FITNESS & HEALTH
Virus Nipah Merebak di India, Kenali Gejala dan Cara Penularannya
Fatha Annisa
Senin 26 Januari 2026 / 15:29
Jakarta: Wabah virus Nipah kembali jadi perhatian global setelah India melaporkan sejumlah kasus infeksi. Situasi tersebut membuat ratusan orang di India harus menjalani karantina, serta negara-negara di Asia Selatan dan Asia Tenggara meningkatkan kewaspadaan.
Melansir Global Times, India melaporkan sedikitnya lima kasus virus Nipah di negara bagian Benggala Barat dan hampir 100 orang menjalani karantina untuk mencegah penyebaran lebih luas.
Dua kasus di antaranya merupakan perawat yang bekerja di sebuah rumah sakit swasta di Barasat, dekat ibu kota negara bagian Kolkata.
Sebagai langkah pencegahan, Kementerian Kesehatan Thailand pada Minggu mulai melakukan skrining terhadap penumpang pesawat yang tiba dari India untuk mendeteksi kemungkinan infeksi virus Nipah.
Pemeriksaan dilakukan di Bandara Suvarnabhumi dan Don Mueang, dengan fokus pada penumpang yang tiba dari West Bengal. Pihak berwenang mengatakan penumpang dan lembaga terkait telah kooperatif.
Sementara itu, penularan virus nipah dapat terjadi ketika manusia bersentuhan langsung dengan cairan tubuh hewan yang terinfeksi atau mengonsumsi daging hewan terinfeksi terutama jika tidak dimasak dengan matang.
Adapun gejala virus nipah antara lain demam, sakit kepala, mialgia (nyeri otot), muntah, nyeri tenggorokan, mudah mengantuk, penurunan kesadaran, gangguan saluran pernapasan, bahkan sampai kejang-kejang.
1. Menghindari kontak langsung dengan hewan yang berisiko jadi sumber penularan
2. Selalu mencuci buah-buahan yang ingin dikonsumsi serta memastikan daging dimasak hingga matang.
3. Gunakan pakaian pelindung dan sarung tangan saat menangani hewan yang sakit maupun saat melakukan penyembelihan.
4. Jangan mengonsumsi buah yang terkena gigitan kelelawar.
5. Jika berada di wilayah yang terjangkit Virus Nipah, hindari kontak fisik dengan orang yang terinfeksi
Cek Berita dan Artikel yang lain di
(PRI)
Melansir Global Times, India melaporkan sedikitnya lima kasus virus Nipah di negara bagian Benggala Barat dan hampir 100 orang menjalani karantina untuk mencegah penyebaran lebih luas.
Dua kasus di antaranya merupakan perawat yang bekerja di sebuah rumah sakit swasta di Barasat, dekat ibu kota negara bagian Kolkata.
Sebagai langkah pencegahan, Kementerian Kesehatan Thailand pada Minggu mulai melakukan skrining terhadap penumpang pesawat yang tiba dari India untuk mendeteksi kemungkinan infeksi virus Nipah.
Pemeriksaan dilakukan di Bandara Suvarnabhumi dan Don Mueang, dengan fokus pada penumpang yang tiba dari West Bengal. Pihak berwenang mengatakan penumpang dan lembaga terkait telah kooperatif.
| Baca juga: Virus Nipah Menghantui, Negara Bagian Kerala India Waspada |
Cara Penularan Virus Nipah dan Gejalanya
Virus nipah merupakan jenis virus zoonosis yang dapat ditularkan dari hewan ke manusia maupun antarmanusia. Kasus pertamanya diidentifikasi di Malaysia dan Singapura pada tahun 1998. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengumumkan ada bukti kuat yang menyebutkan bahwa munculnya infeksi virus ini disebabkan oleh kelelawar buah.Sementara itu, penularan virus nipah dapat terjadi ketika manusia bersentuhan langsung dengan cairan tubuh hewan yang terinfeksi atau mengonsumsi daging hewan terinfeksi terutama jika tidak dimasak dengan matang.
Adapun gejala virus nipah antara lain demam, sakit kepala, mialgia (nyeri otot), muntah, nyeri tenggorokan, mudah mengantuk, penurunan kesadaran, gangguan saluran pernapasan, bahkan sampai kejang-kejang.
| Baca juga: Kasus Covid-19 di Asia Naik, Peneliti UGM Imbau Masyarakat Waspada |
Pencegahan Virus Nipah
Sampai saat ini masih belum ada vaksin khusus untuk Virus Nipah. Namun, sejumlah hal yang bisa dilakukan untuk mengurangi risiko terinfeksi virus tersebut, yaitu:1. Menghindari kontak langsung dengan hewan yang berisiko jadi sumber penularan
2. Selalu mencuci buah-buahan yang ingin dikonsumsi serta memastikan daging dimasak hingga matang.
3. Gunakan pakaian pelindung dan sarung tangan saat menangani hewan yang sakit maupun saat melakukan penyembelihan.
4. Jangan mengonsumsi buah yang terkena gigitan kelelawar.
5. Jika berada di wilayah yang terjangkit Virus Nipah, hindari kontak fisik dengan orang yang terinfeksi
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(PRI)