FITNESS & HEALTH
Sikat Gigi Sebelum atau Sesudah Sarapan, Mana yang Lebih Baik?
Fatha Annisa
Senin 19 Oktober 2026 / 17:19
- Menyikat gigi sebelum sarapan disarankan untuk membersihkan plak yang menumpuk semalaman dan melindungi enamel dengan fluoride.
- Jika memilih menyikat gigi setelah sarapan, tunggu sekitar 30 meni.
- Untuk menjaga kesehatan gigi, sikat gigi dua kali sehari selama dua menit dan bersihkan sela-sela gigi setiap hari.
Jakarta: Menyikat gigi merupakan salah satu rutinitas penting pada pagi hari. Namun, masih banyak orang yang bingung menentukan waktu yang tepat, apakah sebaiknya menyikat gigi sebelum atau sesudah sarapan?
Waktu menyikat gigi ternyata dapat memengaruhi perlindungan enamel, terutama setelah mengonsumsi makanan dan minuman yang bersifat asam. Dokter gigi umumnya menyarankan menyikat gigi sebelum sarapan, namun jika memilih setelah makan, sebaiknya tunggu beberapa saat.
Saat tidur, bakteri secara alami berkembang biak di dalam mulut dan membentuk lapisan lengket yang disebut plak. Menyikat gigi sebelum sarapan membantu menghilangkan sebagian plak tersebut sebelum kamu makan.
Menyikat gigi sebelum sarapan juga memberikan lapisan fluoride pada gigi. Mineral ini memperkuat enamel dan membantu melindungi gigi dari gigi berlubang.
Seperti diketahui, makanan dan minuman saat sarapan dapat membuat gigi terpapar asam dan gula, oleh karenanya memulai hari dengan perlindungan fluoride bisa memberikan manfaat tambahan.
Selain itu, menyikat gigi sebelum sarapan dapat membantu mengurangi bau mulut pada pagi hari dengan menghilangkan sebagian bakteri penyebab bau tidak sedap.
Seperti disebutkan sebelumnya, menyikat gigi setelah sarapan juga bisa dilakukan. Dengan catatan, Sobat Medcom melakukannya setelah beberapa waktu. Melansir laman Verywell Health, jeda menyikat gigi setelah sarapan adalah sekitar 30 menit.
Pasalnya, menyikat gigi segera setelah mengonsumsi makanan atau minuman asam dapat berkontribusi terhadap pengikisan enamel karena asam dapat melunakkan permukaan enamel untuk sementara.
Jeda waktu antara sarapan dan sikat gigi dapat memberi waktu bagi air liur menjalankan fungsinya, yakni membantu menetralkan asam dan memulai proses pengembalian mineral ke permukaan enamel.
Menyikat gigi hanyalah salah satu bagian dari upaya menjaga kesehatan mulut. Dokter gigi juga menyarankan untuk:
(PRI)
Waktu menyikat gigi ternyata dapat memengaruhi perlindungan enamel, terutama setelah mengonsumsi makanan dan minuman yang bersifat asam. Dokter gigi umumnya menyarankan menyikat gigi sebelum sarapan, namun jika memilih setelah makan, sebaiknya tunggu beberapa saat.
Menyikat Gigi Sebelum Sarapan
Saat tidur, bakteri secara alami berkembang biak di dalam mulut dan membentuk lapisan lengket yang disebut plak. Menyikat gigi sebelum sarapan membantu menghilangkan sebagian plak tersebut sebelum kamu makan.Menyikat gigi sebelum sarapan juga memberikan lapisan fluoride pada gigi. Mineral ini memperkuat enamel dan membantu melindungi gigi dari gigi berlubang.
Seperti diketahui, makanan dan minuman saat sarapan dapat membuat gigi terpapar asam dan gula, oleh karenanya memulai hari dengan perlindungan fluoride bisa memberikan manfaat tambahan.
Selain itu, menyikat gigi sebelum sarapan dapat membantu mengurangi bau mulut pada pagi hari dengan menghilangkan sebagian bakteri penyebab bau tidak sedap.
Menyikat Gigi Setelah Sarapan
Seperti disebutkan sebelumnya, menyikat gigi setelah sarapan juga bisa dilakukan. Dengan catatan, Sobat Medcom melakukannya setelah beberapa waktu. Melansir laman Verywell Health, jeda menyikat gigi setelah sarapan adalah sekitar 30 menit.Pasalnya, menyikat gigi segera setelah mengonsumsi makanan atau minuman asam dapat berkontribusi terhadap pengikisan enamel karena asam dapat melunakkan permukaan enamel untuk sementara.
Jeda waktu antara sarapan dan sikat gigi dapat memberi waktu bagi air liur menjalankan fungsinya, yakni membantu menetralkan asam dan memulai proses pengembalian mineral ke permukaan enamel.
Cara Lain Menjaga Kesehatan Gigi
Menyikat gigi hanyalah salah satu bagian dari upaya menjaga kesehatan mulut. Dokter gigi juga menyarankan untuk:
- Menggunakan pasta gigi berfluoride.
- Menyikat gigi dua kali sehari, masing-masing selama setidaknya dua menit.
- Menggunakan benang gigi (flossing) atau membersihkan sela-sela gigi sekali sehari.
- Membatasi konsumsi makanan dan minuman manis.
- Minum air putih sepanjang hari.
- Mengunjungi dokter gigi secara rutin untuk pemeriksaan dan pembersihan gigi.
(PRI)