FITNESS & HEALTH

Tips Bersihin Telinga Tanpa Drama: Dijamin Aman & Nyaman!

Yatin Suleha
Rabu 12 Agustus 2026 / 17:54
Ringkasnya gini..
  • Bersihin telinga pastinya jadi salah satu rutinitas penting buat jaga kebersihan tubuh.
  • Tapi, bukan berarti kotoran telinga alias serumen harus selalu dibersihkan sampai benar-benar bersih tak bersisa, ya.
  • Jangan sampai salah langkah biar enggak bikin iritasi, infeksi, atau malah melukai gendang telinga ya.
Jakarta: Bersihin telinga pastinya jadi salah satu rutinitas penting buat jaga kebersihan tubuh. Tapi, bukan berarti kotoran telinga alias serumen harus selalu dibersihkan sampai benar-benar bersih tak bersisa, ya.

Padahal, serumen itu zat alami yang diproduksi langsung di dalam liang telinga. Fungsinya justru jadi bodyguard alias pelindung alami buat nangkap debu dan partikel asing, sekaligus jaga kelembapan kulit di area dalam telinga.

Hebatnya lagi, dalam kondisi normal, serumen ini bakal gerak sendiri secara pelan-pelan ke bagian luar telinga dan luntur dengan sendirinya.
 
Makanya, kalau mau bersih-bersihin telinga, caranya harus tepat dan hati-hati banget. Jangan sampai salah langkah biar enggak bikin iritasi, infeksi, atau malah melukai gendang telinga.

Jadi, begini cara membersihkan telinga yang aman ya Besti!
 

1. Bersihkan bagian luar telinga


Buat bagian daun telinga dan area sekitar lubang telinga, kamu cukup bersihin pakai kain lembut yang agak basah. Ingat, enggak perlu sama sekali masukin kain atau alat apa pun ke dalam liang telinga, ya!

Soalnya, telinga kita itu udah punya sistem pembersihan otomatis yang canggih banget. Cukup dengan gerakan rahang pas kita ngobrol atau mengunyah makanan, kotoran telinga bakal otomatis terdorong keluar dengan sendirinya. Praktis banget, kan?
 

2. Hindari memasukkan cotton bud ke dalam liang telinga



(Hati-hati ya Teman Gaya! Gerakan yang terlalu dalam atau tidak sengaja tersenggol dari cotton bud dapat menusuk dan merobek gendang telinga. Foto: Ilustrasi/Pexels.com)
 
Padahal, pakai cotton bud buat ngorek-ngorek telinga justru bakal bikin kotorannya makin terdorong ke dalam, lho. Kebiasaan ini juga bahaya banget karena bisa melukai kulit liang telinga atau malah bikin gendang telinga rusak.

Makanya, kalau kotorannya cuma kelihatan di luar, cukup bersihin bagian luarnya aja dan jangan pernah nekat masukin cotton bud ke dalam lubang telinga, ya!
 

3. Jangan menggunakan benda lain untuk mengorek telinga


Selain cotton bud, hindari menggunakan jepit rambut, peniti, korek api, ujung tisu, atau benda lain untuk mengambil serumen. Benda-benda tersebut dapat melukai liang telinga atau membuat serumen terdorong lebih dalam.
 

4. Gunakan obat tetes telinga bila diperlukan


Kalau kotoran telinga sampai menumpuk dan bikin telinga terasa mampet, kamu bisa pakai obat tetes khusus buat melunakkannya. Tapi, pastikan pakainya sesuai petunjuk di kemasan atau ikuti saran dari dokter, ya.

Satu lagi, jangan nekat pakai obat tetes kalau kamu punya riwayat gendang telinga berlubang atau masalah telinga lainnya sebelum konsultasi dulu sama tenaga kesehatan. Kesehatan telinga tetap nomor satu!
 

5. Periksakan telinga jika serumen menumpuk


Kalau kotoran telinga udah keburu menumpuk, efeknya bisa bikin telinga terasa penuh atau tersumbat, lumayan nyeri, berdenging, pusing, sampai bikin pendengaran berkurang. 

Kalau udah ngerasain gejala-gejala ini, mending langsung diperiksain aja biar makin jelas penyebab pastinya. Nanti dokter yang bakal ngecek apakah masalahnya memang karena penumpukan kotoran telinga atau hal lain. 

Kalau iya, dokter bakal pilih metode pembersihan yang paling aman, misalnya diambil pakai alat khusus atau dibersihin dengan teknik penyedotan (suction).
 

6. Hindari ear candle untuk membersihkan telinga


Satu lagi, hindari banget pakai ear candle alias lilin telinga, ya, Bestie. Metode yang satu ini sama sekali enggak terbukti ampuh buat ngilangin kotoran telinga dan malah nyimpen risiko cedera yang bahaya. 

Bahkan, menurut National Health Service/NHS udah negasin kalau enggak ada bukti valid yang bilang ear candle atau alat penyedot telinga rumahan itu efektif buat bersih-bersihin serumen. Jadi, mending dihindari, ya!

 

Kapan sih harus ke dokter?


Intinya, enggak semua kotoran telinga harus kamu keluarin, kok. Tapi, kalau telinga udah mulai terasa mampet, pendengaran kurang jelas, nyeri, berdenging, pusing, atau malah keluar cairan dan bau aneh, buruan periksain ke dokter, ya.

Soalnya, gejala-gejala tadi belum tentu cuma karena kotoran telinga doang, jadi butuh pemeriksaan biar ketahuan penyebab pastinya.

 

Pada dasarnya, cara paling aman buat ngerawat telinga itu cukup biarin sistem pembersihan alaminya bekerja sendiri dan bersihin bagian luarnya aja.

Ingat, jangan pernah nekat masukin cotton bud atau benda asing apa pun ke dalam liang telinga, karena kebiasaan itu cuma bakal bikin masalah baru yang bikin repot! 


Desi Indasari

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(TIN)

MOST SEARCH