FITNESS & HEALTH

5 Makanan untuk Jaga Keseimbangan Hormon Wanita: Biji Rami hingga Yogurt

Fatha Annisa
Minggu 17 Mei 2026 / 17:47
Ringkasnya gini..
  • Keseimbangan hormon wanita dipengaruhi banyak faktor, termasuk pola makan sehari-hari.
  • Ketidakseimbangan hormon bisa memicu masalah seperti jerawat, siklus menstruasi tidak teratur, hingga perubahan mood.
  • Beberapa makanan yang disebut baik untuk menjaga hormon.
Jakarta: Keseimbangan hormon wanita tidak hanya memengaruhi siklus menstruasi, tetapi juga berdampak pada suasana hati (mood), pencernaan, metabolisme, kondisi kulit, kesuburan, nafsu makan, kualitas tidur, dan banyak lagi.
 
Jika hormon tidak seimbang, berbagai efek fisik dan psikologis akan muncul, termasuk siklus menstruasi yang tidak teratur, kelelahan ekstrem, jerawat, perut kembung, konsentrasi yang buruk, serta fluktuasi berat badan.
 
Meskipun berkonsultasi dengan profesional terkadang sangat diperlukan, makanan juga dapat berkontribusi besar dalam mengembalikan keharmonisan di dalam tubuh, lho!
 

Makanan untuk Menjaga Keseimbangan Hormon Wanita

Melansir laman Hindustan Times, Neeraja Mehta, seorang pelatih kebugaran, membagikan beberapa jenis makanan yang secara alami dapat membantu mengatasi ketidakseimbangan hormon:

 
Baca juga: 5 Penyebab Menopause Dini: Genetik hingga Gaya Hidup
 

1. Biji Rami (Flaxseeds)



Meskipun ukurannya kecil, biji rami sangat padat nutrisi bagi wanita. Biji rami menyediakan serat, asam lemak omega-3, dan lignan yang merupakan bahan kimia alami yang dikaitkan dengan produksi estrogen yang sehat.
 
Cara terbaik untuk menyerap nutrisi biji rami adalah dengan menggilingnya terlebih dahulu. Neeraja menyarankan untuk mencampurkan satu sendok makan biji rami giling ke dalam jus, oat, atau roti buatan sendiri.
 

2. Sayuran Hijau



Sayuran hijau mengandung banyak magnesium, folat, zat besi, antioksidan, dan serat. Nah, magnesium ini sangat bermanfaat khususnya bagi wanita yang mengalami stres, kelelahan, tidur yang buruk, hingga gejala sindrom pramenstruasi (PMS).
 
Selain itu, makanan seperti ini tidak menyebabkan lonjakan cepat pada glukosa darah, sehingga cocok untuk regulasi metabolisme. Sobat Medcom bisa mengolahnya menjadi sup, tumisan, atau hidangan sehari-hari lainnya.
 

3. Kacang-kacangan dan Biji-bijian

Kacang-kacangan dan biji-bijian bisa memenuhi kebutuhan lemak sehat, mineral, dan bahkan protein. Neeraja menyebutkan bahwa semua komponen ini mendukung sekresi hormon, kesehatan kelenjar tiroid, dan memberikan rasa kenyang.
 
Sebagai contoh, biji labu kaya akan seng (zinc) yang sangat penting untuk fungsi reproduksi dan kesehatan kulit. Kacang kenari (walnut) memiliki kadar asam lemak omega-3 yang tinggi, sedangkan kacang almond mengandung sejumlah besar vitamin E dan magnesium

 
Baca juga: Emosi Naik Turun? Ini Penyebab Mood Swing pada Perempuan dan Cara Atasinya
 

4. Yoghurt Tanpa Pemanis



Saat berbicara tentang hormon, sistem pencernaan sering kali luput dari perhatian, padahal hormon diserap dan didetoksifikasi melalui proses pencernaan. Sementara itu, yoghurt tanpa pemanis mengandung probiotik sehat yang dapat membantu mengatur metabolisme hormon.
 
Selain itu, yoghurt juga mengandung protein dan kalsium, menjadikannya pilihan yang baik untuk konsumsi sehari-hari. Neeraja merekomendasikan untuk memilih produk tanpa pemanis dan mengombinasikannya dengan biji-bijian hingga buah.
 

5. Buah Beri dan Buah Kaya Serat



Buah beri dan buah kaya serat lainnya seperti jambu biji, apel, pir, hingga jeruk menyediakan antioksidan, vitamin, air, dan kandungan serat untuk mengurangi stres oksidatif sekaligus meningkatkan kesehatan pencernaan.
 
Sobat Medcom juga bisa menjadikan buah sebagai pengganti hidangan penutup dan camilan untuk membantu menjaga energi tetap stabil dan mengurangi keinginan makan camilan manis.
 

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

(PRI)

MOST SEARCH