Ilustrasi Gempa. Foto: MI/Susanto
Ilustrasi Gempa. Foto: MI/Susanto

Kenali 10 Bencana yang Bisa Muncul Kapan Saja di Sekolahmu

Bramcov Stivens Situmeang • 05 April 2026 16:57
Ringkasnya gini..
  • Indonesia menempati peringkat kedua negara paling rawan bencana di dunia menurut World Risk Report 2024.
  • Data BNPB menunjukkan lebih dari separuh satuan pendidikan di seluruh Indonesia terpapar lebih dari satu jenis ancaman bencana sekaligus.
  • Dengan memahami jenis-jenis ancaman yang ada, siswa dan warga sekolah dapat mengambil langkah yang lebih cepat dan tepat ketika situasi darurat benar-benar terjadi.
Jakarta: Indonesia menempati peringkat kedua negara paling rawan bencana di dunia menurut World Risk Report 2024. Lebih mengkhawatirkan, data BNPB menunjukkan lebih dari separuh satuan pendidikan di seluruh Indonesia terpapar lebih dari satu jenis ancaman bencana sekaligus.
 
Bagi siswa dan warga sekolah, mengenali jenis ancaman yang bisa muncul di lingkungan sekitar adalah langkah pertama membangun budaya sadar bencana. Sebelum membahas lebih jauh, yuk kenalan dulu dengan apa itu bencana dan mengapa siswa wajib memahaminya.
 
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana, bencana adalah suatu peristiwa atau rangkaian peristiwa yang mengancam dan mengganggu kehidupan masyarakat yang disebabkan oleh faktor alam, non-alam, maupun faktor manusia, sehingga mengakibatkan korban jiwa, kerusakan lingkungan, kerugian harta benda, dan dampak psikologis.

"Pernah bayangin nggak kalau lagi asyik belajar di kelas, tiba-tiba bumi goyang atau ada alarm darurat? Indonesia itu unik banget posisinya, kita tinggal di 'titik temu' lempeng dunia, sehingga punya risiko tinggi! Bencana itu nggak cuma soal alam kayak gempa atau tsunami, tapi ada juga bencana non-alam sampai kegagalan teknologi yang bisa terjadi di sekitar kita," tulis informasi di akun Instagram @litbangdikbud, dikutip Sabtu, 4 April 2026.
 
Mengutip dari laman kurikulum.kemendikdasmen.go.id, bencana pada dasarnya adalah gangguan serius yang tidak bisa ditangani sendiri tanpa bantuan dari pihak luar. Itulah mengapa membangun budaya sadar risiko perlu dimulai sejak dini, termasuk dari bangku sekolah.
 
Dengan memahami jenis-jenis ancaman yang ada, siswa dan warga sekolah dapat mengambil langkah yang lebih cepat dan tepat ketika situasi darurat benar-benar terjadi. Berdasarkan data BNPB tahun 2023, terdapat 78% satuan pendidikan yang berada di wilayah risiko gempa bumi dan 38% berada di wilayah berisiko banjir.
 
Secara keseluruhan, lebih dari 500 satuan pendidikan dengan 60 juta murid tercatat terpapar ancaman bencana. Lantas, apa saja 10 bencana yang bisa muncul di sekolah? Simak berikut ini.

10 Bencana yang Bisa Muncul di Sekolah

1. Gempa bumi

Gempa bumi merupakan bencana alam yang paling sering terjadi di Indonesia akibat posisinya yang tepat berada di pertemuan lempeng-lempeng dunia. Kondisi ini membentuk jalur gempa dengan ribuan titik pusat gempa dan ratusan gunung berapi yang rawan di seluruh wilayah Indonesia.

2. Tsunami

Gempa bumi yang terjadi di laut dapat memicu gelombang laut besar atau tsunami, terutama pada gempa di laut dalam yang diikuti deformasi bawah laut. Letusan gunung berapi di laut juga dapat memicu gelombang pasang, seperti yang pernah terjadi pada letusan Gunung Krakatau.

3. Banjir

Banjir merupakan ancaman yang terjadi baik di perkotaan maupun wilayah pegunungan, termasuk banjir rob akibat naiknya air laut. Di kota besar, banjir sering dipicu oleh buruknya sistem drainase dan padatnya pemukiman, sementara di wilayah pegunungan umumnya terjadi akibat alih fungsi lahan hutan.

4. Tanah longsor

Bencana tanah longsor banyak terjadi di wilayah dengan kemiringan lereng tinggi, terutama saat musim hujan dengan curah hujan tinggi. Wilayah seperti Jawa Barat dan Jawa Tengah menjadi daerah yang paling sering terdampak bencana ini setiap tahunnya.

5. Kekeringan

Hampir setiap musim kemarau, berbagai wilayah di Indonesia menghadapi bahaya kekeringan akibat menurunnya kemampuan lahan menyimpan air. Dampak terburuknya dapat berupa gagal panen, kekurangan bahan makanan, hingga gejala kurang gizi bahkan kematian.

6. Epidemi dan wabah penyakit

Epidemi adalah meningkatnya penyakit menular secara nyata melebihi kondisi normal pada waktu dan daerah tertentu yang dapat menimbulkan malapetaka. Bencana ini berdampak serius berupa kematian dan terganggunya roda perekonomian, sebagaimana yang pernah dialami Indonesia saat pandemi Covid-19 beberapa tahun lalu.

7. Kebakaran gedung dan permukiman

Kebakaran gedung dan permukiman sering dipicu oleh kelalaian manusia seperti arus pendek listrik, kompor meledak, atau lilin yang tidak diawasi. Bencana ini kerap tidak disadari sebagai ancaman serius di lingkungan sekolah, padahal risikonya sangat nyata terutama saat musim kemarau tiba.

8. Kebakaran hutan dan lahan

Hampir setiap musim kemarau, Indonesia menghadapi bahaya kebakaran hutan dan lahan yang dampaknya sangat luas. Selain hilangnya keanekaragaman hayati, asap yang ditimbulkan bahkan bisa mengganggu negara-negara tetangga dan memengaruhi aktivitas belajar mengajar.

9. Kegagalan teknologi

Kegagalan teknologi terjadi akibat kesalahan desain, pengoperasian, kelalaian, atau kesengajaan manusia dalam menggunakan teknologi dan industri. Dampaknya bisa berupa kebakaran, pencemaran bahan kimia, paparan bahan radioaktif, hingga kecelakaan transportasi yang menimbulkan korban jiwa.

10. Kerusuhan sosial

Keberagaman suku, ras, agama, dan etnis yang dimiliki Indonesia menjadi aset sekaligus potensi kerawanan jika tidak dikelola dengan baik. Kerusuhan sosial atau konflik horizontal maupun vertikal bisa terjadi sewaktu-waktu dan berpotensi mengganggu kegiatan belajar mengajar bahkan memaksa siswa untuk mengungsi.
 
Literasi kebencanaan ini diharapkan menjadi bekal penting bagi seluruh warga sekolah untuk lebih waspada dan siap siaga menghadapi situasi darurat. Informasi selengkapnya dapat diakses melalui laman kurikulum.kemendikdasmen.go.id.
 
Itulah ulasan mengenai 10 bencana yang bisa terjadi di sekolah. Semoga menambah wawasan kamu ya!
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(CEU)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan