Ilustrasi buah. Foto: Pexels
Ilustrasi buah. Foto: Pexels

Cegah Virus Nipah, Warga Diimbau Hindari Buah Rusak dan Terbuka

Fatha Annisa • 03 Februari 2026 17:32
Jakarta: Virus Nipah kian menjadi perhatian dan kekhawatiran dunia. Masyarakat pun diimbau untuk tidak mengonsumsi buah yang sudah rusak atau terbuka untuk mencegah risiko penularan virus tersebut.
 
Virus Nipah merupakan penyakit zoonotik yang dapat menular dari hewan ke manusia dan antarmanusia dengan tingkat kematian cukup tinggi. Hewan yang berisiko membawa virus ini adalah hewan yang terinfeksi, terutama kelelawar pemakan buah.
 
Oleh karenanya, Dinas Kesehatan DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk menjaga kebersihan makanan dan tidak mengonsumsi buah yang sudah terbuka lantaran berpotensi terkontaminasi.
 
“Masyarakat diimbau menjaga kebersihan pangan, mencuci buah sebelum dikonsumsi, menghindari kontak dengan hewan sakit, dan tidak mengonsumsi buah yang terbuka atau rusak dan diduga terpapar gigitan kelelawar,” ujar Dinas Kesehatan DKI Jakarta Ani Ruspitawati, dikutip dari Antara, Selasa, 3 Februari 2026.
 
 
Baca juga: Asal Usul Virus Nipah, Ini Cara Penularan hingga Pencegahannya

 
Ani menekankan pentingnya menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat sebagai langkah pencegahan penularan Virus Nipah. Ia juga menjelaskan bahwa gejala awal Virus Nipah meliputi demam, sakit kepala, dan nyeri otot.
 
Jika merasakan gejala tersebut, kata Ani, masyarakat harus segera mencari pertolongan medis. Pasalnya gejala awal yang tidak ditangani dapat berkembang menjadi gangguan pernapasan hingga radang otak atau ensefalitis.
 
“Segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan bila mengalami gejala setelah kontak berisiko,” tutup Ani.
 
 

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(PRI)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan