FITNESS & HEALTH

Bosen Muterin Lapangan? 5 Olahraga Ini Bakar Kalori Lebih Sat-set

Mia Vale
Rabu 16 September 2026 / 09:05
Ringkasnya gini..
  • Lari memang selalu jadi pilihan utama pas mau bakar kalori, tapi sebenarnya itu bukan satu-satunya opsi buat kamu.
  • Ternyata, ada beberapa jenis olahraga lain yang bisa membakar jumlah kalori setara atau bahkan jauh lebih banyak.
  • Dilansir dari Health, para personal trainer membagikan beberapa alternatif olahraga yang lebih ampuh memangkas kalori dibanding lari.
Jakarta: Lari memang selalu jadi pilihan utama pas mau bakar kalori, tapi sebenarnya itu bukan satu-satunya opsi buat kamu.

Ternyata, ada beberapa jenis olahraga lain yang bisa membakar jumlah kalori setara atau bahkan jauh lebih banyak, tergantung seberapa effort dan durasi latihannya.

Dilansir dari Health, para personal trainer membagikan beberapa alternatif olahraga yang lebih ampuh memangkas kalori dibanding lari

Pilihan ini cocok banget buat bikin rutinitas kamu lebih bervariasi biar gak cepat bosan saat menjaga kebugaran jantung dan otot. Check this out!
   

1. Kickboxing atau combat cardio


Kickboxing bisa merontokkan 700–900 kalori per jam. Latihan yang memadukan kardio ini gak cuma melatih kekuatan, kelincahan, dan koordinasi, tapi juga memperkuat lengan, kaki, serta otot core. 

Bonusnya, olahraga ini ampuh banget buat rilis stres. Meagan Kong, CPT, kepala bidang kebugaran di AlterMe, menjelaskan kalau kombinasi gerakan eksplosif seperti footwork, rotasi core, dan pukulan bagian atas adalah kunci utama kenapa pembakaran kalorinya bisa semaksimal itu.
 

2. Berenang


olahraga (1)
(Saat berenang, hampir seluruh kelompok otot utama—seperti bahu, punggung, dada, perut, hingga kaki—harus bergerak bersamaan. Semakin banyak massa otot yang bekerja, semakin besar energi yang dibutuhkan oleh tubuh. Foto: Ilustrasi/Pexels.com)

Menurut Stephen Sheehan, CPT, CNC, seorang personal trainer bersertifikat di Garage Gym Reviews, berenang bisa membakar sekitar 700–900 kalori per jam. Olahraga ini melatih hampir seluruh kelompok otot, terutama punggung, bahu, dan otot inti (core). 

Plus point-nya, berenang itu low impact alias aman banget buat sendi. Sheehan merekomendasikannya karena bagus untuk kesehatan jantung tanpa memberikan tekanan berlebih pada sendi. 

Para ahli juga menyebut kalau berenang 30 menit saja dalam seminggu sudah bisa bantu mencegah penyakit jantung, stroke, dan diabetes tipe 2.
 

3. Lompat tali (skipping)


Modal tali doang, kamu bisa membakar 800–1.000 kalori per jam lewat skipping. Aktivitas ini melatih seluruh tubuh, ningkatin koordinasi, sekaligus memperkuat betis, bahu, dan otot core. 

Olahraga ini favorit banyak orang karena memadukan kardio dan kelincahan, plus praktis dibawa ke mana saja. Kalau baru mau mulai, pastikan panjang tali disesuaikan dengan tinggi badan kamu biar enggak gampang tersandung. 

Caranya, berdiri di tengah tali lalu tarik ujungnya sampai setinggi ketiak. Kalau kepanjangan, kamu tinggal mengikat atau memotong talinya.
 

4. HIIT


High-intensity interval training (HIIT) bisa memangkas 600–1.000 kalori per jam, tergantung seberapa all out usaha kamu. Latihan ini berganti-ganti antara gerakan intensitas tinggi dan jeda istirahat singkat, jadi sistem aerobik dan anaerobik kamu bakal terpacu maksimal. 

HIIT itu hemat waktu, membangun daya tahan otot, dan bikin metabolisme tetap tinggi bahkan setelah sesi latihan selesai. 

Buat pemula, gak perlu langsung yang berat seperti box jump atau battle rope. Kamu bisa mulai dari gerakan sederhana seperti bodyweight squat, wall push-up, lunge, atau plank yang dilakukan secara cepat dan intens.
   

5. Burpee


Rob Moal, seorang performance coach di Train Like Rob, menyebut burpee bisa membakar 700–1.000 kalori per jam. Gerakannya memang lumayan nyiksa, tapi justru itu yang bikin hasilnya gokil. 

Rangkaian gerakan jongkok (squat), plank, dorongan (push-up), dan lompatan yang dilakukan tanpa putus bakal bikin detak jantung kamu melonjak cepat. 

Cara melakukannya: mulai dari posisi plank, lompatkan kaki ke depan sampai posisi deep squat, lalu melompat lurus ke atas sambil mengangkat tangan. Setelah itu, kembali ke lantai dan lempar kaki ke belakang.

Banyaknya kalori yang terbakar memang tergantung pada beberapa faktor, seperti intensitas, durasi, berat badan, dan massa otot kamu. 

Nah, biar pembakaran kalori bisa maksimal, kuncinya ada di konsistensi, gabungkan latihan kekuatan dan kardio, serta pilih jenis olahraga yang bisa menjaga detak jantung tetap tinggi sekaligus menantang otot.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(TIN)

MOST SEARCH