke area lapang.
Jangan mamasuki bangunan yang sudah terkena gempa karena kemungkinan masih terdapat reruntuhan. Termasuk hindari berjalan di daerah sekitar gempa karena kemungkinan terjadi bahaya susulan masih ada.
.jpg)
(Perhatikan tempat kamu berpijak saat terjadi gempa bumi. Foto: Dok. BMKG)
Hindari dari bangunan yang ada di sekitar kamu seperti gedung, tiang listrik, pohon, dan lainnya. Perhatikan tempat kamu berpijak, serta jauhi apabila terjadi rekahan tanah.
Keluar, turun dan menjauh dari mobil hindari jika terjadi pergeseran atau kebakaran.
Jauhi pantai untuk menghindari bahaya tsunami.
Apabila terjadi gempabumi hindari daerah yang mungkin terjadi longsoran.
Dengarkan atau baca informasi mengenai gempabumi dari televisi, portal online, atau radio kredibel atau dapat dipercaya (apabila terjadi gempa susulan). Dan jangan mudah terpancing oleh isu atau berita yang tidak jelas sumbernya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
(TIN)
Dilansir dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), ada beberapa hal yang bisa diperhatikan saat terjadi gempa bumi, longsor, liquefaction, dan lainnya.
1. Jangan panik dan kenali tempat kamu berada
Gempa bumi dan tanah longsor dapat terjadi di mana saja. Jika ini terjadi jangan panik dan segera cari tempat untuk berlindung. Jika kamu berada dalam bangunan dengan lift, hindari memakai lift.
Ini untuk menghindari lift yang mati tiba-tiba, macet, atau yang paling dikhawatirkan adalah lift yang terjatuh. Segera cari perlindungan di bawah meja atau keluar ke area lapang.
Jangan mamasuki bangunan yang sudah terkena gempa karena kemungkinan masih terdapat reruntuhan. Termasuk hindari berjalan di daerah sekitar gempa karena kemungkinan terjadi bahaya susulan masih ada.
.jpg)
(Perhatikan tempat kamu berpijak saat terjadi gempa bumi. Foto: Dok. BMKG)
2. Jika berada di luar bangunan atau area terbuka
Hindari dari bangunan yang ada di sekitar kamu seperti gedung, tiang listrik, pohon, dan lainnya. Perhatikan tempat kamu berpijak, serta jauhi apabila terjadi rekahan tanah.
3. Jika sedang mengendarai mobil
Keluar, turun dan menjauh dari mobil hindari jika terjadi pergeseran atau kebakaran.
4. Jika kamu tinggal atau berada di pantai
Jauhi pantai untuk menghindari bahaya tsunami.
5. Jika kamu tinggal di daerah pegunungan
Apabila terjadi gempabumi hindari daerah yang mungkin terjadi longsoran.
6. Dengarkan informasi yang terpercaya
Dengarkan atau baca informasi mengenai gempabumi dari televisi, portal online, atau radio kredibel atau dapat dipercaya (apabila terjadi gempa susulan). Dan jangan mudah terpancing oleh isu atau berita yang tidak jelas sumbernya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(TIN)